Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kesaksian Mengejutkan Pegawai Kelab Malam di Room Betrand Peto, Ada Kekerasan Seksual?
Advertisement . Scroll to see content

Betrand Peto Bantah Lakukan Kekerasan Seksual

Senin, 14 September 2026 - 12:00:00 WIB
Betrand Peto Bantah Lakukan Kekerasan Seksual
Artis Betrand Peto membantah melakukan kekerasan seksual. (Foto: Instagram)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - ArtisBetrand Peto akhirnya angkat bicara setelah namanya terseret dalam dugaan kekerasan seksual yang terjadi di kelab malam. 

Di tengah tudingan yang beredar, Betrand Peto memberikan bantahan tegas dan menyatakan dirinya tidak pernah melakukan tindakan seksual seperti yang dituduhkan.

Betrand Peto bahkan menyatakan siap mengikuti proses dan aturan yang berlaku untuk memberikan penjelasan terkait kejadian tersebut. Dia menegaskan tidak akan menambahkan cerita di luar apa yang dialaminya.

"Dan untuk permasalahan yang dibilang itu tindakan seksual, aku tidak melakukan itu sama sekali," kata Betrand Peto saat konferensi pers, Senin (14/9/2026).

Lantas apa yang sebenarnya terjadi di kelab malam tersebut? Ini pengakuan Betrand Peto. 

Betrand mengungkap versinya mengenai kejadian di kelab malam tersebut. Menurut dia, situasi bermula ketika seorang perempuan yang berada di lokasi terlihat menangis.

Dia mengaku sempat bertanya kepada perempuan tersebut mengenai alasannya menangis. Namun, Betrand mengatakan pertanyaannya tidak mendapatkan jawaban.

"Kalau misalnya cewek ini nangis, saya pun bertanya kepada perempuannya, kenapa bisa nangis? Dan dia tidak menjawab sama sekali," ujarnya.

Situasi kemudian berubah ketika sejumlah orang yang tidak dikenal Betrand datang menghampirinya. Dia mengaku, salah seorang perempuan bahkan menarik baju dan tangannya.

"Aku sama sekali tidak kenal sama mereka. Tiba-tiba antingnya yang copot ini datang, bertanya sama aku. Dan dia itu tarik baju aku yang ini, tarik baju aku, terus tarik tanganku," tutur Betrand.

Betrand mengatakan dirinya kemudian meminta perempuan tersebut menanyakan langsung kepada temannya mengenai persoalan yang terjadi.

Namun, menurut Betrand, percakapan tersebut justru berujung pada keributan. Temannya terlibat cekcok dengan perempuan tersebut hingga terjadi aksi saling jambak.

"Akhirnya temanku tidak terima. Akhirnya di situ mereka mulailah berantem, berantem jambak-jambakan," katanya.

Betrand mengaku berusaha menghentikan keributan tersebut. Dia bahkan sempat menarik pihak yang terlibat sebelum akhirnya perkelahian dipisahkan oleh petugas keamanan.

"Aku sudah bilang sama temanku, tidak usah, tidak usah berantem. Akhirnya aku tarik itu. Setelah itu akhirnya dipisahkan sama orang yang jaganya," ucap Betrand.

Setelah keadaan kembali kondusif, Betrand mengaku kembali duduk di sofa. Dia baru mengetahui dirinya disebut sebagai orang yang melakukan tindakan tersebut setelah melihat komentar atau unggahan yang beredar.

"Setelah permasalahan ini sudah selesai, akhirnya aku melihat bahwa di komen-komenannya, yang dia post di bawah, itu yang melakukan adalah aku, padahal bukan aku," ujar Betrand.

Betrand menegaskan dirinya tidak melakukan tindakan seksual sebagaimana tudingan yang beredar. Dia juga menyatakan siap menghadapi proses yang diperlukan untuk mengungkap fakta sebenarnya.

"Aku di sini dan aku siap untuk mengikuti semua rules-rules yang sudah ditetapkan, atau rules-rules yang sudah ada," tegasnya.

Betrand juga meminta agar keterangannya tidak dianggap sebagai upaya untuk menambah-nambahkan cerita. Dia memilih memberikan penjelasan berdasarkan apa yang menurutnya benar-benar terjadi.

"Aku di sini dan aku tidak akan tambah-tambahin kata-kata, tambah-tambahin cerita, dan aku siap," tuturnya.

Menurut Betrand, dirinya tidak memiliki alasan untuk tiba-tiba melakukan tindakan seksual terhadap perempuan yang bahkan tidak dikenalnya.

"Karena dari diriku sendiri, aku tidak mungkin untuk melakukan itu. Karena satu, ya aku, tiba-tiba cewek yang aku tidak kenal, aku langsung melakukan hal seperti itu," katanya.

"Aku pasti menjaga nama baikku dan menjaga nama orang tuaku," tambah Betrand.

Bantahan tersebut menjadi penjelasan Betrand atas dugaan kekerasan seksual yang menyeret namanya. Adapun kebenaran mengenai tudingan tersebut tetap perlu dibuktikan melalui fakta, keterangan para pihak, serta proses hukum yang berlaku.

Editor: Muhammad Sukardi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut