JAKARTA, iNews.id - Niat baca Yasin 3 kali di malam Nisfu Syaban dianjurkan untuk diamalkan umat Islam muslim pada malam yang istimewa. Amalan tersebut merupakan bentuk ikhtiar batin memohon ampunan dan ketetapan takdir yang baik.
Pembacaan Surat Yasin secara berulang-ulang dengan menyelipkan doa di beberapa ayat disebut dengan Yasin Fadilah. Bacaan tersebut lazim diamalkan para salafus salih untuk hajat agar dikabulkan.
Doa-doa Bakda Ashar di Hari Jumat, Jangan Lupa Amalkan!
Sebagian ulama yang mengatakan bahwa di antara khasiat Surat Yasin ini ialah tidak sekali-kali ia dibaca dalam suatu urusan yang sulit, melainkan Allah akan memudahkannya.
Keutamaan Surat Yasin merupakan jantungnya Al Quran. Surah Yasin berjumlah 83 ayat, masuk dalam golongnan Makkiyah atau yang diturunkan di Makkah sebelum Nabi SAW hijrah ke Madinah.
Kapan Nisfu Syaban 2026? Cek Tanggal, Amalan, dan Keutamannya
Ibnu Katsir dalam tafsirnya menjelaskan, bahwa Surat Yasin berisi tentang penegasaan kepada umat manusia bahwa Nabi Muhammad SAW adalah utusan Allah yang ditugaskan untuk membawa manusia kepada agama yang lurus.
Selain itu, berisi tentang kematian, siksa dan peringatan kepada manusia yang tidak beriman kepada Allah di alam kubur dan balasan kelak di akhirat.
Keutamaan membaca Surat Yasin untuk hajat agar terkabul dijelaskan dalam sebuah hadits riwayat Abu Daud sebagai berikut.
من قرأ سورة يس والصافات ليلة الجمعة أعطاه الله سؤله
Artinya: “Barangsiapa membaca surat Yasin dan al-Shaffat di malam Jumat, Allah mengabulkan permintaannya.” (HR Abu Daud dari al-Habr).
Karena keutamaannya itu, masyarakat Muslim banyak yang mengamalkannya dengan tawasul Surat Yasin agar hajatnya terkabul. Namun, seorang muslim yang bertawasul, wajib meyakini bahwa permohonan hajatnya harus senantiasa ditujukan hanya kepada Allah semata dan juga wajib meyakini bahwa Allah lah yang akan menjawab doanya.
Di antara keistimewaan Surat Yasin, sebagaimana menurut sebagian para ulama, adalah dibaca sebanyak 3 kali khusunya pada malam Nisfu Syaban. Niat yang pertama dengan niat meminta panjang umur, kedua niat terhindar dari bencana, dan ketiga, niat agar tidak bergantung kepada orang lain”. (Fathu al-Malik al-Majíd, 19).
Lantas, apa saja niat baca Yasin pada malam Nisfu Syaban yang pertama, kedua, dan ketiga. Simak ulasannya berikut.
Niat Baca Yasin 3 Kali Malam Nisfu Syaban
1. Niat baca Yasin pertama meminta dipanjangkan umur dalam taat kepada Allah.
2. Niat baca Yasin kedua minta dijauhkan dari bala dan dikuatkan iman.
3. Niat baca Yasin ketiga minta dimurahkan rezeki dan diwafatkan dalam husnul khatimah.
Tata Cara Baca Yasin Malam Nisfu Syaban
1. Tawasul kepada Rasulullah saw., Syeikh Abdul Qodir Jilani, dan KH Maimun Zubair masing-masing dengan membaca surat al Fatihah.
2. Membaca ayat Yasin sebanyak 7 kali dengan menahan nafas
3. Ketika sampai pada ayat yang berbunyi Dzalika takdirul ‘azizil ‘alim …… dibaca 14 kali
4. Kemudian ayat Salamun qaulammirabbirrahim 16 kali
5. Saat membaca ayat Awalaisalladzi kholaqossamawati…. dan seterusnya sampai ayat yang berbunyi “bala berhenti dan dibaca 4 kali
6. Kemudian dilanjutkan membaca sampai akhir
7. Surat Yasin ini dibaca selama 7 hari secara berturut-turut. Sehari masing-masing dibaca 1 kali.
Doa Setelah Baca Yasin 3 Kali Malam Nisfu Syaban
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ اَللَّهُمَّ يَا ذَا الْمَنِّ وَلَا يُمَنُّ عَلَيْهِ يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ يَا ذَا الطَّوْلِ وَالْإِنْعَامِ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ ظَهْرَ اللاَّجِيْنَ وَجَارَ الْمُسْتَجِيْرِيْنَ وَمَأْمَنَ الْخَائِفِيْنَ اَللَّهُمَّ إِنْ كُنْتَ كَتَبتَنِيْ عِندَكَ فِيْ أُمِّ الْكِتَابِ شَقِيًّا أَو مَحرُوْمًا أَوْ مُقَتَّرًا عَلَيَّ فِي الرِّزقِ فَامْحُ مِنْ أُمِّ الْكِتَابِ شَقَاوَتِيْ وَحِرمَانِيْ وَتَقْتِيْرَ رِزْقِيْ وَأَثْبِتْنِيْ عِنْدَكَ سَعِيْدًا مَرْزُوْقًا مُوَفَّقًا لِلْخَيْرَاتِ فَإِنَّكَ قُلْتَ وَقَوْلُكَ الْحَقُّ فِيْ كِتَابِكَ الْمُنْزَلِ عَلَى نَبيِّكَ الْمُرْسَلِ يَمْحُو اللهُ مَا يَشَاء وَيُثْبِتُ وَعِنْدَهُ أُمُّ الْكِتَاب
وَصَلَّى اللهُ تَعَالَى عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ.
Latin: Allāhumma yā dzal manni wa lā yumannu 'alaika yā dzal jalāli wal ikrām, yā dzat thauli wal in'ām, lā ilāha illā anta zhahral lājīna wa jāral mustajīrīna, wa ma'manal khā'ifīn. Allāhumma in kunta katabtanā 'indaka fī ummil kitābi asyqiyā'a au mahrūmīna au muqattarīna 'alaynā fir rizqi, famhullāhumma fī ummil kitābi syaqāwatanā, wa hirmānanā waqtitāra rizqinā, waktubnā 'indaka su'adā'a marzūqīna muwaffaqīna lil khairāt.
Fa innaka qulta wa qaulukal haqq fī kitābikal munzali 'ala lisāni nabiyyikal mursali "Yamhullāhu mā yasyā'u wa yutsbitu wa 'indahū ummul kitāb." Wa shallallāhu 'alā sayyidinā Muhammadin wa 'alā ālihī wa shahbihī wa sallama, walhamdulillāḥi rabbil 'ālamīn.
Artinya: “Ya Allah Tuhanku pemilik nikmat, tiada ada yang bisa memberi nikmat atasMU. Ya Allah pemilik kebesaran dan kemuliaan. Ya Allah Tuhanku pemilik kekayaan dan pemberi nikmat. Tidak ada yang patut disembah hanya Engkau. Engkaulah tempat bersandar. Engkaulah tempat berlindung dan pada Engkau pula tempat yang aman bagi orang-orang yang ketakutan.
Ya Allah Tuhanku, jika sekiranya Engkau telah menulis dalam buku besarmu bahwa aku adalah orang yang tidak celaka atau terhalang dari nikmatmu, atau orang yang dijauhkan, atau orang yang disempitkan dalam mendapat rizki, maka aku memohon dengan karuniamu, semoga kiranya Engkau pindahkan aku kedalam golongan orang-orang yang berbahagia, mendapat keluasan rizki serta diberi petunjuk kepada kebajikan. Sesungguhnya Engkau telah berkata dalam kitabmu yang telah diturunkan kepada Nabi yang telah Engkau utus, dan perkataanmu adalah benar.
Keutamaan Malam Nisfu Syaban
1. Malam Pengampunan
Keutamaan malam Nisfu Syaban salah satunya akan diampuni dosanya. Hal ini disebutkan dalam Kitab Sunan Ibn Majah juz 1 halaman 444, hadits nomor 1388:
عَنْ عَلِيِّ بْنِ أَبِي طَالِبٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا كَانَتْ لَيْلَةُ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ فَقُومُوا لَيْلَهَا وَصُومُوا نَهَارَهَا فَإِنَّ اللَّهَ يَنْزِلُ فِيهَا لِغُرُوبِ الشَّمْسِ إِلَى سَمَاءِ الدُّنْيَا فَيَقُولُ أَلَا مِنْ مُسْتَغْفِرٍ لِي فَأَغْفِرَ لَهُ أَلَا مُسْتَرْزِقٌ فَأَرْزُقَهُ أَلَا مُبْتَلًى فَأُعَافِيَهُ أَلَا كَذَا أَلَا كَذَا حَتَّى يَطْلُعَ الْفَجْرُ
Dari [Ali bin Abu Thalib] ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Apabila malam nisfu Sya’ban (pertengahan bulan Sya’ban), maka shalatlah di malam harinya dan berpuasalah di siang harinya. Sesungguhnya Allah turun ke langit bumi pada saat itu ketika matahari terbenam, kemudian Dia berfirman: “Adakah orang yang meminta ampun kepada-Ku, maka Aku akan mengampuninya? Adakah orang yang meminta rezeki maka Aku akan memberinya rezeki? Adakah orang yang mendapat cobaan maka Aku akan menyembuhkannya? Adakah yang begini, dan adakah yang begini…hingga terbit fajar. “
2. Malam Mustajab untuk Berdoa
Keistimewaan malam nisfu Syaban yang lain adalah malam dikabulkan doa atau Lailah Al-Ijabah. Mengapa malam nisfu Syaban disebut malam pengabulan doa? Hal ini dalam hadits Ibnu Abbas disebutkan,
"Lima malam tidak akan ditolak doa di dalamnya, Malam Jumat, Malam Pertama dari bulan Rajab, malam Nisfu Syaban, malam Lailatul Qadar, malam hari raya Idul Adha dan Idul Fitri."
Hal ini juga sebagaimana riwayat Imam Baihaqi dari Ibnu Umar dan Imam Syafii. Dalam Kitabnya Al-Umm, Imam Syafii berkata: "Telah sampai kepda kami bahwa doa dikabulkan pada 5 malam yakni, malam Jumat, malam idul Adha, idul Fitri, malam pertama Bulan rajab, dan malam Nisfu Syaban. Imam Syafii berkata: Saya menyukai apa saja yang dikabarkan tentang malam-malam ini, meski tidak fardhu.
Demikian ulasan mengenai niat baca Yasin di Malam Nisfu Syaban agar hajat terkabul lengkap tata caranya yang bisa muslim amalkan.
Wallahu A'lam
Editor: Kastolani Marzuki
- Sumatra
- Jawa
- Kalimantan
- Sulawesi
- Papua
- Kepulauan Nusa Tenggara
- Kepulauan Maluku