Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Muhammadiyah Tetapkan Awal Puasa Ramadan 2026 Jatuh pada 18 Februari
Advertisement . Scroll to see content

Niat Puasa Nisfu Syaban dan Qadha Ramadhan

Selasa, 04 Februari 2025 - 19:54:00 WIB
Niat Puasa Nisfu Syaban dan Qadha Ramadhan
Niat puasa Nisfu Syaban dan Qadha Ramadhan (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Niat puasa Nisfu Syaban dan Qadha Ramadhan jadi  suatu hal yang wajib diketahui umat Muslim. Syaban merupakan salah satu waktu yang dianjurkan untuk memperbanyak ibadah.

Salah satu bentuk ibadah yang bisa dilakukan adalah puasa Nisfu Syaban. Puasa ini dikerjakan untuk menyambut datangnya bulan Ramadhan dan mendekatkan diri kepada Allah. 

Malam Nisfu Syaban sendiri dimulai sejak malam pergantian hari sebelum pertengahan bulan Sya'ban. Dengan begitu, malam Nisfu Syaban berlangsung pada Kamis, 13 Februari 2025 setelah Maghrib.

Adapun hadits Rasulullah SAW berpuasa di bulan Syaban, salah satunya bersumber dari riwayat Siti Aisyah ra: 

عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهَا قَالَتْ: كَانَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَصُومُ حَتَّى نَقُولَ: لَا يُفْطِرُ؛ وَيُفْطِرُ حَتَّى نَقُولَ: لَا يَصُومُ. وَمَا رَأَيْتُ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اسْتَكْمَلَ صِيَامَ شَهْرٍ قَطُّ إِلَّا رَمَضَانَ، وَمَا رَأَيْتُهُ فِي شَهْرٍ أَكْثَرَ مِنْهُ صِيَامًا فِي شَعْبَانَ. مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ، وَاللَّفْظُ لِمُسْلِمٍ   

Artinya: Diriwayatkan dari ‘Aisyah ra, ia berkata: "Rasulullah saw sering berpuasa sehingga kami katakan: ‘Beliau tidak berbuka’; beliau juga sering tidak berpuasa sehingga kami katakan: ‘Beliau tidak berpuasa’; aku tidak pernah melihat Rasulullah saw menyempurnakan puasa satu bulan penuh kecuali Ramadlan; dan aku tidak pernah melihat beliau dalam sebulan (selain Ramadhan) berpuasa yang lebih banyak daripada puasa beliau di bulan Sya’ban" (Muttafaqun ‘Alaih. Adapun redaksinya adalah riwayat Muslim).

Lantas bagaimana jika masih memiliki hutang puasa Ramadhan? Apakah boleh menggabungkan puasa qadha Ramadhan dan puasa sunnah Syaban? Simak penjelasannya berikut ini.

Hukum Menggabungkan Puasa Nisfu Syaban dan Qadha Ramadhan

Melansir situs NU Online, sebagian kalangan ulama berpendapat niat puasa sunnah yang digabung dengan niat puasa qadha hukumnya sah. 

Dengan kata lain, menggabungkan niat puasa qadha Ramadhan dengan niat puasa Nisfu Syaban diperbolehkan.

Niat Puasa Nisfu Syaban dan Qadha Ramadhan

Melansir buku Tata Cara dan Tuntunan Segala Jenis Puasa, karya Solikhin, 

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ قَضَاءِ فَرْضِ رَمَضَانَ لِلَّهِ تَعَالَى

Latin: Nawaitu shauma ghadin 'an qadhaai fardhi ramadhaana lillahi ta'aalaa.

Artinya: "Aku niat puasa esok hari sebagai ganti fardhu Ramadhan karena Allah Ta'ala."

Demikian ulasan mengenai niat puasa Nisfu Syaban dan Qadha Ramadhan. Semoga bermanfaat!

Editor: Komaruddin Bagja

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut