Penyanyi Dangdut Neneng Anjarwati Meninggal, Ini 3 Permintaan Terakhirnya
JAKARTA, iNews.id – Penyanyi dangdut senior Neneng Anjarwati meninggal dini hari tadi. Kabar tersebut diketahui lewat pesan yang diterima oleh awak media, serta unggahan Instagram Elvy Sukaesih, Rabu (14/7/2021).
Dalam pesan tertulis Neneng meninggal dini hari, Rabu (14/7/2021) pada pukul 02.00 WIB. "Berita duka. Innalillahi wainailahi rojiun telah berpulang ke rahmatullah sahabat artis senior kita Neneng Anjarwati hari ini jam 2.00. Mohon doa saudaraku semua semoga almh pergi dalam keadaan husnul khotimah di hadapan pangkuan sang khaliq amin yra," bunyi pesan duka tersebut.
Elvy Sukaesih juga terlihat mengucapkan duka cita atas kepergian pelantun Terompet Asmara tersebut. Dia mendoakan Almarhumah dikenal baik olehnya semasa hidup.
"Innalilahi wainnailaihi rojiun.... Turut Berduka Cita yg mendalam atas wafatnya Pedangdut Tanah Air Neneng Anjarwati @nenenganjarwati13_real," tulis Elvy.
"Semoga Almarhumah Husnul Khotimah, diampuni semua dosa2nya, dan dilapangkan kuburnya, Aamiin yaa Robbal'alamiin," tandasnya.
Sebelum akhirnya tutup usia, Neneng diketahui sempat mengungkapkan harapannya lewat status WhatsApp yang diunggah ulang di akun Instagramnya. Dalam tulisannya, dia memiliki tiga buah harapan di sisa akhir kehidupannya.
"Tuhan... Jangan ambil saya dulu.. Sebelum saya lihat cucu, si tengah kawin, dan si bontot pakai seragam AL (angkatan laut)," tulisnya.
Unggahan tersebut sontak membuat masyarakat ramai membanjiri kolom komentar dan berharap agar Neneng bisa diberi umur panjang agar dapat merealisasikan keinginannya. Sayangnya, takdir berkata lain. Neneng diketahui telah meninggal dunia dini hari tadi di Rumah Sakit Prikasih Pondok Labu, Jakarta Selatan.
"Innalillahi wainailaihi rojiun, smoga amal ibadah nya di terima di sisi Allah paling mulia aminnn," tulis julia_shakeel.
Sayangnya, hingga kini belum diketahui apa penyebab meninggalnya pelantun Pestamu Dukaku tersebut. Kabar terakhir mengatakan Ratu Remix House Dangdut Indonesia itu sempat mengeluh sesak napas.
Editor: Elvira Anna