Musisi Timur Dapat Ruang di AMI Awards 2026, Raim Laode Ikut Terharu
JAKARTA, iNews.id - Musisi dari Indonesia Timur mendapat ruang lebih luas di AMI Awards 2026. Kehadiran kategori yang secara khusus mengakomodasi karya dan musisi dari kawasan Timur Indonesia itu pun disambut haru Raim Laode.
Bagi Raim Laode, kesempatan tersebut bukan sekadar soal bertambahnya kategori dalam ajang penghargaan musik. Dia melihatnya sebagai bentuk representasi bagi musisi Indonesia Timur untuk tampil dan menunjukkan karya mereka di panggung musik nasional.
"Bagus, terutama ruang untuk kami orang-orang Indonesia Timur dibuka lagi, ya. Kami tidak minta yang banyak-banyak, kami cuma minta setidaknya ada wajah kami setara dengan orang-orang di Indonesia pada umumnya," kata Raim saat ditemui dalam konferensi pers pengumuman nominasi AMI Awards 2026 di Jakarta, belum lama ini.
Salah satu kategori yang mendapat perhatian adalah Artis Pria/Wanita Timur. Menurut Raim, keberadaan kategori tersebut menjadi kabar menggembirakan bagi musisi dari kawasan Indonesia Timur.
"Tahun ini kan ada nominasi tentang gitu ya, lagu Timur, ya, Artis Pria/Wanita Timur. Itu senang, senang," ujarnya.
Raim mengatakan dirinya justru ikut terharu ketika melihat musisi dengan latar belakang serupa mendapat kesempatan berada di panggung AMI Awards. Menurut dia, kehadiran mereka di ajang tersebut memiliki makna tersendiri karena membawa identitas dan warna musik Timur ke ruang yang lebih luas.
"Walaupun musik saya ada di nominasi yang lain tapi melihat teman-teman yang kulitnya sama dengan kami, rambutnya sama dengan kami, punya kesempatan di tempat yang mulia ini. Sangat terharu," lanjut Raim.
Dia menegaskan, musisi Indonesia Timur tidak meminta perlakuan khusus dalam industri musik. Yang dibutuhkan adalah kesempatan yang sama untuk memperkenalkan karya dan menunjukkan keberagaman musik Indonesia.
Bagi Raim, kehadiran kategori musik Timur di AMI Awards 2026 menjadi salah satu bentuk ruang tersebut. Para musisi dari kawasan Timur kini memiliki kesempatan untuk mendapatkan pengakuan sekaligus memperkenalkan karya mereka kepada publik yang lebih luas.
Raim sendiri tercatat masuk dalam tiga nominasi AMI Awards 2026. Dia bersaing di kategori Penyanyi Solo Terbaik, Album Pop Terbaik, dan Album Terbaik Terbaik.
Meski masuk dalam sejumlah kategori, Raim mengaku tidak menjadikan pencapaian tersebut sebagai beban. Dia memandang nominasi AMI Awards sebagai bentuk apresiasi terhadap perjalanan bermusiknya.
"AMI Awards itu adalah sebaik-baik tempat untuk menang dan sebaik-baik tempat untuk kalah," kata Raim.
Menurut Raim, menang maupun kalah di AMI Awards tetap menjadi pengalaman berharga. Jika menang, seorang musisi mendapatkan penghargaan di salah satu ajang musik bergengsi. Sementara jika kalah, berada di antara musisi dan karya yang selama ini dia dengarkan sejak kecil juga sudah menjadi pencapaian.
"Kalau kau menang, kau menang di tempat yang paling keren. Dan pun kamu kalah juga kalah di tempat paling keren," tuturnya.
Raim bahkan merasa sudah mendapatkan kemenangan tersendiri ketika melihat namanya berada dalam daftar nominasi bersama musisi-musisi yang telah menjadi bagian dari perjalanan musiknya.
"Yang satu nominasi dengan saya, musiknya kami dengar dari kami kecil. Kami tumbuh bersama musik-musiknya mereka, jadi sudah menanglah semuanya," ujarnya.
Kehadiran kategori musik Timur di AMI Awards 2026 menjadi bagian dari upaya menghadirkan lebih banyak keberagaman dalam peta musik Indonesia. Bagi Raim, semakin banyak musisi dari berbagai daerah yang mendapat ruang, semakin beragam pula wajah musik Indonesia yang dapat dikenal publik.
Editor: Muhammad Sukardi