Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 100 Ucapan Isra Miraj 2026 Penuh Doa dan Hikmah, Cocok Dibagikan di Media Sosial
Advertisement . Scroll to see content

Pengertian Isra Miraj dan Hikmahnya bagi Umat Islam, Lengkap dengan Sejarahnya

Selasa, 13 Januari 2026 - 05:30:00 WIB
Pengertian Isra Miraj dan Hikmahnya bagi Umat Islam, Lengkap dengan Sejarahnya
Ilustrasi pengertian Isra Miraj dan hikmahnya bagi umat Islam. (Foto: Freepik)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Pengertian Isra Miraj dan hikmahnya penting umat Islam ketahui. Perjalanan suci Nabi Muhammad SAW naik ke langit tujuh pada 27 Rajab merupakan bukti kekuasaan dan kebesaran-Nya bahwa segala sesuatu tidak ada yang tidak mustahil bagi Allah. 

Tahun ini, Isra Miraj 2026 jatuh pada hari Jumat, 16 Januari 2026 bertepatan 27 Rajab 1447 H. Momen tersebut lazim diperingati umat islam dengan menggelar berbagai kegiatan keagamaan. Tujuannya untuk mengambil hikmah sekaligus menebalkan keimanan kepada Allah SWt dan Rasul-Nya. 

Pengertian Isra Miraj

Arti Isra Mi'raj secara bahasa berasal dari dua kata, yakni Isra yang berasal dari kata asra-yusri-isra yang berarti memperjalankan. Sedangkan Miraj berarti alat naik atau tangga.

Menurut istilah dalam sejarah Islam, Isra adalah perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram di Mekkah ke Masjidil Aqsha di Yerussalem, Palestina. 

Sedangkan Mi'raj adalah perjalanan Nabi Muhammad SAW dari bumi menuju langit ketujuh, lalu dilanjutkan ke Sidratul Muntaha. Sidaratul Muntaha menjadi akhir perjalanan untuk menerima perintah Allah SWT berupa sholat lima waktu sehari semalam. 

Isra Mi'raj merupakan perjalanan suci Nabi Muhammad Saw dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa di Palestina hingga naik ke langit tujuh Sidratul Muntaha dalam semalam. 

Peristiwa dahsyat itu terjadi pada 27 Rajab di tahun kedelapan kenabian. Tahun ini, Isra Miraj diperingati Senin, 28 Februari 2022.  Ada banyak hikmah dari peristiwa Isra Miraj Nabi SAW. Salah satunya meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah, serta diwajibakknya shalat lima waktu. Peristiwa Isra Mi'raj ini diabadikan dalam Al Quran, Surat Al Isra ayat 1. Allah SWT berfirman:

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ

Latin: Subḥaanalladii asraa bi'abdihii lailam minal-masjidil-ḥaraami ilal masjidil aqshalladzii baaraknaa haulahuu linuriyahuu min aayaatinaa, innahuu huwas samii'ul bashiiir

Artinya: Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al-Masjidil Haram ke Al-Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda kebesaran Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat. (QS. Al Isra:1).

Para ulama hadits menyatakan bahwa Rasulullah SAW menjalani Isra-nya dalam keadaan terjaga, bukan dalam keadaan tidur (mimpi), yaitu dari Mekah ke Baitul Maqdis dengan mengendarai Buraq. 

Nabi Muhammad SAW menempuh perjalanan Isra Mi'raj dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa. Nabi Muhammad Saw. mengendarai Buraq yang dibawa Malaikat Jibril dari Surga.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut