Maulid Nabi Tanggal Berapa? Ini Jawaban Sekaligus Hukum Merayakannya
JAKARTA, iNews.id - Umat Muslim tidak lama lagi akan menyambut perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW. Namun, kira-kira Maulid Nabi tanggal berapa?
Diketahui, bulan Safar 1444 H telah berakhir. Dengan begitu, umat Muslim sebentar sudah memasuki bulan Rabiul Awal 1444 H.
Berdasarkan hitungan kalender Masehi, 1 Rabiul Awal 1444 H jatuh pada hari Selasa tanggal 27 September 2022. Lalu, tanggal berapa Maulid Nabi Muhammad pada tahun ini?
Maulid Nabi merupakan hari peringatan lahirnya Nabi Muhammad SAW. Nabi terakhir yang diutus Allah SWT itu lahir 12 Rabiul Awal tahun gajah (570 M) di Kota Mekah.
20 Ucapan Selamat Maulid Nabi 2022, Cocok untuk Caption Unggahan WhatsApp atau Instagram
Itulah mengapa umat Muslim di seluruh dunia memperingati atau merayakan hari kelahiran Nabi setiap tanggal 12 Rabiul Awal tahun Hijriah.
Berdasarkan SKB 3 Menteri yang memuat penetapan hari libur nasional, 12 Rabiul Awal tahun ini jatuh pada tanggal 8 Oktober 2022.
1 Rabiul Awwal Maulid Nabi 2022 Jatuh pada Tanggal Berapa? Simak Amalan-Amalan dan Keutamaannya
Dalam kalender Hijriah, Rabiul Awal adalah bulan ketiga yang menjadi salah satu bulan teristimewa. Sebab di bulan ini, manusia agung pembawa risalah seluruh alam, Nabi Muhammad SAW, dilahirkan.
Oleh sebab itu, salah satu amalan yang bisa dilakukan untuk meraih keutamaan di bulan yang istimewa tersebut adalah berpuasa.
Contoh Teks Khutbah Jumat Singkat 1 Lembar tentang Keagungan Maulid Nabi
Dilansir iNews.id dari laman resmi MUI, Rabu (28/9/2022), hukum memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW adalah boleh. Bahkan jika diteliti lebih dalam, justru terdapat dalil-dalil yang membolehkan Maulid Nabi. Kebolehan memperingati atau merayakan Maulid Nabi mempunyai argumentasi syar’i yang kuat.
Pelaku Penyiraman Air Keras saat Perayaan Maulid Nabi Ditangkap Polisi
Hal itu dapat disamakan seperti Rasulullah SAW saat merayakan penerimaan wahyunya dan hari kelahirannya dengan cara berpuasa. Setiap hari Senin, Nabi SAW berpuasa untuk mensyukuri kelahiran dan awal penerimaan wahyunya.
"Dari Abi Qotadah al-Anshori RA sesungguhnya Rasulullah SAW pernah ditanya mengenai puasa hari senin. Rasulullah SAW menjawab: Pada hari itu aku dilahirkan dan wahyu diturunkan kepadaku." (H.R. Muslim)
Sebagai umat Muslim, juga dianjurkan untuk bergembira atas setiap rahmat dan karunia Allah SWT. Termasuk kelahiran Nabi Muhammad SAW, yang membawa rahmat kepada alam semesta. Allah SWT berfirman:
قُلْ بِفَضْلِ اللّهِ وَبِرَحْمَتِهِ فَبِذَلِكَ فَلْيَفْرَحُواْ هُوَ خَيْرٌ مِّمَّا يَجْمَعُونَ
“Katakanlah: “Dengan kurnia Allah dan rahmat-Nya, hendaklah dengan itu mereka bergembira. Kurnia Allah dan rahmat-Nya itu adalah lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan. (QS.Yunus:58).
Itulah penjelasan mengenai Maulid Nabi dan hukumnya. Jika masih ada yang bertanya Maulid Nabi tanggal berapa? Maka jawabannya adalah tanggal 12 Rabiul Awal atau tahun ini jatuh pada 8 Oktober 2022. Wallahualam bissawab.
Editor: Komaruddin Bagja