Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Progres Pembangunan Masjid Raya IKN Tembus 98,4 Persen, Gibran: Siap Digunakan Idulfitri 2026
Advertisement . Scroll to see content

Benarkah Roh Orang Meninggal di Bulan Ramadhan Husnul Khotimah dan Langsung Masuk Surga?

Kamis, 21 April 2022 - 17:38:00 WIB
Benarkah Roh Orang Meninggal di Bulan Ramadhan Husnul Khotimah dan Langsung Masuk Surga?
Roh orang meninggal (Foto:Pexels)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Benarkah roh orang meninggal di bulan Ramadhan husnul khotimah dan bisa langsung masuk surga? Pertanyaan itu barangkali sering terpikirkan oleh umat muslim.

Pasalnya, bulan Ramadhan memang diyakini sebagai bulan suci yang membawa keberkahan dan penuh dengan ampunan. Namun apakah benar jika seorang muslim akan bebas dari siksa kubur dan husnul khotimah ketika meninggal di bulan Ramadhan? 

Dikutip iNews.id dari YouTube Shirathal Mustaqim, Ustaz Adi Hidayat, Lc.,M.A. menjawab sejumlah pertanyaan dari umat salah satunya tentang benarkah orang yang meninggal dunia di bulan Ramadhan akan mendapatkan keutamaan seperti husnul khotimah atau bebas siksa kubur.

Ustaz Adi menjelaskan, bahwa hal itu perlu ditelaah dulu dari dua sudut pandang.

"Kita akan melihat dari dua sudut pandang. Sudut pandang yang pertama, dilihat dari waktu. Waktu memang ada yang diistimewakan oleh oleh Allah SWT."

"Ada waktu harian seperti sepertiga malam, ada waktu bulanan atau tahunan seperti bulan Ramadhan. Waktu Ramadhan banyak keistimewaan, amal shaleh ditingkatkan maka pahala bisa digandakan,” ujar Ustaz Adi Hidayat.

Tapi apakah waktu-waktu yang baik tersebut bisa menjamin seseorang dan menjadi pertanda kebaikan ketika meninggal di bulan Ramadhan? Ustaz Adi Hidayat menegaskan bahwa hal itu belum tentu bisa menjamin mereka husnul khotimah atau mendapat keistimewaan.

"Belum tentu, ini diukur pada bagian kedua yakni sebaik apa amal sholeh yang dia kerjakan. Ini yang paling penting," tegasnya.

Tidak semua yang meninggal di bulan Ramadhan adalah orang baik. Terlebih, kapanpun datangnya kematian sejatinya adalah persoalan yang sudah ditetapkan Allah.

Hal itu seperti yang disampaikan pada QS Al-A'raf ayat 34 yang menjelaskan bahwa waktu kematian memang sudah ditentukan sejak awal dan tidak bisa ditawar.

وَلِكُلِّ اُمَّةٍ اَجَلٌۚ فَاِذَا جَاۤءَ اَجَلُهُمْ لَا يَسْتَأْخِرُوْنَ سَاعَةً وَّلَا يَسْتَقْدِمُوْنَ

Wa likulli ummatin ajal, fa iżā jā`a ajaluhum lā yasta`khirụna sā'ataw wa lā yastaqdimụn

Artinya: Dan setiap umat mempunyai ajal (batas waktu). Apabila ajalnya tiba, mereka tidak dapat meminta penundaan atau percepatan sesaat pun.

Apakah Bisa Langsung Masuk Surga?

Dalam konteks Ramadhan, orang bisa dikatakan meninggal dengan baik jika dalam kondisi beramal shaleh. Misalnya saja saat dirinya sedang menjalankan ibadah puasa. Maka rohnya bisa jadi termasuk husnul khotimah.

Dari Hudzaifah Radhiyallahu ‘anhu, Rasulullahi Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjelaskan tentang orang yang meninggal dalam kondisi beramal sebagai berikut ini:

“Siapa yang menyatakan Laa ilaaha illallah ikhlas mengharap wajah Allah, dan dia akhiri hidupnya dengan ikrar ini, maka dia masuk surga. Siapa yang berpuasa dengan ikhlas mengharap wajah Allah, dan dia akhiri hidupnya dengan puasa ini, maka dia masuk surga.Siapa yang sedekah dengan ikhlas mengharap wajah Allah, dan dia akhiri hidupnya dengan sedekah ini, maka dia masuk surga.” (HR. Ahmad).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut