Adly Fairuz Ngaku Nama Baiknya Rusak gegara Kasus Dugaan Penipuan Tes Akpol
JAKARTA, iNews.id – Artis Adly Fairuz mengungkapkan kekecewaannya setelah namanya terseret dalam kasus dugaan penipuan tes Akademi Kepolisian (Akpol) senilai Rp5 miliar. Ia mengaku reputasi yang dibangunnya selama bertahun-tahun di industri hiburan kini tercoreng akibat gugatan perdata tersebut.
Adly menilai pemberitaan yang berkembang telah menggiring opini publik seolah dirinya merupakan otak di balik dugaan penipuan itu. Padahal, menurutnya, fakta yang sebenarnya masih harus dibuktikan melalui proses hukum.
“Kerugiannya banyak, terutama soal nama baik. Ini bukan cuma soal saya, tapi juga keluarga dan orang-orang terdekat yang ikut terdampak,” ujar Adly dalam konferensi pers di Jakarta.
Ia mengaku terpukul karena stigma negatif langsung melekat di tengah masyarakat begitu namanya dikaitkan dengan kasus tersebut. Sebagai figur publik, Adly menyebut satu tudingan saja sudah cukup untuk merusak kepercayaan publik dan mengganggu karier profesionalnya.
Kuasa hukum Adly, Aga Khan, menegaskan kliennya tidak pernah mengaku sebagai cucu seorang Jenderal, sebagaimana dituduhkan oleh penggugat. Ia menyayangkan narasi yang berkembang justru menempatkan Adly sebagai pihak paling disalahkan, sementara keterlibatan pihak lain seolah terabaikan.
“Pemberitaan yang ada sekarang sangat mengarah ke klien kami, seakan-akan semua ini dia yang menciptakan. Padahal faktanya tidak demikian,” kata Aga Khan.
Menurutnya, Adly bahkan telah menunjukkan itikad baik dengan mengembalikan sebagian dana secara bertahap. Namun, proses tersebut terhambat karena adanya dua pihak lain yang hingga kini tidak kooperatif dan masih dalam pencarian aparat.
Sementara itu, kuasa hukum lainnya, Andi Gultom, mempertanyakan kekuatan gugatan yang dilayangkan penggugat. Ia menilai unsur wanprestasi dan legal standing dalam perkara tersebut tidak jelas, sehingga semakin memperburuk citra kliennya tanpa dasar hukum yang kuat.
Ironisnya, Andi menyebut hingga kini pihak Adly belum menerima panggilan resmi dari Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Hal itu membuat absennya Adly dalam persidangan justru disalahartikan sebagai sikap tidak kooperatif, yang kembali merugikan nama baik sang artis.
Adly pun menegaskan dirinya siap mengikuti seluruh proses hukum yang berjalan. Ia berharap kebenaran dapat terungkap agar stigma negatif yang telanjur melekat bisa diluruskan.
“Saya hanya ingin semuanya dibuktikan secara hukum. Saya percaya kebenaran akan keluar, dan saya bisa memulihkan nama baik saya,” pungkasnya.
Editor: Muhammad Sukardi