10 Alasan Menikahi Sahabat Jadi Keputusan Tepat
JAKARTA, iNews.id – Menikah menjadi momen yang ditunggu-tunggu oleh banyak orang. Kenyataannya, tidak sedikit yang belum mempunyai pasangan dan masih bingung menentukan pilihan.
Padahal, bisa jadi jodoh kamu adalah orang terdekat. Dia adalah sahabat yang selama ini menjadi tempat curahan hati saat kamu butuhkan.
Nah, berikut fakta menarik menikah dengan sahabat adalah keputusan yang tepat, seperti dikutip dari Boldsky, Minggu (2/2/2020).
1. Kalian mengenal satu sama lain dengan sangat baik.
Sahabat mengetahui banyak hal, seperti seberapa besar nilai ujian kamu, apa yang membuat kamu marah, apa jenis makanan yang kamu sukai, dan lainnya sebagainya. Sebagai sahabat, kalian mengetahui satu sama lain apa yang disuka atau tidak disukai. Itu tidak akan salah jika sahabat kamu bisa menjadi rekan dalam kesusahan, tanpa ada keraguan. Ketika menikahi sahabat, kamu sudah mengenalnya lebih dalam.
2. Kalian percaya satu sama lain.
Sahabat adalah orang yang kita percaya, bahkan dengan menutup mata. Kamu tahu bahwa sahabat selalu ada di sisi kamu dan selalu mengawasi setiap saat. Kalian berdua percaya pendapat satu sama lain, pilihan, dan sugesti sebagai orang yang peduli satu sama lain. Kamu tahu sahabat tidak akan menyakiti dan memanfaatkan.
3. Kalian memainkan peran penting dalam kehidupan satu sama lain.
Sebagai sahabat, kamu pasti berperan penting dalam kehidupan satu sama lain. Seperti saling mendukung saat susah atau kamu pindah untuk melanjutkan studi ke jenjang lebih tinggi. Kamu saling memberikan saran terbaik dan motivasi. Kamu tahu pentingnya satu sama lain dan jarang melakukan hal yang merusak hubungan.
4. Kalian akan menjaga kelemahan satu sama lain.
Tidak dapat disangkal bahwa kalian sangat menyadari kelemahan dan kekuatan satu sama lain. Tidak ada seorang pun yang bisa melihat airmatamu lebih banyak dibanding sahabat. Sahabat tahu kerapuhan kamu.
5. Kalian akan sangat cocok.
Sejak kalian berdua saling mengenal tentang satu sama lain, kalian sudah membagikan zona nyaman seperti memilih baju, menyiapkan makanan, kalian akan menyadari kesukaan atau ketidaksukaan masing – masing. Oleh karena itu, pasangan selalu mengetahui apa yang kamu pikirkan. Bahkan ketika kamu sedih, dia akan menyadari dan melakukan apa pun untuk membuat lukamu hilang.
6. Kamu tetap menjadi diri sendiri.
Bersama sahabat, kamu bisa mengeluarkan sisi aneh dan gila. Kamu tahu bahwa sahabat tidak akan pernah menghakimi kamu karena dia sudah menyadari kebiasaanmu. Kamu tidak harus berpura–pura untuk menjadi orang lain atau beraksi mengikuti rekan kamu. Dia mengenal kekanak-kanakan kamu, sehingga kamu bisa bahagia menjadi diri sendiri. Kamu dapat memberi tahu pada dia tentang ketakutan, keinginan, harapan dan banyak lagi.
7. Kalian mengetahui rahasia terdalam satu sama lain.
Tidak seorang pun yang suka membagikan perasaan terdalamnya ke banyak orang. Sama dengan kamu akan lebih memilih untuk berbagi perasaan dan rahasia dengan sahabat. Dia mengetahui yang kamu taksir ketika SMA dan bagaimana kamu tidak pernah serius melewati tes. Tapi, sahabat tidak pernah menghakimi karena pilihan kamu dan itu yang membuatnya unik.
8. Kalian mengetahui tujuan masing–masing.
Kalian akan sangat mengetahui minat dan tujuan satu sama lain. Tak hanya itu, kalian berdua akan saling dukung untuk mimpi tergila satu sama lain. Dan, kalian berdua mungkin memiliki tujuan yang sama dan selanjutnya membuat kalian lebih dekat. Kamu akan memastikan bahwa kalian berdua menghormati tujuan masing–masing seperti kamu menghormati tujuan dan mimpi sendiri.
9. Kalian tidak perlu mengesankan satu sama lain.
Orang–orang biasanya mencoba untuk mengesankan orang yang mereka taksir, tapi jika kamu menikahi sahabat, kalian tidak perlu takut. Kamu bisa mengenakan piyama longgar, kaus longgar yang nyaman dan dia tidak akan mengeluh. Kamu dapat berpakaian sesuai yang kamu mau tanpa dihakimi.
10. Kamu akan masih memiliki seseorang untuk berbagi perasaan.
Kadang–kadang orang akan sibuk dengan hidup dan mimpinya. Anda mungkin akan merasa tidak mempunyai seseorang untuk berbagi perasaan dan pikiran. Tapi ketika menikahi sahabat, kamu tidak perlu khawatir akan kehilangan teman yang selalu ada. Kalian akan selalu bersama saat suka dan duka. Kamu dapat berbagi pikiran, pendapat, perasaan dengannya tanpa ada keraguan.
Editor: Tuty Ocktaviany