Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Film Kamu Tidak Sendiri, Sebuah Kecelakaan yang Membuka Hati Tokoh Adinia Wirasti
Advertisement . Scroll to see content

Adinia Wirasti Bintangi Film Kamu Tidak Sendiri, Banyak Pesan Moral untuk Perempuan

Senin, 10 Januari 2022 - 21:09:00 WIB
Adinia Wirasti Bintangi Film Kamu Tidak Sendiri, Banyak Pesan Moral untuk Perempuan
Adinia Wirasti. (Foto: IG)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Aktris Adinia Wirasti bintangi film bertajuk Kamu Tidak Sendiri dari rumah produksi MNC Pictures. Kali ini, dia berperan sebagai Mira, sosok perempuan karier yang independen dengan watak yang keras dan tegas.

Film ini memperlihatkan pergolakan batin Mira yang terjebak dalam trauma masa lalunya. Bahkan, Mira merasa sangat takut untuk bersentuhan dengan orang lain karena kenangan buruknya itu.

“Berkaitan dengan trauma Mira waktu kecil, yang ketika disentuh akhirnya menjadi takut,” tutur Adinia Wirasti dalam konferensi pers, Senin (10/1/2022).

Menurut Adinia, kejadian ini tentu kerap dialami banyak orang tanpa memandang status dan jabatannya. Pada akhirnya, manusia sekuat apapun akan tetap menjadi manusia biasa ketika dihadapkan dengan kenangan buruk itu

“Dalam hidup kita kan ada hal-hal yang seperti itu, siapapun kita apapun jabatan kita ketika sudah dihadapkan pada hal itu, kita hanya akan menjadi manusia biasa,” ujar Andinia Wirasti.

Di samping itu, film ini juga memiliki pesan moral yang begitu besar, salah satunya isu kesetaraan gender. Ya, Adinia Wirasti akan menunjukkan bahwa wanita juga pantas mendapat keadilan layaknya pria dalam berbagai aspek kehidupan. Ini menjadi salah satu alasan masyarakat Indonesia harus menonton filmnya.

“Cinema experience nya itu keren banget sih,” kata Andinia Wirasti.

Aktris 34 tahun itu enggan membeberkan pesan moral dari film tersebut. Pasalnya, dia ingin para penontonnya menciptakan interpretasi sendiri terkait pesan dari film Kamu Tidak Sendiri ini.

“Nonton aja, nanti baru kita diskusi,” kata Andinia.

Bagi Andinia, perbedaan pandangan mengenai pesan dari film tersebut justru menjadi unsur kebersamaan tersendiri, di mana para penonton bisa merasakan apa yang dirasakan dan dialami oleh tokoh film tersebut. 

“Jadi lewat film ini kebersamaannya itu adalah bagaimana kita menjadi seorang story-teller, kalau dianalogikan aku mau jadi semacam cermin aja, biar penonton yang tentukan,” tuturnya lagi.

Editor: Dyah Ayu Pamela

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut