Agnez Mo Pakai Gaun dari Celana Bekas Pasar Senen, Ivan Gunawan Desainernya!
JAKARTA, iNews.id – Penampilan Agnez Mo menyimpan cerita tak biasa. Salah satu gaun yang dikenakannya ternyata dibuat dari gabungan celana jeans bekas hasil thrifting di Pasar Senen, Jakarta.
Fakta menarik di balik penampilan itu adalah dress Agnez Mo tersebut merupakan rancangan desainer Indonesia, Ivan Gunawan.
Fakta ini diungkapkan Ivan Gunawan melalui unggahan di akun Instagram pribadinya. Dia memperlihatkan bagaimana potongan-potongan jeans bekas dapat diolah menjadi gaun dengan siluet berani, edgy, dan penuh karakter untuk Agnez Mo.
"Dari celana jeans hasil thrifting di Pasar Senen, menjadi sebuah gaun yang punya karakter dan cerita," tulis Ivan Gunawan dalam unggahannya, dikutip Kamis (15/10/2026).
Alih-alih menggunakan material baru, Ivan memilih memanfaatkan jeans bekas yang ditemukan di Pasar Senen. Potongan demi potongan bahan tersebut kemudian disusun kembali hingga membentuk busana dengan tampilan yang berbeda dari pakaian asalnya.
Karya ini sekaligus menunjukkan bahwa pakaian bekas tidak selalu kehilangan nilai setelah digunakan. Dengan kreativitas dan pengolahan yang tepat, material tersebut dapat diubah menjadi busana yang memiliki karakter tersendiri.
Ivan pun memiliki pandangan bahwa fashion bukan semata-mata soal harga bahan atau kemewahan material. Baginya, kemampuan melihat potensi dari sesuatu yang dianggap biasa justru menjadi bagian penting dalam proses kreatif.
"Saya percaya, fashion bukan hanya tentang seberapa mahal bahan yang kita gunakan, tetapi tentang bagaimana kita melihat potensi dari sesuatu yang mungkin dianggap biasa oleh orang lain," tulisnya.
Pemilihan jeans bekas sebagai bahan utama membuat gaun Agnez memiliki cerita tersendiri. Material yang ditemukan melalui aktivitas thrifting di Pasar Senen itu kini hadir dalam bentuk busana rancangan yang dikenakan penyanyi Indonesia tersebut.
Ivan menyebut proses kreatif ini sebagai upaya mengubah sesuatu yang sudah pernah dimiliki menjadi karya baru dengan nilai dan identitas berbeda.
"From Pasar Senen to the global stage. Karena karya yang luar biasa tidak selalu dimulai dari bahan yang luar biasa, tetapi dari ide dan keberanian untuk menciptakan sesuatu yang berbeda," tulis Ivan.
Dalam unggahan yang sama, Ivan turut mencantumkan akun @revashion. Dia juga menegaskan bahwa gaun tersebut dibuat dengan sentuhan kreativitas dan identitas Indonesia.
"Made with love, creativity, and an Indonesian soul," tulisnya.
Konsep mengolah kembali material bekas menjadi produk baru dikenal sebagai upcycling. Dalam dunia fashion, pendekatan ini memungkinkan pakaian atau bahan tekstil yang sudah ada dimanfaatkan kembali menjadi produk dengan desain dan fungsi berbeda.
Upcycling juga menjadi salah satu pendekatan untuk memperpanjang masa guna material tekstil. Meski tidak otomatis menghilangkan dampak lingkungan dari industri fashion, pemanfaatan kembali bahan yang sudah ada dapat menjadi alternatif untuk mengurangi kebutuhan akan material baru.
Editor: Muhammad Sukardi