Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Niat Puasa Dzulhijjah Sekaligus Puasa Senin Kamis, Lengkap dengan Keutamaannya
Advertisement . Scroll to see content

7 Keutamaan 10 Hari Pertama Bulan Dzulhijjah, Nomor 6 Pahalanya Sangat Dahsyat

Rabu, 28 Mei 2025 - 17:23:00 WIB
7 Keutamaan 10 Hari Pertama Bulan Dzulhijjah, Nomor 6 Pahalanya Sangat Dahsyat
Ilustrasi keutamaan 10 hari pertama Bulan Dzulhijjah bagi umat Islam. (Foto: Freepik)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Keutamaan 10 hari pertama Bulan Dzulhijjah merupakan waktu terbaik bagi umat Islam untuk mengerjakan amalan ibadah. Amalan yang dianjurkan di 10 awal Dzulhijjah yakni mengerjakan puasa sunnah, berkurban dan memperbanyak dzikir.  

Berdasarkan hasil sidang isbat Kemenag, 1 Dzulhijjah 1446 H jatuh pada hari Rabu, 28 Mei 2025. Sedangkan Idul Adha jatuh pada hari Jumat, 6 Juni 2025.

Muhammad Ajib dalam bukunya Fiqih Qurban Perspektif Mazhab Syafi'i, Bulan Dzulhijjah merupakan salah satu bulan yang memiliki keistimewaan selain Bulan Ramadhan. 

Keistimewaan Bulan Haram ini salah satunya disebutkan 10 hari pertama Dzulhijjah dijadikan media bersumpah oleh Allah. Selain itu, amalan 10 hari pertama Bulan Dzulhijjah dinilai sangat utama dan paling dicintai oleh Allah SWT.

Dalam sebuah hadits riwayat Imam Bukhari dari Sayyidina Abdullah ibn ‘Abbas, Rasulullah bersabda:

"مَا مِنْ أَيَّامٍ الْعَمَلُ الصَّالِحُ أَحَبُّ إِلَى اللَّهِ فِيهِنَّ مِنْ هَذِهِ الْأَيَّامِ" -يَعْنِي عَشَرَ ذِي الْحِجَّةِ -قَالُوا: وَلَا الْجِهَادُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ؟ قَالَ: "وَلَا الْجِهَادُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ، إِلَّا رَجُلًا خَرَجَ بِنَفْسِهِ وَمَالِهِ، ثُمَّ لَمْ يَرْجِعُ مِنْ ذَلِكَ بِشَيْءٍ"

Artinya: Tiada suatu hari pun yang amal saleh lebih disukai oleh Allah padanya selain dari hari-hari ini. Yakni sepuluh hari pertama dari Bulan Dzulhijjah. Mereka (para sahabat) bertanya, "Dan juga lebih utama daripada berjihad di jalan Allah?" Rasulullah Saw. menjawab: Dan juga lebih utama daripada berjihad di jalan Allah, terkecuali seseorang yang keluar dengan membawa hartanya untuk berjihad di jalan Allah, kemudian tidak pulang selain dari namanya saja.

Bulan Dzulhijjah merupakan satu dari empat bulan haram yang dimuliakan Allah. Dzulhijjah disebut juga dengan Bulan Haji atau Bulan Qurban. Sebab, di bulan tersebut merupakan waktu utama yang disyariatkan untuk melaksanakan ibadah haji dan berqurban.

Allah berfirman :

إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِنْدَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ مِنْهَا أرْبَعَةٌ حُرُمٌ ذَلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ

“Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus..” (QS. At-Taubah: 36)

Ibnu Katsir dalam tafsirnya menjelaskan, yang dimaksud empat bulan haram adalah bulan Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram (tiga bulan ini berurutan), dan Rajab. Pada bulan-bulan ini, masyarakat Arab dilarang berperang karena disucikannya keempat bulan tersebut. Oleh karena itu, ia juga dinamakan Syahrullah Asham, yang artinya Bulan Allah yang Sunyi karena larangan berperang itu.

Dikutip dari Buku Amalan Ibadah Bulan Dzulhijjah karangan Hanif Luthfi,  orang-orang Arab menamai Bulan Dzulhijjah karena pada bulan tersebut mereka melakukan ibadah haji sebagai bentuk pelaksanaan ajaran-ajaran Nabi Ibrahim. Kebiasaan tersebut sudah ada sejak zaman jahiliyah. Dzulhijjah berasal dari dua kata yakni, Dzul yang artinya pemilik dan Al Hijjah artinya haji.

Lantas, apa saja keutamaan di 10 hari pertama Bulan Dzulhijjah? berikut ulasan lengkapnya.

7 Keutamaan 10 Hari Pertama Bulan Dzulhijjah

1. Hari Paling Utama

Rasulullah SAW secara spesifik menyebutkan bahwa 10 hari pertama di Bulan Dzulhijjah merupakan hari-hari paling utama yang ada di dunia. Karena penyebutan paling utama itulah, para ulama ada yang menyimpulkan hari-hari tersebut yakni pada siang hari dinilai lebih utama dari 10 hari terakhir di Bulan Ramadhan.

Hal ini disebutkan dalam hadits Nabi yang diriwayatkan Imam At Thabrani bahwa Rasulullah SAW bersabda: "Hari-hari yang paling utama di dunia adalah 10 hari (pertama) dari Bulan Dzulhijjah".

Di antara ulama yang menyebut 10 hari pertama Bulan Dzulhijjah lebih baik dari 10 hari terakhir Bulan Ramadhan adalah Ibnu Qayim al Jauziyah.

2. Dijadikan Sumpah oleh Allah

Keutamaan Bulan Dzulhijjah berikutnya adalah bahwa 10 hari pertama di bulan suci ini dijadikan salah satu media bersumpah oleh Allah sebagaimana disebutkan dalam Al Quran, Surat Al Fajr ayat 2:

Allah SWT berfirman dalam surat Al-Fajr ayat 2:

وَلَيَالٍ عَشْرٍ

"Dan demi malam-malam yang sepuluh."

3. Amalan Paling Dicintai Allah

Amalan ibadah di 10 hari pertama Bulan Dzulhijjah paling dicintai oleh Allah. Amalan tersebut di antaranya, shalat, sedekah, haji dan puasa.
Ada sebuah hadits yang menjelaskan tentang amalan kecintaan Allah SWT. Hadits tersebut adalah riwayat Imam Bukhari dari Sayyidina Abdullah ibn'Abbas, Rasulullah SAW bersabda:

"Tidaklah ada hari-hari yang amal shalih di dalamnya lebih Allah cintai dari hari-hari ini (maksudnya 10 hari pertama bulan Dzulhijjah).

4. Berkumpulnya Beragam Amalan Ibadah

Al Hafidz Ibnu Hajar dalam kitabnya Fathul Bari mengatakan "Sebab menjadi istimewanya 10 hari pertama Bulan Dzulhijjah karena terhimpunnya induk-induk ibadah di dalamnya, yaitu puasa, shalat, sedekah dan haji. Di mana untuk waktu-waktu yang lain tidak bisa terjadi.

5. Disebutkan Khusus dalam Al Quran

Al Quran secara khusus menyebut keutamaan Bulan Dzulhijjah terutama di 10 hari pertama yang disebut dengan hari-hari istimewa atau al ayyam al maklumat (hari-hari yang telah diketahui). Imam As Syafi'i menyebutkan bahwa maksud dari hari-hari yang diketahui adalah 10 hari pertama di Bulan Dzulhijjah. Hal itu disebutkan dalam Al Quran, Surat Al Hajj ayat 28.

6. Pahala Dilipatgandakan

Keutamaan 10 hari pertama Bulan Dzulhijjah berikutnya pahala amalan ibadah dilipatgandakan. Karenanya, umat Islam harus memanfaatkan momen tersebut dengan mengerjakan ibadah puasa sunnah, sedekah, haji, dan berkurban.

7. Hari Arafah

Keutamaan 10 hari pertama Bulan Dzulhijjah selanjutnya terdapat hari Arafah. Di momen itu, semua jemaah haji berkumpul di Padang Arafah untuk melaksanakan wukuf yang merupakan puncak ibadah haji. Wukuf juga menjadi penanda sah tidaknya ibadah haji yang dilakukan.

Itulah ulasan keutamaan 10 hari pertama Bulan Dzulhijjah yang harus dimanfaatkan umat Islam dengan memperbanyak amalan ibadah karena pahalanya dilipatgandakan.

Wallahu A'lam

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut