Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Sejarah! Bad Bunny Ubah Panggung Super Bowl 2026 Jadi Altar Pernikahan
Advertisement . Scroll to see content

Lafadz Bacaan Niat Puasa Ayyamul Bidh, Simak Jadwal, Keutamaan dan Sejarahnya

Rabu, 23 Juni 2021 - 16:41:00 WIB
Lafadz Bacaan Niat Puasa Ayyamul Bidh, Simak Jadwal, Keutamaan dan Sejarahnya
Ilustrasi niat berpuasa ayamul bidh. (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Lafadz bacaan niat puasa ayyamul bidh Bulan Juni 2021 perlu diketahui agar ibadah puasa sunnah yang dijalankan mendapat keutamaan dan pahala dari Allah SWT. Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Bulan Juni 2021 bertepatan dengan Bulan Dzul Qa'dah jatuh pada Kamis, Jumat, dan Sabtu yakni tanggal 24, 25, dan 26 Juni 2021.

Direktur Rumah Fiqih Indonesia, Ahmad Sarwat MA menerangkan, niat adalah syarat sah semua ibadah. Tanpa niat maka semua jenis ibadah tidak sah dilakukan.

Namun niat melakukan ibadah berbeda dengan melafadzkan niat. Lafadz nawaitu shauma ghadin... bukanlah niat itu sendiri, melainkan hanya merupakan lafadz dari niat. Niat itu sendiri adanya di dalam hati.

Ketika seseorang berpuasa dan menyengaja di dalam hatinya bahwa dirinya akan melakukan puasa, itu namanya niat. Sebaliknya, seorang yang melafazkan lafadz niat, belum tentu di dalam hatinya berniat melakukan puasa.

Sebaliknya, seseorang mungkin saja berniat untuk puasa esok harinya, meski lidahnya tidak melafadzkan apapun. Sebab tempat niat itu memang bukan di lidah, melainkan apa yang terbersit di hati.

Sebagian ulama yang terlalu berhati-hati dengan masalah niat ini, sehingga saking tingginya kehati-hatiannya, sampai-sampai mereka menganjurkan untuk melafadzkan saja niat itu dengan lisan. Mungkin maksudnya, bisa lebih pasti dan lebih mantap, paling tidak bisa menjamin bahwa dirinya sudah berniat. Meski mereka tidak mewajibkannya, namun mereka menganjurkannya.

Sebagian kalangan lainnya mengatakan bahwa melafadzkan niat itu tidak menjadi kewajiban, syarat atau apapun. Bahkan kalau sampai ke tingkat keyakinan bahwa melafazkan niat itu suatu keharusan, sudah termasuk mengada-adakan perkara baru di dalam agama, padahal tidak diperintahkan dan tidak juga dicontohkan oleh Rasulullah SAW.

Berikut lafadz bacaan niat Puasa Ayyamul Bidh:

نويت صوم غد ايام البيض سنة لله تعالى.

Nawaitu Shauma Ghadin Ayyaamul Bidh Sunnatan Lillaahi Ta'ala.

Artinya : Saya niat berpuasa besok pada hari-hari putih sunnah karena Allah Ta'ala.

Arti Puasa Ayyamul Bidh

Puasa ayyamul bidh merupakan salah satau puasa sunnah yang dilakukan tiap pertengahan bulan hijriah. 

Puasa tengah bulan ini artinya puasa yang dijalankan pada hari ke 13, 14 dan 15 setiap bulan (kalender Hijriah) baik bulan itu berumur 29 hari atau 30 hari.

Imam Bukhari menulis sebuah bab di dalam Kitab Shahihnya dengan judul : “puasa hari-hari bidh (hari putih/purnama)”, hari ke 13, 14 dan 15).

Keutamaan Puasa Ayyamul Bidh

Puasa Ayyamul Bidh memiliki banyak keutamaan seperti yang disebutkan di dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Turmudzi.

"Barangsiapa yang berpuasa tiga hari setiap bulan, maka seolah-olah dia seperti orang yang berpuasa selama-lamanya (sepanjang masa).

Penjelasannya adalah bahwa seperti yang disebutkan dalam hadits-hadits yang lainnya bahwa amalan setiap muslim itu dilipatkandakan 1 berbanding sepuluh. Satu amalan dianggap 10 amalan. Jadi orang yang berpuasa tiga hari dianggap berpuasa 30 hari. Jadi dia dianggap berpuasa sepanjang bulan itu, sepanjang tahun itu, dan selamanya.

Sejarah Puasa Ayyamul Bidh

Dinamai ayyamul bidh terkait dengan kisah Nabi Adam AS ketika diturunkan ke muka bumi.

Riwayat Ibnu Abbas mengatakan, ketika Nabi Adam AS diturunkan ke muka bumi seluruh tubuhnya terbakar oleh matahari sehingga menjadi hitam/gosong. Kemudian Allah memberikan wahyu kepadanya untuk berpuasa selama tiga hari (tanggal 13, 14, 15).

Ketika berpuasa pada hari pertama, sepertiga badan Nabi Adam As menjadi putih. Puasa hari kedua, sepertiganya lagi menjadi putih. Puasa hari ketiga, sepertiga sisanya menjadi putih.

Wallahu A'lam.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut