Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tata Cara Sholat Idul Fitri Lengkap dengan Bacaan Niat dan Takbir 7-5 Kali
Advertisement . Scroll to see content

Bacaan Niat Sholat Idul Fitri dan Artinya, Lengkap dengan Tata Caranya

Jumat, 20 Maret 2026 - 19:02:00 WIB
Bacaan Niat Sholat Idul Fitri dan Artinya, Lengkap dengan Tata Caranya
Ilustrasi bacaan niat sholat Idul Fitri 1447 H bagi umat Islam. (Foto: iNews)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Bacaan niat sholat Idul Fitri 1447 H dan takbir 7-5 kali pada rakaat pertama dan kedua sholat Idul Fitri yang benar sesuai tuntunan penting diketahui umat Islam

Sholat Idul Fitri merupakan ibadah sunnah muakkadah (sangat dianjurkan) yang menjadi puncak kemenangan setelah sebulan penuh berpuasa Ramadhan.

Sesuai ketetapan pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag), Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Sholat sunnah dua rakaat ini sangat dianjurkan dilaksanakan secara berjamaah, namun tetap sah dilakukan sendiri jika berhalangan hadir ke masjid atau lapangan.

Sholat Idul Fitri hukumnya sunnah muakkadah dan disunnahkan bagi setiap muslim, baik laki-laki maupun perempuan. Sholat sunnah dua rakaat ini sangat dianjurkan dilaksanakan secara berjamaah. Jika tidak sempat bisa dilakukan sendiri.

Nah, berikut ini bacaan niat sholat Idul Fitri lengkap teks Arab dan artinya.

Niat Sholat Idul Fitri dan Artinya

اُصَلِّى سُنَّةً لِعِيْدِ الفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ
أَدَاءً مَأْمُوْمًاللهِ تَعَالَى

Latin: ushallii sunnatan li'iidil fithri rak'ataini mustaqbilal qiblati adaan makmuman lillaahi ta'aala

Artinya: Saya menyengaja sholat sunnah 'Idul Fithri dua rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta'ala.

Tata Cara Sholat Idul Fitri

Sholat Idul Fitri dikerjakan dua rakaat yang digelar di waktu dhuha dan tidak dilakukan bila telah lewat Dzhuhur. Kalau pun terlewat dan mau diqadha', waktunya keesokan harinya pada saat dhuha'.

Sholat idul Fitri tidak diawali dengan azan dan iqomah melainkan dengan seruan asholaatul jaam'iah. Yakni seruan untuk melaksanakan sholat berjemaah yang dikumandangkan Bilal.

1. Membaca Niat

2. Membaca takbiratul ihram (الله أكبر) sambil mengangkat kedua tangan.
3. Membaca Doa Iftitah

اللهُ اَكْبَرُ كَبِرًا وَالْحَمْدُ لِلهِ كَشِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَاَصِيْلًا . اِنِّى وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَالسَّمَاوَاتِ وَالْااَرْضَ حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا اَنَا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ . اِنَّ صَلَاتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ لِلهِ رَبِّ الْعَا لَمِيْنَ . لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَبِذَ لِكَ اُمِرْتُ وَاَنَ مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ .

“Allaahu akbar Kabiraa Walhamdulillaahi Katsiiraa, Wa Subhaanallaahi Bukratan Wa’ashiilaa, Innii Wajjahtu Wajhiya Lilladzii Fatharas Samaawaati Wal Ardha Haniifan Musliman Wamaa Anaa Minal Musyrikiin. Inna Shalaatii Wa Nusukii Wa Mahyaaya Wa Mamaatii Lillaahi Rabbil ‘Aalamiina. Laa Syariikalahu Wa Bidzaalika Umirtu Wa Ana Minal Muslimiin.”

Artinya: Allah Maha Besar dengan sebesar-besarnya, segala puji bagi Allah dengan pujian yang banyak. Maha Suci Allah pada waktu pagi dan petang. Sesungguhnya aku hadapkan wajahku kepada Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dengan segenap kepatuhan atau dalam keadaan tunduk, dan aku bukanlah dari golongan orang-orang yang menyekutukan-Nya.

Sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidup dan matiku hanyalah untuk Allah Tuhan Semesta Alam, yang tidak ada sekutu bagi-Nya. Dengan yang demikian itulah aku diperintahkan. Dan aku adalah termasuk orang-orang muslim (Orang-orang yang berserah diri).”

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut