Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mediasi Ruben Onsu dan Sarwendah Hari Ini Tak Membuahkan Hasil, Penyebabnya Mengejutkan!
Advertisement . Scroll to see content

Bocoran Isi Mediasi Ruben Onsu dan Sarwendah di PN Jaksel Hari Ini

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:16:00 WIB
Bocoran Isi Mediasi Ruben Onsu dan Sarwendah di PN Jaksel Hari Ini
Sarwendah dan Ruben Onsu di PN Jaksel hari ini, Rabu (22/7/2026). (Foto: Aldhi Chandra)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id  – Sidang mediasi gugatan hak asuh anak antara Ruben Onsu dan Sarwendah di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (22/7/2026), berlangsung dengan cara yang tak biasa. Hakim mediator meminta keduanya berbicara empat mata tanpa didampingi pengacara.

Keputusan tersebut menjadi salah satu bocoran dari jalannya mediasi yang digelar tertutup. Tujuannya agar Ruben Onsu dan Sarwendah dapat menyampaikan isi hati masing-masing secara langsung tanpa intervensi pihak lain, terutama demi kepentingan anak-anak mereka.

Kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu, menjelaskan bahwa mekanisme tersebut merupakan bagian dari prosedur mediasi yang diatur dalam Peraturan Mahkamah Agung (Perma) Nomor 1 Tahun 2016.

"Dalam mediasi tadi, kami semua tim pengacara tidak ikut di dalam mediasi, tetapi hakim mediator memanggil hanya prinsipal saja," ujar Chris Sam Siwu di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Menurut Chris, hakim mediator sengaja menciptakan ruang komunikasi yang lebih personal karena persoalan yang sedang dibahas menyangkut kehidupan Ruben dan Sarwendah sebagai orang tua dari ketiga anak mereka.

"Artinya agar pembicaraan yang ada lebih berkualitas ya, tidak lagi didampingi pengacara karena memang yang menjalani kehidupan, yang menjalani masalah adalah prinsipal," lanjutnya.

Meski mengungkap suasana mediasi, Chris enggan membocorkan isi percakapan yang berlangsung di dalam ruang mediasi. Dia menegaskan seluruh pihak sepakat menjaga kerahasiaan proses tersebut agar peluang mencapai kesepakatan tetap terbuka.

Selain itu, kerahasiaan itu juga dilakukan untuk melindungi kondisi psikologis anak-anak yang menjadi fokus utama dalam sengketa hak asuh tersebut.

"Kami juga tidak tahu apa yang pasti. Semua demi kepentingan anak ya. Kami juga tidak bisa memberitahukan apa mediasinya, seperti apa mediasinya. Kita harus saling menjaga, tidak mau mendahului," ungkap Chris.

Sarwendah sendiri juga memilih tidak mengungkap isi pembicaraan dengan Ruben. Mantan personel Cherrybelle itu hanya berharap seluruh proses hukum yang sedang berjalan dapat memberikan hasil terbaik.

"Doakan semoga semuanya baik-baik dan berjalan dengan lancar. Terima kasih semuanya," ujar Sarwendah singkat.

Hingga mediasi pertama berakhir, Ruben Onsu dan Sarwendah belum mencapai kata sepakat terkait gugatan hak asuh anak. Sesuai ketentuan dalam Perma Nomor 1 Tahun 2016, kedua belah pihak masih memiliki waktu hingga 30 hari untuk melanjutkan proses mediasi sebelum perkara berlanjut ke tahap persidangan.

"Belum (ada kesepakatan), mohon waktu ya. Ada waktu 30 hari sesuai dengan Perma," tutup Chris Sam Siwu.

Meski belum menghasilkan kesepakatan, pertemuan langsung Ruben Onsu dan Sarwendah tanpa didampingi pengacara dinilai menjadi langkah penting dalam upaya mencari solusi terbaik. Publik pun kini menantikan apakah mediasi lanjutan mampu mengakhiri sengketa hak asuh anak secara damai.

Editor: Muhammad Sukardi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut