Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Peserta Audisi Miss Indonesia 2026 Bawa Tari Ratoh Jaroe, Kenalkan Budaya Aceh ke Panggung Nasional
Advertisement . Scroll to see content

2nd RU Miss Indonesia 2019 Semangati Anak-Anak Mengejar Impian

Sabtu, 16 Maret 2019 - 10:58:00 WIB
2nd RU Miss Indonesia 2019 Semangati Anak-Anak Mengejar Impian
2nd RU Miss Indonesia 2019 Sharon M. Sumolang menggelar acara crowdfunding campaign. (Foto: MNC Media)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Center for Indonesian Policy Studies (CIPS)  menggandeng Miss Indonesia Organization yang diwakili 2nd RU Miss Indonesia 2019 Sharon M. Sumolang menggelar acara "crowdfunding campaign”. Acara ini bertujuan untuk penggalangan donasi beasiswa anak-anak sekolah dasar.

Sekolah dasar tersebut di antaranya Madrasah Ibtidaiah (MI) Tunas Karya, MI Raudlatul Islamiyah, MI Al-Muawanatul Khaeriyah, SDI Suraya, dan SDS Bina Pusaka, di mana donasi beasiswa yang terkumpul nantinya akan disalurkan oleh CIPS pada Mei 2019 untuk kebutuhan uang pangkal sekolah menengah pertama.

2nd RU Miss Indonesia 2019 Sharon M. Sumolang yang turut hadir di acara "crowdfunding campaign” di MI Tunas Karya Tambora memberikan kelas motivation kepada anak-anak.

"Ketika saya ditawari kerja sama untuk program dari CIPS ini, saya melihat ada kesamaan value dan visi misi dengan saya, di mana saya percaya bahwa anak-anak harus mengenyam pendidikan dan harus mendapat akses terhadap edukasi di Indonesia," ucap Sharon di MI Tunas Karya Tambora, Jakarta, Jumat 15 Maret 2018.

Dia menjelaskan, dengan melihat kesamaan keselarasan value antara dirinya dan CIPS yang ingin terus sharing mengenai pendidikan membuat Sharon tidak memiliki keraguan sama sekali dan itu yang melatarbelakangi dirinya mau ikut terjun bertemu anak-anak, melihat mereka untuk belajar.

"Buat saya, itu suatu pengalaman berharga. Hari ini kami datang ke sekolah, bertemu dengan anak-anak yang punya potensi besar, punya mimpi yang luar biasa, saya kasih mereka motivasi, mengajak mereka untuk apa pun kondisi yang mereka hadapi. Bagaimana kondisi ekonomi mereka, itu tidak boleh membuat mimpi mereka surut, harus tetap punya mimpi yang besar dan terus sekolah tidak cuma sampai sekolah dasar," kata Sharon.

Dia berharap melalui kegiatan seperti ini, selain anak-anak terbantu dan mimpi mereka dikembalikan lagi, keinginan mereka menggapai mimpi, keinginan kuat mereka untuk belajar pulih kembali. 

"Saya berharap hal ini menginspirasi lembaga masyarakat lain berkontribusi nyata kerja sama memberi beasiswa dan membantu anak-anak lain," ujar Sharon.

"Sebelumnya di kuliah memang sudah aktif di himpunan dan pernah jadi kakak asuh. Saya melihat antusiasme anak-anak ini mirip sekali dengan waktu saya pergi ke India dan mengajar di sana. Melihat seperti itu lagi sekarang, buat saya bahagia dan semangat untuk membantu mereka. Anak-anak di sini punya cita-cita beragam. Ada yang mau jadi dokter, aktris, penyanyi, lucu-lucu dan semuanya tidak ada yang mustahil," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah MI Tunas Karya Jamaludin Dina mengungkapkan rasa terima kasih karena telah berkunjung. Dia berharap, semoga kegiatan ini membantu sekolah MI Tunas Karya ke depannya.

"Sangat mendukung program ini untuk anak-anak yang tidak mampu, apalagi ketika lulus dari sekolah swasta itu membutuhkan biaya. Dengan adanya CIPS ini, sangat membantu untuk orang tidak mampu. Saya juga mengharapkan agar pemerintah lebih membantu lagi untuk madrasah, guru honorer, dan saya mohon bantuannya untuk meja karena kami memiliki ekstrakulikuler silat, komputer tidak ada dan ingin ada marching band untuk menambah kegiatan siswa," tutur Jamaludin. (Iman Firmansyah)

Editor: Tuty Ocktaviany

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut