Anak Barry Prima Ditemukan Pasca Dikabarkan Hilang Berhari-hari, Begini Kondisinya
JAKARTA, iNews.id - Anak Barry Prima, Feony Elizabeth Johanna Knoch, akhirnya sudah ditemukan setelah hilang selama tiga hari. Kabar tersebut disampaikan kerabat ibunda Feony, Razi Yusuf.
Razi juga mengungkapkan kondisi Feony. Dia menjelaskan, putri Barry Prima yang berusia 35 tahun itu telah berkomunikasi dengan sang ibu, Okki Yusuf.
"Alhamdulillah Feony sudah bisa diketemukan dan sudah berkomunikasi dengan ibu kandungnya," kata Razi Yusuf melalui pesan singkat diterima awak media, Kamis (13/4/2023).
Razi juga mengucapkan bentuk terima kasih kepada semua pihak yang membantu proses pencarian Feony. "Terima kasih banyak atas bantuan para sahabat semua, dengan ini proses pencarian dihentikan dan semua aktivitas penyebaran informasi, atas nama keluarga besar Jusuf Amir Feisal via jejaring sosial media dan whatsapp group pun sudah bisa dihentikan," katanya.
3 Daftar Orang Terkaya di Jogja, dari Pejabat hingga Artis Terkenal
Sebagai informasi, kabar hilangnya Feony berawal saat adanya unggahan fotografer Darwis Triadi. Dia mengatakan Feony pergi menggunakan sepeda motor Honda Beat street putih dengan pelat D 2920 ABO.
"Ciri-cirinya berkacamata, rambut tipis, bertubuh gemuk. Terakhir dilihat sekitar Sarijadi, Bandung," demikian keterangan dalam akun Instagram Darwis Triadi, belum lama ini.
5 Artis Lawas Era 1980-an Cantik Alami Bukan Blasteran, Nomor 3 Pacaran di Usia 60 Tahun
Sementara itu, adik Feony, Ferozy Konch mengungkapkan kondisi Feony sebelum dikabarkan hilang. Dia menduga hal itu karena dipicu oleh masalah kejiwaan yang dialami Feony dalam beberapa tahun terakhir.
"Kami sempat berpikiran ke sana, karena kondisi kejiwaan dari Feony. Kami semua saling berdiskusi sama keluarga misal dia lagi ada kesal sama siapa sampai akhirnya pergi, tapi ternyata enggak ada," kata Ferozi Knoch selaku adik Feony saat dihubungi awak media, Rabu (12/4/2023).
5 Artis yang Punya Kuda Seharga Miliaran Rupiah, Nomor 4 Juga Miliki Suami yang Jadi Atlet Berkuda
Editor: Siska Permata Sari