Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polisi Akan Panggil Betrand Peto usai Dilaporkan Kasus Dugaan Kekerasan Seksual
Advertisement . Scroll to see content

Betrand Peto Bakal Diperiksa Polda Metro Jaya Imbas Terseret Dugaan Kekerasan Seksual

Senin, 14 September 2026 - 13:06:00 WIB
Betrand Peto Bakal Diperiksa Polda Metro Jaya Imbas Terseret Dugaan Kekerasan Seksual
Artis Betrand Peto akan dipanggil Polda Metro Jaya imbas laporan dugaan kekerasan seksual. (Foto: Instagram)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - ArtisBetrand Peto bakal diperiksa Polda Metro Jaya setelah namanya terseret dalam laporan dugaan tindak pidana kekerasan seksual (TPKS). Lantas, kapan penyanyi tersebut akan dipanggil polisi?

Hingga Senin (14/9/2026), Polda Metro Jaya belum mengungkap tanggal pasti pemeriksaan Betrand Peto. Polisi menyebut pemanggilan terhadap terlapor akan diagendakan setelah penyidik menyelesaikan tahapan awal penyelidikan.

Kasubbid Penmas Polda Metro Jaya AKBP Grandiarso Sukahar mengatakan, penyidik saat ini tengah melengkapi administrasi penyelidikan setelah menerima laporan dugaan kekerasan seksual tersebut.

"Polda Metro Jaya telah menerima laporan dugaan tindak pidana kekerasan seksual pada hari Sabtu tanggal 12 September 2026, sekira pukul 10.00 pagi. Adapun pelapor sekaligus korban yaitu seorang wanita inisial AW dan terlapornya adalah seorang laki-laki inisial ATT alias BP," ujar Grandiarso di Polda Metro Jaya, Senin (14/9/2026).

Setelah administrasi penyelidikan rampung, polisi akan mulai meminta keterangan dari sejumlah pihak. Pemeriksaan akan dilakukan terhadap pelapor, saksi-saksi, hingga pihak terlapor.

"Selanjutnya setelah laporan polisi diterima, kemudian dilakukan serangkaian membuat administrasi penyelidikan dan selanjutnya dari tim penyidik yang menangani akan meminta keterangan terhadap pelapor, saksi-saksi, juga akan meminta visum," jelasnya.

Kapan Betrand Peto Dipanggil?

Mengenai waktu pemeriksaan Betrand Peto, polisi belum memberikan tanggal secara spesifik.

Grandiarso memastikan pemanggilan terhadap pihak-pihak terkait, termasuk terlapor, akan menjadi agenda penyidik dalam proses penanganan laporan tersebut.

"Ya itu tadi yang saya sampaikan, tentunya nanti ke depan tim penyidik akan mengagendakan juga untuk mengambil keterangan dari para pihak yang terkait," tegasnya.

Artinya, Betrand Peto belum dipastikan menjalani pemeriksaan pada hari tertentu. Polisi masih menjalankan tahapan awal sebelum menentukan agenda pemeriksaan.

Pelapor Sudah Datang ke Polda

Pada hari ini, perempuan berinisial ANW yang melaporkan dugaan kekerasan seksual tersebut telah mendatangi Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polda Metro Jaya.

ANW datang bersama rekannya, DYP, sekitar pukul 11.30 WIB. Keduanya didampingi tim kuasa hukum dan memilih bungkam saat tiba di gedung PPA.

Kuasa hukum ANW dan DYP, Monterry Marbun, mengatakan kedatangan mereka untuk memenuhi pemeriksaan yang dijadwalkan penyidik.

"Iya nanti ya kami kasih keterangan untuk kawan-kawan di sini," ujar Monterry.

"Kami diperiksa dulu, kami penuhi pemanggilan dulu," sambungnya.

Sebelumnya, pihak ANW juga menyebut telah menjalani visum berkaitan dengan laporan tersebut. Polisi memastikan keterangan pelapor, saksi, dan hasil visum akan menjadi bagian dari proses pendalaman.

Sebagai informasi, polisi menyebut dugaan peristiwa tersebut terjadi di sekitar kawasan SCBD, Jakarta Selatan. Namun, Grandiarso belum membeberkan kronologi secara detail karena penyidik masih melakukan pendalaman.

"Kalau untuk lokasi itu di sekitar SCBD. Kronologis, itu nanti masih akan didalami oleh tim penyidik," kata Grandiarso.

Polda Metro Jaya juga belum mengungkap secara rinci barang bukti yang telah diserahkan pelapor. Polisi menyatakan seluruh informasi tersebut masih dalam proses pendalaman.

"Untuk itu masih dalam pendalaman penyidik ya. Untuk selanjutnya, perkembangan akan kami sampaikan berikutnya," pungkasnya.

Editor: Muhammad Sukardi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut