Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 2nd Chance Kenalkan Single Terbaru Mereka Berjudul Bersama Denganku
Advertisement . Scroll to see content

Single Jingga Jadi Debut Fatin Bikin Karya Sendiri

Jumat, 05 Oktober 2018 - 20:32:00 WIB
Single Jingga Jadi Debut Fatin Bikin Karya Sendiri
Fatin rilis single Jingga. (Foto: iNews.id/Fatin)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Setelah lima tahun lalu menjadi pemenang X Factor Indonesia, Fatin Shidqia Lubis kini menjadi seorang musisi yang telah membuahkan satu album rekaman dan beberapa single yang mencuri perhatian penikmat musik Indonesia. Tak berhenti di situ, perjalanan Fatin di industri musik Tanah Air akhirnya membawanya melakukan langkah besar dengan menulis lirik untuk lagu terbarunya.

‘Jingga’ adalah lagu yang di-compose oleh Nadya Fatira, diaransemen Aldi Nada Permana dan ditulis Fatin. Liriknya tentang hubungan yang tak lagi berjalan mulus, rasa yang seakan menghilang, dan sikap yang berubah dalam hubungan sehingga membuatnya terasa hambar.

"Jingga is not just a colour, not a sad colour, tapi gambaran aku pada rasa sepi dan hampa. Situasi perasaan itu ingin aku gambarkan dalam lirik lagu," kata Fatin saat menceritakan makna lagu Jingga, seperti dikutip dari siaran pers yang diterima iNews.id, Jumat (5/10/2018).

Menurut Fatin, ‘Jingga’ adalah perjalanan singlenya menuju album selanjutnya. 

"Aku sudah rilis single sebelumnya, Shoot Me Now. Sekarang aku rilis ‘Jingga’. Aku ingin album selanjutnya merepresentasikan tentang diriku secara jujur, di mana aku ikut terjun dalam pembuatan lagu seperti penulisan lirik untuk berbagi pengalaman. Jadi, di sini aku melibatkan perasaan dan pemikiran," kata Fatin.

Apalagi kini lingkungan musik Indonesia, dinilai Fatin sangat maju, terlebih ada banyak rekan musisi mempunyai konsep bermusik yang baru dan jenius, sehingga mendorongnya terus maju sebagai seniman.

Sebagai seorang penulis lagu, Fatin mengaku menemukan inspirasi dari berbagai hal. Mulai dari hal kecil yang sederhana, cerita personal hingga perasaan yang muncul secara spontan. Namun, Fatin memiliki kepribadian introvert sehingga memerlukan suasana dan mood yang sunyi dalam mencurahkan ide untuk dituangkan dalam lirik.

Sementara itu video musik ‘Jingga’ telah disutradarai oleh clipper muda, Galih Okta. Kemudian pengambilan gambar dilakukan di Belitung selama tiga hari pada awal September 2018.

Suasana sepi dengan kesan hampa juga terasa kental pada lagu ‘Jingga’ yang divisualisasikan secara estetik melalui sederet aktivitas yang dilakukan Fatin dalam kesendirian. Menariknya, 90 persen pengambilan gambar pada video musik ini dilakukan dalam lokasi outdoor.

Bahkan, Fatin dan tim produksi melakukan eksplorasi menggunakan kapal untuk mendatangi pulau–pulau indah di Belitung dan mencari spot menarik. Sebagai sutradara, Galih sendiri merasa tidak ada hambatan berarti saat menggarap video musik ‘Jingga’.

"Fatin tidak sulit untuk di-direct, selalu ceria, walaupun kadang sedikit nekat. Untuk pengambilan gambar di luar ruangan dengan persiapan yang terbilang pendek, sungguh penggarapan clip ini sangat direstui oleh semesta. Pada hari kedua saat berada di Leebong Island, kita mendapatkan sunset yang sangat indah," kata Galih.

‘Jingga’ merupakan persembahan yang membanggakan dari Fatin. Sebab, dia mencoba sesuatu yang baru, mengutamakan kejujuran dalam berekspresi. Dia berharap bahwa ‘Jingga’ dapat menyentuh banyak hati para pendengarnya.

Editor: Tuty Ocktaviany

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut