Lirik Lagu Teh Hijau, Single Terbaru Tulus yang Viral di Medsos
JAKARTA, iNews.id – PenyanyiTulus kembali menyapa penikmat musik Indonesia lewat single terbarunya berjudul Teh Hijau yang resmi dirilis pada Selasa (30/6/2026). Lagu ini langsung menjadi perbincangan hangat di media sosial dan mendapat sambutan positif dari para penggemar.
Sejak diumumkan melalui akun Instagram Tulus, Teh Hijau sukses menarik perhatian publik. Cover lagu bernuansa hijau dan hitam serta kalimat 'Sudah garis jalannya, esok 30 Juni 2026' membuat banyak penggemar penasaran dengan karya terbaru pelantun Monokrom tersebut.
Tak lama setelah dirilis di berbagai platform musik digital, lagu berdurasi 3 menit 33 detik itu pun viral di media sosial. Banyak pendengar mengaku langsung menyukai lagu tersebut karena liriknya yang puitis dan terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Musisi Fiersa Besari bahkan turut memberikan apresiasi terhadap karya terbaru Tulus.
"Sebagai musisi, saya iri, tidak pernah bisa membuat karya seindah Tulus. Tapi, sebagai pendengar, saya bahagia. Setiap karya Tulus memang patut dirayakan," tulis Fiersa.
Secara keseluruhan, Teh Hijau bercerita tentang seseorang yang sedang berada di fase kehilangan semangat dan merasa sulit membuka hati untuk jatuh cinta. Beragam cara dicoba untuk mengembalikan kebahagiaan, mulai dari mencari pengalaman baru hingga menikmati hal-hal sederhana.
Hari-hari berulang
Misteri lenyap senang
Ada saran kudengar
Lebih serang keluar ke alam
Saran lain kudengar
Cari hal asing yang menantang
Keluar dari benteng
Dari tempatmu yang sekarang
Ada yang hilang dariku belakangan
Sedang tak mudah bertemu rasa senang
Sedang kucari yang jadi pencetusnya
Mungkin hilangnya atau siklus hidupku
Mungkin aku sedang tak bisa
Tak bisa jatuh cinta
Membuka hati 'tuk apa pun, siapa pun
Dan mungkin aku memang sedang tak bisa
Tak bisa jatuh cinta
Membuka hati 'tuk apa pun, siapa pun
Wo-wo
Wo-wo-wo
Apa pun, siapa pun
Tambah gerak tubuhmu
Baca buku yang baru
Ragam saran brilian
Yang belum kunjung jadi penawar
Untuk yang hilang dariku belakangan
Sedang kucoba memahami alurnya
Semoga segera kutemukan jawaban
Tapi kini kurayakan hampa ini, oh
Mungkin aku sedang tak bisa
Tak bisa jatuh cinta
Membuka hati 'tuh apa pun, siapa pun
Dan mungkin aku memang sedang tak bisa
Tak bisa jatuh cinta
Membuka hati 'tuh apa pun, siapa pun
Kulihat mana di kendaliku
Teh hijau ini yang di tanganku
Di tengah seram sedih yang menghantamku
Uh-uh
Lepaslah, lepas kemurunganku
Hijau kembali jiwa gersangku
Ambillah, sayang, sebanyak waktu yang kau perlu, uh
Mungkin aku sedang tak bisa
Tak bisa jatuh cinta
Membuka hati 'tuk apa pun, siapa pun
Uh, dan mungkin aku sedang tak bisa
Tak bisa jatuh cinta
Membuka hati 'tuh apa pun, siapa pun
Ah, tanpa itu
Tanpanya
Apa pun yang mungkin hilang itu
Mungkin ini siklusnya
Sudah garis jalannya
Esok
Esok akan lebih elok
Dan mungkin aku sedang tak bisa
Tak bisa jatuh cinta
Membuka hati 'tuk apa pun, siapa pun
Dan mungkin aku sedang tak bisa
Tak bisa jatuh cinta
Membuka hati 'tuk apa pun, siapa pun
Dan mungkin aku sedang tak bisa
Tak bisa jatuh cinta
Apa pun, siapa pun
Lagu ini ditutup dengan pesan penuh optimisme bahwa setiap fase hidup akan berlalu. Kalimat 'Esok akan lebih elok' menjadi penegasan bahwa harapan selalu ada meski seseorang sedang berada di titik terendah dalam hidupnya.
Tak heran jika Teh Hijau langsung mendapat respons positif dari para penggemar. Selain aransemen musik yang khas, liriknya dinilai mampu mewakili perasaan banyak orang yang tengah berjuang menghadapi masa-masa sulit.
Editor: Muhammad Sukardi