Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kasus Adik Keisya Levronka Jatuh dari Lantai 6 Kampus Viral Lagi, Keluarga Minta Keadilan
Advertisement . Scroll to see content

Adik Keisya Levronka Jatuh dari Lantai 6 Gedung Kampus, Untar Buka Suara!

Rabu, 04 Februari 2026 - 09:05:00 WIB
Adik Keisya Levronka Jatuh dari Lantai 6 Gedung Kampus, Untar Buka Suara!
Adik Keisya Levronka terjatuh dari lantai 6 gedung kampus, pihak Untar pun akhirnya angkat suara. (Foto: Youtube)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Viral di media sosial adik dari penyanyi Keisya Levronka, Lexi Valleno Havlenda, jatuh dari lantai 6 gedung kampusnya. Insiden ini terjadi dua tahun lalu dan kembali diungkit ibunda Keisya, Levi Leonita Davies. 

Ya, melalui Instagram, Levi Leonita menjelaskan kronologi hingga kondisi terkini Lexi Valleno Havlenda usai terjatuh dari lantai 6 gedung kampusnya dua tahun silam. Publik pun memberi perhatian pada kasus ini dan mendukung langkah lanjutan yang dilakukan keluarga Lexi. 

Di sisi lain, pihak Universitas Tarumanagara (Untar) yang menjadi institusi tempat Lexi kuliah angkat bicara terkait tragedi mengerikan tersebut. Untar menjelaskan kronologi kejadian sekaligus pernyataan klarifikasi atas viralnya kasus ini.

Lantas, apa tanggapan Untar atas tragedi jatuhnya adik Keisya Levronka dari lantai 6 gedung kampus? Simak pembahasan selengkapnya di artikel ini.

Kondisi adik Keisya Levronka sekarang. (Foto: Youtube)
Kondisi adik Keisya Levronka sekarang. (Foto: Youtube)

Klarifikasi Untar atas Insiden Jatuhnya Adik Keisya Levronka dari Lantai 6 Gedung Kampus

Melalui pesan yang diterima iNews.id pada Rabu 4 Februari 2026, pihak Untar menegaskan bahwa insiden terjadi saat Lexi sedang melakukan kegiatan latihan wall climbing bersama Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) tanpa memiliki izin berkegiatan dari universitas. 

Kegiatan terebut dilakukan pada Jumat, 29 Maret 2024 yang merupakan hari libur nasional karena bertepatan dengan peringatan Wafat Isa Al Masih. Pada hari tersebut, operasional kampus tidak berlangsung sebagaimana biasanya, termasuk keterbatasan layanan fasilitas penanganan darurat. 

"Pihak keamanan kampus pada saat itu telah melarang pelaksanaan kegiatan, namun larangan tersebut tidak diindahkan, sehingga latihan tetap dilaksanakan," ungkap pihak Untar dalam keterangan resminya. 

"Kami perlu menegaskan bahwa sejak insiden terjadi, universitas telah melakukan komunikasi dan ruang dialog bersama pihak keluarga. Untar juga telah menawarkan dukungan kemanusiaan sesuai kewenangan serta kapasitas institusi sebagai bentuk tanggung jawab moral dan dukungan akademik," tambah mereka. 

Lebih lanjut, pihak Untar menegaskan bahwa dalam proses dialog dengan keluarga Lexi, Untar telah menyampaikan kesediaan untuk memberikan bantuan secara proporsional dalam ruang lingkup yang dapat dilakukan institusi. 

Namun demikian, hingga saat ini belum tercapai kesepakatan karena belum adanya titik temu dari kedua pihak terkait permintaan keluarga dan cakupan dukungan yang dapat dipenuhi Untar. 

"Untar menyesalkan terjadinya musibah ini dan terus berkomitmen memperkuat pembinaan serta pengawasan kegiatan kemahasiswaan agar seluruh aktivitas dapat berlangsung sesuai prosedur keselamatan, demi mencegah kejadian serupa terulang," ungkap Untar. 

Dalam pernyataan yang sama, Untar pun menyampaikan bahwa pihaknya menghargai perhatian dan kepedulian masyarakat terhadap isu ini. Untar berharap agar seluruh pihak dapat menyikapi persoalan ini secara bijaksana dan memberikan ruang bagi proses yang sedang berjalan, sehingga informasi dapat dipahami secara menyeluruh dan objektif.

"Untar senantiasa berkomitmen menjaga keselamatan mahasiswa serta menciptakan lingkungan kampus yang aman, kondusif, dan mendukung seluruh kegiatan akademik maupun non-akademik," ungkap Untar.

Sebagai informasi, hingga kini ibunda Lexi masih terus berupaya mencari keadilan untuk anaknya. Lexi dikabarkan mengalami cedera serius atas insiden jatuh dari lantai 6 gedung kampus. Hingga kini, Lexi belum bisa beraktivitas normal.

Editor: Muhammad Sukardi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut