Ahmad Dhani Puji Mulan Jameela, Sebut Istri Ideal yang Tidak Matre dan Sayang Anak!
JAKARTA, iNews.id - Di tengah pernyataan panas yang viral, Ahmad Dhani ternyata menyisipkan pujian mendalam untuk sang istri, Mulan Jameela. Hal ini terlihat jelas di bagian akhir unggahan Instagram yang kini ramai diperbincangkan publik.
Jika sebelumnya Ahmad Dhani melontarkan berbagai tudingan keras soal masa lalu rumah tangganya, nada berbeda justru muncul saat dia berbicara tentang Mulan Jameela. Dengan gaya yang tegas, dia menyampaikan rasa syukur atas kehadiran figur yang dinilainya memiliki nilai keluarga yang kuat.
Dalam tulisannya, Dhani mengungkapkan tiga hal utama yang menurutnya menjadi keunggulan Mulan. Pertama, dia menekankan bahwa Mulan selalu menomorsatukan keluarga. Bagi Dhani, nilai ini menjadi pondasi penting dalam menjaga keharmonisan rumah tangga.
Kedua, dia menyebut Mulan tidak 'membabi buta' dalam mengejar materi hingga mengorbankan anak. Pernyataan ini seolah menjadi penegasan bahwa prioritas terhadap keluarga tetap berada di atas segalanya.
Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Lewat Postingan Instagram Terbaru, Bahas Perselingkuhan!
Ketiga, Dhani menyoroti komitmen untuk tetap bertahan di rumah dalam kondisi apa pun. Dia menegaskan, Mulan tidak pernah meninggalkan rumah, meskipun sedang menghadapi masalah besar.
"Bersyukurlah kamu (Safeea) punya bunda yang menomorsatukan keluarga, tidak membabi buta mencari materi, dan tidak pernah pergi meninggalkan rumah meskipun ada masalah sebesar apa pun," tulis Dhani, dikutip Kamis (30/4/2026).
Ahmad Dhani Tak Gelar Unduh Mantu El Rumi, Kasihan pada Tissa Biani Sudah Kehilangan Ayah
Pernyataan ini langsung menjadi sorotan karena dinilai sebagai bentuk pujian terbuka kepada Mulan Jameela, sekaligus kontras dengan sindiran keras yang dilontarkan sebelumnya dalam unggahan yang sama.
Di sisi lain, ada pula yang melihat pernyataan tersebut sebagai bagian dari narasi besar yang sedang dibangun Dhani dalam membuka kembali konflik lama. Terlepas dari pro dan kontra, unggahan ini berhasil mencuri perhatian publik dan kembali menyeret nama-nama lama ke pusaran perbincangan.
Editor: Muhammad Sukardi