Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Puasa Rajab Berapa Hari? Simak Jadwal, Bacaan Niat dan Keutamaannya
Advertisement . Scroll to see content

Perbedaan Infaq dan Sedekah Beserta Dalilnya, Simak Keutamaannya

Selasa, 13 Desember 2022 - 20:49:00 WIB
Perbedaan Infaq dan Sedekah Beserta Dalilnya, Simak Keutamaannya
Perbedaan infaq dan sedekah penting diketahui Muslim agar tidak salah memaknainya, (Foto: Elements Envato)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Perbedaan infaq dan sedekah beserta dalilnya penting Muslim ketahui agar tidak salah memaknainya. Infaq dan sedekah merupakan amalan ibadah yang dianjurkan dalam ajaran Islam karena besar keutamaannya.

Pengertian Infaq

Muhammad Hadziq dalam modul Fikih Zakat, Infaq dan Sedekah seperti dilansir dari laman pustaka.ut menjelaskan, kata infaq berasal dari bahasa Arab yakni, anfaqa-yunfiqu yang artinya membelanjakan atau membiayai. Kata infaq dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia berarti pemberian atau sumbangan harta dan sebagainya untuk suatu kebaikan. 

Secara khusus infaq ketika dihubungkan dengan upaya realisasi perintah-perintah Allah. Salah satu ayat yang memerintahkan untuk berinfaq ialah dalam Surat Al Baqarah ayat 267

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اَنْفِقُوْا مِنْ طَيِّبٰتِ مَا كَسَبْتُمْ وَمِمَّآ اَخْرَجْنَا لَكُمْ مِّنَ الْاَرْضِ

Artinya: Wahai orang-orang yang beriman, infakkanlah sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari apa yang Kami keluarkan dari bumi untukmu. (QS. Al Baqarah: 267).

Infaq juga menjadi wajib ketika seseorang bernazar sebagaimana disebutkan dalam Surat AL Baqarah ayat 270.

وَمَا أَنْفَقْتُمْ مِنْ نَفَقَةٍ أَوْ نَذَرْتُمْ مِنْ نَذْرٍ فَإِنَّ اللَّهَ يَعْلَمُهُ وَمَا لِلظَّالِمِينَ مِنْ أَنْصَارٍ 

Artinya: Apa saja yang kalian nafkahkan atau apa saja yang kalian nazarkan, maka sesungguhnya Allah mengetahuinya. Orang-orang yang berbuat zalim, tidak ada seorang pelindung pun baginya. (QS. Al Baqarah: 270).

Dari ayat tersebut, diketahui Infaq hanya berkaitan dengan atau hanya dalam bentuk materi atau kebendaan saja. Menurut definisi syariat, bahwa hakikat Infaq berbeda dengan zakat. Infaq tidak mengenal istilah nishab. Setiap orang bisa mengeluarkan infaq, baik yang penghasilan tinggi atau rendah. 

Hukum mengenai infaq ada berbagai macam yakni, wajib, sunnah, mubah dan haram. 

a. Infaq mubah 
Mengeluarkan harta untuk hal-hal yang mubah seperti dalam usaha atau perdagangan.
b. Infaq wajib 
Mengeluarkan harta untuk hal-hal yang wajib seperti dalam pembayaran maskawin, menafkahi istri dan keluarga, dan nazar.
c. Infaq haram 
mengeluarkan harta untuk perkara haram
d. Infaq sunnah 
Mengeluarkan harta dengan niatan sedekah. Infaq jenis ini ada dua macam; infaq untuk jihad dan infaq kepada yang membutuhkan.

Keutamaan Infaq
1. Sarana pembersihan diri 
2. Bentuk realisasi kepedulian sosial 
3. Ungkapan rasa syukur kepada Allah

Pengertian Sedekah

Sedekah berasal dari kata shadaqah yang artinya benar. Artinya orang yang bershadaqah merupakan wujud dari bentuk kebenaran dan kejujurannya akan imannya kepada Allah. 

Namun sedekah mempunyai arti yang lebih luas, yakni tidak hanya materi saja objek yang bisa disedekahkan, bisa juga dengan hal-hal yang bersifat non-materi. 

Dalam bersedekah, seseorang dilarang menyebut-nyebut pemberian dan menyakiti penerima, karena sedekah itu haruslah diniati dengan ikhlas dan karena Allah. 

Dalam QS. al-Baqarah ayat 264 disebutkan

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لَا تُبْطِلُوْا صَدَقٰتِكُمْ بِالْمَنِّ وَالْاَذٰىۙ كَالَّذِيْ يُنْفِقُ مَالَهٗ رِئَاۤءَ النَّاسِ وَلَا يُؤْمِنُ بِاللّٰهِ وَالْيَوْمِ الْاٰخِرِۗ

Artinya: Wahai orang-orang yang beriman, jangan membatalkan (pahala) sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti (perasaan penerima), seperti orang yang menginfakkan hartanya karena riya (pamer) kepada manusia, sedangkan dia tidak beriman kepada Allah dan hari Akhir. (QS. Al Baqarah: 264).

Hukum dari sedekah adalah sunah, yaitu suatu suatu amalan yang apabila diamalkan (dikerjakan) akan mendapatkan pahala dan apabila tidak diamalkan (ditinggalkan) tidak akan mendapatkan dosa.

Keutamaan Sedekah

1. Mencegah Kematian Buruk

Orang yang suka bersedekah akan dilindungi oleh Allah SWT dari kematian yang buruk. Hal ini sesuai sabda Rasulullah SAW:

قال النبي صلى الله عليه وسلم: {الصَّدَقَةُ تَمْنَعُ مِيتَةَ السُّوءِ}.

Nabi Muhammad SAW bersabda : "Sedekah itu bisa mencegah kematian buruk".

2. Peredam Murka Allah

Bersedekah selain mendatangkan pahala berlipat, juga menghindari murka Allah.

وقال صلى الله عليه وسلم: {صَدَقَةُ السِّرِّ تُطْفِىءُ غَضَبَ الرَّبِّ وَصَدَقَةُ العَلاَنِيَةِ جُنَّةٌ مِنَ النَّار}.

Nabi Muhammas SAW bersabda : "Sedekah sirri (secara rahasia) memadamkan murka Allah dan sedekah secara terang-terangan merupakan perisai dari neraka”.

3. 70 Pintu Keburukan Ditutup

وقال صلى الله عليه وسلم: {الصَّدَقَةُ تَسُدُّ سَبْعِيْنَ بَابًا مِنَ السُّوءِ}.

Nabi SAWbersabda : "Sedekah itu bisa menutup 70 pintu keburukan”.

4. Didoakan Malaikat

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَا مِنْ يَوْمٍ يُصْبِحُ الْعِبَادُ فِيهِ إِلَّا مَلَكَانِ يَنْزِلَانِ فَيَقُولُ أَحَدُهُمَا اللَّهُمَّ أَعْطِ مُنْفِقًا خَلَفًا وَيَقُولُ الْآخَرُ اللَّهُمَّ أَعْطِ مُمْسِكًا تَلَفًا

Dari Abu Hurairah radliallahu anhu bahwa Nabi Shallallahualaihiwasallam bersabda: "Tidak ada suatu hari pun ketika seorang hamba melewati paginya kecuali akan turun (datang) dua malaikat kepadanya lalu salah satunya berkata; "Ya Allah berikanlah pengganti bagi siapa yang menafkahkan hartanya", sedangkan yang satunya lagi berkata; "Ya Allah berikanlah kehancuran (kebinasaan) kepada orang yang menahan hartanya (bakhil) ". (HR. Bukhari) [No. 1442 Fathul Bari] Shahih.

5. Menolak Bala

Orang yang suka bersedekah hidupnya insyaallah akan dijauhkan dari marabahaya dan dipanjangkan umurnya dalam artian hidupnya dipenuhi keberkahan.

وقال صلى الله عليه وسلم: {الصَّدَقَةُ تَرُدُّ البَلاَء وَتُطَوِّلُ العُمْرَ}.

Nabi Muhammad SAW bersabda: “Sedekah itu menolak bala dan memanjangkan umur”.

Perbedaan Infaq dan Sedekah

Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa infaq dan sedekah memiliki arti berbeda. Infaq artinya mengeluarkan dan membelanjakan harta untuk donasi atau kebutuhan yang bersifat konsumtif. Sedangkan sedekah adalah membelanjakan harta atau mengeluarkan dana dengan tujuan mendekatkan diri kepada Allah, yaitu maksudnya adalah ibadah atau amal shalih.

Letak perbedaan infaq dan sedekah ini berada pada batasan yang diberikan. Dalam syariat, pengertian sedekah sebenarnya sama dengan pengertian infaq, termasuk di dalamnya hukum dan ketentuannya. 

Infaq hanya terbatas pada materi berupa harta, sementara sedekah cakupannya lebih luas bukan hanya materi saja, tapi juga non-materi, seperti senyuman. Jadi, sedekah maknanya lebih luas dibandingkan infaq dan zakat.

Itulah perbedaan infaq dan sedekah beserta dalil dan keutamaannya yang perlu muslim ketahui.

Wallahu A'lam

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut