Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Denada Blak-blakan soal Operasi Plastik Bokong, Recovery Lebih Berat dari Facelift
Advertisement . Scroll to see content

5 Fakta Operasi Plastik Denada di Turki, Pasang Implan di Bokong 350 CC

Minggu, 08 November 2026 - 05:39:00 WIB
5 Fakta Operasi Plastik Denada di Turki, Pasang Implan di Bokong 350 CC
Berikut fakta-fakta menarik operasi plastik Brazilian Butt Lift (BBL) yang dilakukan Denada di Turki. (Foto: Instagram Denada)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Penyanyi Denada Tambunan kembali menjadi sorotan setelah blak-blakan mengungkap pengalaman menjalani operasi plastik Brazilian Butt Lift (BBL) di Turki. Denada juga membagikan detail prosedur hingga perjuangan menjalani pemulihan.

Operasi BBL yang dijalaninya sekitar dua pekan lalu tersebut menjadi pengalaman paling berat dibandingkan sejumlah operasi plastik sebelumnya. Bahkan, Denada harus menjalani pemulihan dengan pantangan tidak boleh duduk maupun tidur telentang selama dua bulan.

Berikut fakta-fakta menarik operasi BBL Denada di Turki yang dirangkum iNews.id.

1. Denada Pasang Implan Bokong 350 CC

Denada mengungkapkan prosedur BBL yang dijalaninya menggunakan kombinasi implan silikon dan transfer lemak tubuh. Implan yang dipasang berukuran 350 cc, sementara lemak tubuh juga ditambahkan pada sejumlah bagian bokong dan pinggul.

"Implannya 350 cc, tapi juga dimasukin body fat juga. Jadi body fat di sebelah kanan kiri, lalu di belakang juga dikasih body fat, tapi di belakang ada implannya 350 cc," ujar Denada.

2. Operasi BBL Dilakukan di Turki

Denada memilih Turki setelah melakukan riset panjang mengenai prosedur BBL. Dia juga mempertimbangkan pengalaman dokter serta hasil operasi yang pernah dilihat dari sejumlah temannya.

Menurut Denada, BBL termasuk prosedur bedah kecantikan yang memiliki risiko medis tinggi sehingga membutuhkan pertimbangan matang sebelum dijalani.

3. Tak Boleh Duduk Selama 2 Bulan

Salah satu hal paling mengejutkan dari pengalaman Denada menjalani BBL adalah masa pemulihan yang panjang. Dia mengaku tidak boleh duduk maupun tidur telentang selama dua bulan.

Selain itu, Denada juga harus mengenakan korset sepanjang masa pemulihan untuk mengikuti ketentuan perawatan setelah operasi.

4. Recovery BBL Lebih Berat dari Facelift

Denada mengaku pernah menjalani sejumlah operasi plastik, mulai dari operasi hidung, pembesaran payudara hingga facelift. Namun, BBL menjadi prosedur dengan masa pemulihan paling tidak nyaman yang pernah dialaminya.

"Jujur ya, ini adalah prosedur operasi plastik yang paling tidak nyaman dibandingin hidung, dibandingin breast augmentation, dibandingin facelift. Karena recovery-nya panjang," katanya.

5. Operasi Bukan karena Insecure

Denada menegaskan keputusannya menjalani operasi BBL bukan karena merasa tidak percaya diri dengan penampilan. Dia ingin mengembalikan proporsi tubuh setelah mengalami penurunan berat badan drastis dalam beberapa tahun terakhir.

"Bukan insecure ya, tapi kepengin happy aja. Karena aku turun berat badan lumayan banyak dalam waktu berapa tahun terakhir ini, sehingga aku merasa sepertinya jadi kurang harmonis lagi bentuknya," ucapnya.

Meski harus menjalani pemulihan yang berat, Denada mengaku tidak menyesali keputusan tersebut. Dia justru merasa bahagia dengan hasil operasi BBL yang dijalaninya di Turki.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut