10 Fakta Mengejutkan Met Gala 2026: Harga Tiket Rp1,7 Miliar hingga Debut Jisoo!
NEW YORK, iNews.id – Met Gala 2026 resmi dimulai. Di tahun ini, Met Gala membawa aura yang berbeda, karena di saat Washington D.C. sedang mencekam akibat insiden keamanan di dekat Gedung Putih, tangga Metropolitan Museum of Art justru memancarkan binar kristal dan visi artistik yang tak terbendung.
Mengusung tema eksibisi 'Costume Art' dengan dress code 'Fashion is Art', Met Gala 2026 bukan sekadar tentang pakaian, melainkan tentang tubuh manusia yang bertransformasi menjadi kanvas hidup.
Penasaran seperti apa fakta-fakta menarik dan mengejutkan di balik Met Gala 2026? Simak berita selengkapnya hanya di artikel ini.

Momen yang paling dinantikan dunia K-Pop akhirnya tiba. Jisoo resmi melakukan debut Met Gala-nya dan langsung menghebohkan internet.
Geger! Ada Walid di Met Gala 2025, Ini Faktanya
Mengenakan gaun custom Dior rancangan Jonathan Anderson, Jisoo tampil memukau dengan siluet strapless column dress yang dipenuhi gradasi payet putih, pink pastel, dan abu-abu mutiara. Visualnya yang disebut menyerupai "Miss Korea" ini dipermanis dengan perhiasan mewah dari Cartier.
Sang Ratu Pop, Madonna, memberikan interpretasi paling literal dan gelap untuk tema tahun ini. Mengenakan gaun hitam gothic karya Anthony Vaccarello (Saint Laurent), ia tampil dengan aksesori topi kapal bajak laut yang dibalut kain transparan.
Hamil Anak Ketiga, Rihanna Pamer Perut Besar di Met Gala 2025
Penampilannya yang bernuansa horor mistis ini semakin lengkap dengan iringan tujuh model bermata tertutup, menciptakan suasana teatrikal yang mencekam di karpet merah.
Eksklusivitas Met Gala mencapai level baru. Tahun ini, harga tiket individu dilaporkan menembus angka 100.000 dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp1,7 miliar. Kenaikan drastis ini menjadikan Met Gala 2026 sebagai acara penggalangan dana paling mahal dalam sejarah Costume Institute.
5 Artis Tampil Berani di Met Gala 2025, Lisa BLACKPINK hingga Sabrina Carpenter
Tema tahun ini adalah 'Costume Art', yang mengeksplorasi hubungan mendalam antara tubuh manusia dan pakaian sebagai media seni. Pameran utamanya menampilkan hampir 400 objek yang memadukan busana bersejarah dengan karya seni rupa seperti patung dan lukisan dari koleksi The Met selama 5.000 tahun terakhir.
Sementara itu, untuk dress code para tamu diminta menerjemahkan pakaian sebagai karya seni rupa. Hal ini menghasilkan busana yang sangat konseptual, mulai dari gaun yang terlihat seperti pahatan marmer hingga busana yang meniru kanvas lukisan.
Bagi rumah mode yang ingin memesan satu meja khusus untuk tamu undangan mereka, biayanya mencapai 350.000 dolar AS atau sekitar Rp5,6 miliar. Meski membayar mahal, setiap tamu yang duduk di meja tersebut tetap harus melalui kurasi dan persetujuan pribadi dari Anna Wintour.

Setelah satu dekade absen, Beyoncé kembali ke tangga Met bukan hanya sebagai tamu, melainkan sebagai Co-Chair. Kehadirannya memberikan validasi bagi tema 'Fashion is Art', di mana ia tampil dengan busana yang lebih menyerupai instalasi seni daripada sekadar gaun malam.
Acara malam ini juga menandai peresmian Condé M. Nast Gallery, ruang pameran baru seluas 12.000 kaki persegi. Di dalamnya, busana-busana bersejarah tidak dipajang di manekin biasa, melainkan pada manekin dengan wajah baja mengkilap yang memantulkan bayangan pengunjung, menciptakan interaksi antara penonton dan karya seni.
Eksibisi tahun ini secara berani menampilkan kategori busana berdasarkan perubahan fisik manusia, termasuk segmen 'The Pregnant Body' dan 'The Aging Body'. Ini adalah langkah besar dalam menunjukkan bahwa seni fashion bersifat universal dan melampaui standar kecantikan konvensional.
Di balik kemegahan acara, Madonna memanfaatkan momen ini untuk mengumumkan proyek musik terbarunya, 'Bring Your Love', sebuah kolaborasi dengan bintang pop masa kini, Sabrina Carpenter. Keduanya terlihat berbincang akrab di Great Hall, memadukan dua generasi ikon pop dunia.
Fakta yang tak bisa diabaikan adalah suasana paradoks yang tercipta. Sementara para selebriti berpose di depan ribuan kamera, hanya beberapa jam sebelumnya Washington D.C. mengalami ketegangan akibat penembakan di kawasan Gedung Putih.
Kontras antara keindahan mutlak dan realitas keamanan ini menjadi narasi terdalam yang mewarnai Met Gala tahun ini.
Editor: Muhammad Sukardi