PSYCHIC FEVER Rilis Album DIFFERENT, Angkat Pesan tentang Keunikan Diri
JAKARTA, iNews.id – Boy group asal Jepang, PSYCHIC FEVER, kembali menyapa pencinta musik dengan album penuh kedua bertajuk DIFFERENT.
Dirilis pada 14 Oktober 2026, album berisi 10 lagu ini bukan sekadar menandai perkembangan musikal mereka setelah empat tahun sejak debut album pertama, tetapi juga membawa pesan tentang keberanian menerima perbedaan sebagai bagian dari jati diri.
Pesan tersebut menjadi benang merah dalam album yang mempertemukan beragam karakter tujuh anggota PSYCHIC FEVER. Mulai dari R&B bernuansa nostalgia era Y2K, hip-hop, UK garage, hingga Afrobeats, DIFFERENT memperlihatkan bagaimana perbedaan selera, kepribadian, dan kemampuan dapat berpadu menjadi satu karya.
Jimmy menjelaskan bahwa judul DIFFERENT dipilih melalui diskusi bersama seluruh anggota. Mereka ingin menunjukkan bahwa setiap orang memiliki keunggulan masing-masing dan tidak harus menjadi sama untuk bisa menciptakan sesuatu yang kuat.
"Daripada mengatakan bahwa ‘menjadi sama’ itu bagus, justru keunggulan skill dari masing-masing—orang ini mahir dalam hal ini, orang itu mahir dalam hal itu—ketika keunikan-keunikan itu digabungkan, dan justru karena perbedaan (Different) itu saling menyatu, jati diri kami yang sebenarnya baru bisa ditemukan," ujar Jimmy.
Dia menambahkan, album tersebut menjadi wadah untuk merangkum keunikan masing-masing anggota sekaligus memperlihatkan identitas PSYCHIC FEVER sebagai sebuah grup.
Lebih dari itu, mereka berharap pesan tersebut dapat diterima oleh para pendengar. Kokoro mengatakan, dirinya ingin masyarakat memandang perbedaan secara positif, bukan sebagai sesuatu yang membuat seseorang merasa kurang dibandingkan orang lain.
"Melalui album ini, kami sangat berharap orang-orang dapat memandang kata ‘Different’ (berbeda) ini secara positif. Saya sangat berharap melalui album ini orang-orang bisa merasakan dorongan positif bahwa keunikan diri masing-masing bukanlah sesuatu yang dinilai minus atau negatif, melainkan itulah jati diri kita yang sesungguhnya," kata Kokoro.
Dari sisi musikal, DIFFERENT menjadi ruang bagi PSYCHIC FEVER untuk mengeksplorasi berbagai warna musik. Album ini diproduksi bersama Rykeyz, produser yang pernah bekerja dengan Chris Brown dan H.E.R. serta mendapat nominasi Grammy.
Lagu “If You’re Mine” dipilih sebagai lagu utama sekaligus pembuka album. Diproduksi oleh JIGG dan ditulis oleh WILJAM, lagu tersebut memperlihatkan dua sisi PSYCHIC FEVER, mulai dari karakter pop yang penuh warna hingga penampilan yang lebih elegan dan dewasa.
Video musiknya menampilkan para anggota dalam suasana ceria, kemudian beralih ke adegan di landasan pacu bandara dengan dua pesawat sebagai latar. Balutan busana hitam dan koreografi yang tegas turut memperkuat kesan matang dalam penampilan mereka.
Eksplorasi musikal juga terdengar dalam lagu-lagu lainnya. “Masterpiece” menghadirkan nuansa percaya diri yang terinspirasi era Y2K, sedangkan “I Got Ways” menawarkan warna R&B. Ada pula “Diamond” yang membangkitkan semangat, serta “Cinderella Pt. 2” dan “Into You” yang mengeksplorasi sentuhan Afrobeats.
Di sisi lain, “Dream Flight” menonjolkan harmoni lembut, sementara “Pink Lemonade” menawarkan energi ceria. Album ini kemudian ditutup dengan “Glowing” yang megah.
Ryoga mengungkapkan, DIFFERENT memuat perkembangan kemampuan para anggota setelah melewati berbagai pengalaman, termasuk tur di Amerika Serikat dan rangkaian tur di Jepang.
"Album ‘Different’ yang kami rilis kali ini benar-benar memuat 100 persen dari semua skill kami yang telah berevolusi, baik R&B maupun hip-hop, dan hal-hal yang dapat kami lakukan terangkum semuanya dalam album ini," ujar Ryoga.
Dia juga menyebut album tersebut sebagai kesempatan bagi pendengar untuk melihat sejauh mana PSYCHIC FEVER berkembang sejak merilis karya pertama mereka.
Salah satu hal yang membedakan DIFFERENT dari karya sebelumnya adalah keterlibatan para anggota dalam proses kreatif. Untuk pertama kalinya, ketujuh anggota berpartisipasi dalam penulisan lagu, dengan Jimmy dan Weesa turut menulis lirik serta terlibat dalam berbagai aspek pengerjaan album.
Weesa mengatakan, proses pembuatan album berlangsung selama sekitar dua tahun. Setiap anggota memiliki kesempatan untuk berkontribusi sesuai kemampuan dan keunikan masing-masing.
“Saya dan Jimmy diberi kesempatan untuk menulis lirik dan berpartisipasi dalam berbagai aspek lainnya, jadi saya harap kalian juga bisa memperhatikan hal tersebut saat mendengarkannya,” tutur Weesa.
Keterlibatan tersebut turut memberikan pengalaman berbeda selama proses rekaman. Ryushin mengungkapkan, arahan dari sesama anggota membuat mereka bisa menggarap detail vokal dengan lebih mendalam.
Menurut dia, Jimmy dan Weesa tidak hanya menulis lirik, tetapi juga membantu mengarahkan anggota lain ketika merekam lagu. Proses tersebut memungkinkan mereka menyempurnakan bagian-bagian lagu secara lebih terperinci dibandingkan biasanya.
Salah satu lagu yang memiliki cerita khusus adalah “Cinderella Pt. 2”. Jimmy, yang menulis liriknya, terinspirasi dari kisah Cinderella, tetapi ingin menghadirkan perspektif yang berbeda tentang seseorang yang dikagumi.
“Bagaimana mengatakannya, kamu tidak butuh sepatu kaca ataupun sihir, karena dari sananya kamu sudah sangat mempesona,” ujar Jimmy saat menjelaskan pesan di balik lagu tersebut.
Melalui lagu ini, dia ingin menggambarkan sosok Cinderella dalam versi baru, yakni seseorang yang sudah memiliki pesona tanpa membutuhkan keajaiban untuk membuat dirinya istimewa.
Peluncuran DIFFERENT juga berlangsung di tengah perjalanan PSYCHIC FEVER memperluas jangkauan mereka di pasar internasional. Grup beranggotakan tujuh orang ini sebelumnya menarik perhatian lewat lagu “Just Like Dat feat. JP THE WAVY”, yang mencatat lebih dari 270 juta penayangan di TikTok dan masuk tangga lagu Spotify Viral Top 50 di sejumlah negara.
Mereka juga telah menggelar tur pertama di Amerika Serikat, tampil di SXSW Austin dan Sydney, serta menjalin kerja sama dengan Warner Music Group dan 10K Projects.
Di tengah aktivitas tersebut, kunjungan kembali ke Indonesia menjadi momen tersendiri bagi para anggota. Kokoro mengaku senang bisa kembali setelah sekitar tiga tahun sejak kunjungan sebelumnya, ketika mereka tampil di sebuah festival.
“Karena tempat ini sungguh sangat berkesan bagi kami, kami sangat senang bisa datang kembali ke sini,” kata Kokoro.
Ryoga juga mengingat energi para penggemar, yang dikenal dengan nama ForEVER, ketika mereka tampil di Indonesia pada 2023. Menurut dia, kesempatan bernyanyi dan menari bersama para penggemar menjadi salah satu kenangan yang paling membekas.
Sementara itu, Tsurugi mengungkapkan bahwa mereka tiba di Jakarta dari Thailand pada pagi hari. Setelah kedatangan, para anggota langsung menjalani wawancara dan merekam video kolaborasi. Dia pun mengajak penggemar mengikuti aktivitas mereka melalui media sosial.
Bagi PSYCHIC FEVER, perjalanan selama beberapa tahun terakhir bukan hanya tentang memperluas panggung dan menjangkau pendengar baru, tetapi juga menemukan cara untuk menyatukan kemampuan setiap anggota dalam sebuah karya.
Melalui DIFFERENT, mereka ingin menunjukkan bahwa kekuatan sebuah grup tidak selalu berasal dari keseragaman. Justru ketika setiap anggota berani membawa karakter masing-masing, perbedaan itu dapat menjadi identitas yang membedakan mereka dari yang lain.
Berikut daftar 10 lagu dalam album DIFFERENT:
1. If You’re Mine
2. Masterpiece
3. I Got Ways
4. Diamond
5. Cinderella Pt. 2
6. Into You
7. Dream Flight
8. Uh Oh
9. Pink Lemonade
10. Glowing
Editor: Muhammad Sukardi