Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Niat Sholat Sunnah Malam Isra Miraj 27 Rajab, Lengkap Tata Cara dan Hukumnya
Advertisement . Scroll to see content

Sejarah Shalat 50 Waktu jadi 5 Waktu dalam Isra Miraj, Berawal Protes Nabi Musa?

Jumat, 16 Januari 2026 - 05:30:00 WIB
Sejarah Shalat 50 Waktu jadi 5 Waktu dalam Isra Miraj, Berawal Protes Nabi Musa?
Umat Islam diwajibkan melaksanakan shalat 5 waktu dalam sehari semalam. (Foto: Dok.iNews)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Sejarah shalat 50 waktu menjadi 5 waktu merupakan salah satu hikmah dalam Peristiwa Isra Miraj Nabi Muhammad SAW pada 27 Rajab. Tahun ini, peringatan Isra Miraj jatuh pada hari Jumat, 16 Januari 2026.

Isra Miraj secara bahasa berasal dari dua kata, yakni Isra yang berasal dari kata asra-yusri-isra yang berarti memperjalankan. Sedangkan Miraj berarti alat naik atau tangga. 

Menurut istilah dalam sejarah Islam, Isra adalah perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram di Mekkah ke Masjidil Aqsha di Yerussalem, Palestina. Sedangkan Miraj adalah perjalanan Nabi Muhammad SAW dari bumi menuju langit ketujuh, lalu dilanjutkan ke Sidratul Muntaha. 

Sidaratul Muntaha menjadi akhir perjalanan untuk menerima perintah Allah SWT berupa sholat lima waktu sehari semalam. Menyambut peristiwa Isra Miraj, beberapa masyarakat Muslim di Indonesia biasa menyelenggarakan berbagai acara keagamaan.  

Dikutip dari Buku Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) Madrasah Aliyah kelas X terbitan Kemenag, perjalanan Isra Nabi Muhammad SAW dengan Malaikat Jibril menuju Masjidil Aqsha di Palestina diawali dengan singgah di lima tempat.

Setelah menjadi imam shalat di Masjid Al Aqsa, Rasulullah SAW bersama Malaikat Jibril menuju Sidratil muntaha untuk menghadap Allah Swt. Setelah melewati ke tujuh lapis langit tersebut Rasulullah Saw diajak ke Baitul Makmur tempat para malaikat melaksanakan thawaf. 

Muslim wajib mengimani peristiwa Isra Miraj Nabi Muhammad SAW yang telah disebutkan dalam Al Quran, Surat Al Isra ayat 1. Allah SWT berfirman:

سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ

Artinya: Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al-Masjidil Haram ke Al-Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda kebesaran Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat. (QS. Al Isra:1).

Salah satu hikmah dari peristiwa Isra Miraj itu yakni diperintahkannya shalat 5 waktu. Perintah shalat ini diterima Nabi Muhammad SAW langsung ketika bertemu Allah SWT dalam Mi'rajnya. Namun, ada sejarah di balik diperintahkannya shalat 5 waktu.

Sejarah Shalat 50 Waktu Jadi 5 Waktu

Ulama kharismatik NU, KH Bahauddin Nursalim (Gus Baha) dalam kajiannya tentang peristiwa Isra M'raj menjelaskan, berdasarkan kitab Fathul Barri karya Ibnu Hajar Al Asqalani disebutkan, bahwa salah satu barokah protesnya Nabi Musa as yakni perintah shalat 50 waktu menjadi 5 waktu. 

Nabi Musa tidak ikhlas ketika mengetahui Nabi Muhammad SAW mendapat perintah shalat 50 kali (waktu).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut