Doa untuk Orang yang Berangkat Haji sesuai Sunnah, Bisa Dibaca oleh Keluarga atau Kerabat
JAKARTA, iNews.id - Doa untuk orang yang berangkat haji berikut dapat diamalkan oleh keluarga atau kerabat. Doa ini bisa dibaca saat walimatussafar haji atau ketika mengantar keberangkatan calon haji ke tanah suci Mekkah.
Dalam doa tersebut, terdapat permohonan agar perjalanan calon haji selamat dan diberi kelancaran oleh Allah. Selain itu, doa ini juga menjadi sarana agar calon haji yang berangkat dapat pulang sebagai haji mabrur dan penuh ketakwaan kepada Allah Ta'ala.
Melansir dari laman NU Online, Jumat (10/5/2024), berikut ini adalah doa yang bisa dibaca untuk orang yang hendak berhaji.
زَوَّدَكَ اللهُ التَّقْوَى وَغَفَرَ ذَنْبَكَ وَيَسَّرَ لَكَ الخَيْرَ حَيْثُمَا كُنْتَ
Jemaah Calon Haji di Subang Tandai Koper dengan Sandal hingga Boneka agar Mudah Dikenali
Zawwadakallâhut taqwâ, wa ghafara dzanbaka, wa yassara lakal khaira haitsumâ kunta.
Artinya: “Semoga Allah membekalimu dengan takwa, mengampuni dosamu, dan memudahkanmu dalam jalan kebaikan di mana pun kau berada.”
Kisah Mahrun Tukang Stempel di Banjarnegara, Menabung 26 Tahun demi Naik Haji
Doa tersebut pernah dibaca oleh Nabi Muhammad SAW saat seorang sahabat akan mengadakan perjalanan jauh. Hal itu sebagaimana hadits yang diriwayatkan oleh Imam At-Tirmidzi dari sahabat Anas RA.
وروينا في كتاب الترمذي، عن أنس رضي الله قال : جاء رجل إلى النبي صلى الله عليه وسلم، فقال: يارسول الله، إني أريد سفرا فزودني، فقال: "زودك الله التقوى"، قال: زدني، قال: "وغفر ذنبك"، قال: زدني، قال: "ويسر لك الخير حيثما كنت" قال الترمذي: حديث حسن
Harjo Mislan Jemaah Haji Tertua Indonesia Berusia 110 Tahun, Mantan Pejuang 45
Artinya: “Diriwayatkan kepada kami pada Kitab At-Tirmidzi, dari Sahabat Anas RA. Ia bercerita bahwa seseorang mendatangi Rasulullah SAW, ‘Wahai Rasul, aku hendak berpergian. Karenanya, berikanlah aku bekal,’ kata sahabat tersebut. ‘Zawwadakallâhut taqwâ,’ kata Rasulullah SAW. ‘Tambahkan lagi ya Rasul,’ kata sahabat itu. ‘Wa ghafara dzanbaka,’ kata Rasulullah SAW. ‘Tambahkan lagi ya Rasul,’ kata sahabat itu. ‘Wa yassara lakal khaira haitsumâ kunta,’ jawab Rasulullah SAW. Imam At-Tirmidzi mengatakan bahwa kualitas hadits ini hasan.”
Selain doa tersebut, terdapat pula doa lain yang bisa dibaca untuk orang yang berangkat haji. Adapun doa yang dimaksud adalah:
Cerita Kakek 94 Tahun Asal Bandung Barat, Nabung dari Hasil Tani Wujudkan Mimpi Pergi Haji
أَسْتَوْدِعُ اللَّهَ دِينَكَ وَأَمَانَتَكَ وَخَوَاتِيمَ عَمَلِكَ
Astawdi’ullaha diinaka, wa amaanataka, wa khowaatiima ‘amalik.
Artinya: Aku menitipkan agamamu, amanahmu, dan perbuatan terakhirmu kepada Allah.
Doa tersebut sebagaimana hadits Nabi Muhammad SAW.
أَنَّ ابْنَ عُمَرَ كَانَ يَقُولُ لِلرَّجُلِ إِذَا أَرَادَ سَفَرًا ادْنُ مِنِّى أُوَدِّعْكَ كَمَا كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يُوَدِّعُنَا.فَيَقُولُ « أَسْتَوْدِعُ اللَّهَ دِينَكَ وَأَمَانَتَكَ وَخَوَاتِيمَ عَمَلِكَ »
Artinya: Sesungguhnya Ibnu ‘Umar pernah mengatakan pada seseorang yang hendak bersafar, “Mendekatlah padaku, aku akan menitipkan engkau sebagaimana Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menitipkan kami, lalu beliau berkata: “Astawdi’ullaha diinaka, wa amaanataka, wa khowaatiima ‘amalik (Aku menitipkan agamamu, amanahmu, dan perbuatan terakhirmu kepada Allah).” (HR. Tirmidzi dan Ahmad).
Penjelasan doa untuk yang berangkat haji di atas cukup jelas bukan? Semoga kerabat kita yang berangkat ibadah haji dapat menjadi haji mabrur.
Editor: Komaruddin Bagja