Bom Surabaya, Nikita Mirzani: Jangan Sebarkan Foto dan Video Korban
JAKARTA, iNews.id – Aksi teror bom di Surabaya mengakibatkan 11 orang meninggal dunia. Kejadian ini sangat memprihatinkan dan mengundang empati banyak pihak, termasuk aktris Nikita Mirzani.
Dengan banyaknya korban bom, Nikita pun menyarankan kepada netizen untuk tidak menyebarkan foto-foto saat kejadian. Hal ini sebagaimana tulisan dalam gambar yang diunggah oleh Nikita.
“Target terorisme adalah menebar ketakutan, menciptakan kondisi yang tidak stabil. Jangan sebarkan foto dan video korban. Ayo tahan diri,” demikian bunyi keterangan gambar yang diunggah Nikita di Instagram-nya.
Unggahan Nikita ditanggapi positif oleh netizen. Beragam komentar dan doa untuk keluarga korban yang ditinggalkan mengalir deras dari netizen.
“Betulll sekalii.....jangan pernah takut.@nikitamirzanimawardi_17,” kata @bee15nath.
”@nikitamirzanimawardi_17 betull ini #Kamitidaktakut,” kata @florentina_nawacita
”Setuju...stop share,” ucap @khotimah121.
Netizen juga mengingatkan untuk seluruh masyarakat Indonesia tetap bersatu.
“Mereka mereka hanya ingin memecah dn menghancurkan NKRI. Pray for Surabaya,” kata @mariawryn.
“Save NKRI,” kata @dewicahya281.
”Makasih yaa kaka buat doanya untuk surabaya, aq warga surabaya sedih bgt kotaku ada teroris,” ucap @ristyverginna.
Sementara itu, Kepolisian Daerah Jawa Timur ( Polda Jatim) merilis kronologi teror bom di Surabaya, Minggu (13/5/2018) pagi. Ledakan bom pertama terjadi di Gereja Santa Maria Tak Bercela Jalan Ngagel, sementara terakhir di Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS) Jalan Arjuno.
"Jam kejadian pukul 06.30 WIB di Gereja Santa Maria, kemudian di GKI Jalan Diponegoro pukul 07.15 WIB, serta Pantekosta pukul 07.53 WIB," ujar Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera di Surabaya, Minggu (13/5/2018).
Editor: Tuty Ocktaviany