JAKARTA, iNews.id - Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta masih akan menjadi salah satu pusat kegiatan olahraga dan hiburan hingga penghujung 2026. Sejumlah agenda besar tengah dipersiapkan, termasuk rencana konser internasional yang akan menghadirkan BTS hingga YE alias Kanye West.
Rencana tersebut disampaikan pengelola GBK dalam momentum peringatan HUT ke-64 Gelora Bung Karno. Namun, agenda konser itu masih berada dalam tahap persiapan, sehingga belum seluruh detail pelaksanaannya diumumkan.
3.852 Polisi Amankan Laga Indonesia vs Singapura di GBK Hari Ini
Selain konser internasional, kawasan GBK juga akan kembali dipadati berbagai kegiatan olahraga, hiburan, hingga agenda berskala internasional.

Direktur Utama Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (PPKGBK) Rakhmadi A Kusumo mengatakan, semakin beragamnya kegiatan di GBK menunjukkan perubahan fungsi kawasan yang kini tidak hanya berpusat pada Stadion Utama.
FIFA ASEAN Cup 2026 Dimulai Hari Ini, Polisi Imbau Pengendara Hindari Macet di GBK
"Kepercayaan untuk menyelenggarakan berbagai kegiatan nasional dan internasional menunjukkan bahwa GBK semakin berkembang sebagai sebuah sports and entertainment district," ujar Rakhmadi dalam keterangannya, Minggu (27/9/2026).
Menurut dia, aktivitas yang berlangsung di GBK juga diharapkan memberikan dampak lebih luas bagi ekosistem di sekitar kawasan. Mulai dari industri event, UMKM, hotel, transportasi, industri kreatif hingga tenaga kerja.
Hanum Mega Buka Suara usai Dicap Tone Deaf gegara Birthday Party di GBK
Agenda Olahraga hingga Hiburan
Stadion Utama GBK tetap menjadi salah satu venue utama untuk berbagai pertandingan sepak bola. Sepanjang 2026, stadion tersebut telah digunakan untuk sejumlah pertandingan nasional maupun internasional.
Beberapa di antaranya melibatkan klub dan legenda sepak bola internasional seperti Barcelona Legends, AC Milan, hingga Chelsea. Dalam waktu dekat, Stadion Utama GBK juga akan menjadi bagian dari agenda FIFA ASEAN Cup 2026.
Kanye West Alias Ye Konser di GBK Oktober 2026, Pramono: Jakarta Dapat Kehormatan
Sementara itu, Indonesia Arena terus dikembangkan sebagai arena indoor yang tidak hanya digunakan untuk pertandingan olahraga, tetapi juga konser dan hiburan.
Menjelang akhir tahun, Indonesia Arena dijadwalkan menghadirkan Hot Wheels Monster Trucks Live, yang menambah pilihan hiburan keluarga di kawasan Senayan.
Istora Senayan dan Tennis Indoor juga masih menjadi venue penting untuk pertandingan bulu tangkis serta berbagai pertunjukan seni dan hiburan.
Adapun Jakarta International Convention Center (JICC) memperkuat sisi MICE GBK dengan berbagai pameran, expo, konferensi, hingga kegiatan industri kreatif.
Dengan banyaknya jenis kegiatan tersebut, GBK kini tidak hanya ramai ketika ada pertandingan sepak bola besar atau konser musik.
Pendapatan GBK Tembus Rp812 Miliar
Ramainya aktivitas kawasan juga berjalan beriringan dengan peningkatan pendapatan PPKGBK.
Berdasarkan laporan audited 2025, pendapatan PPKGBK mencapai Rp812 miliar. Angka tersebut meningkat dibandingkan Rp566 miliar pada 2024 dan Rp415 miliar pada 2023.
Pengelola menyebut peningkatan pendapatan tersebut diarahkan kembali untuk menjaga dan mengembangkan aset, meningkatkan kualitas fasilitas serta pelayanan publik.
"Kami ingin aset negara semakin produktif. Peningkatan pendapatan harus berjalan bersama dengan peningkatan kualitas fasilitas, pelayanan publik, pemeliharaan kawasan, dan manfaat ekonomi yang lebih luas," kata Rakhmadi.
Dengan konsep tersebut, pengelolaan GBK tidak hanya berfokus pada penyelenggaraan acara, tetapi juga bagaimana kawasan tersebut dapat terus digunakan sepanjang tahun.
GBK Siapkan Konektivitas Kawasan Senayan
Selain agenda olahraga dan hiburan, pengelola GBK juga tengah membahas pengembangan konektivitas kawasan Senayan.
PPKGBK berkomunikasi dengan pemerintah daerah serta pengelola pusat komersial mengenai peluang meningkatkan konektivitas pejalan kaki. Salah satu konsep yang tengah dijajaki adalah konektivitas bawah tanah yang dapat menghubungkan sejumlah pusat aktivitas di kawasan Senayan.
Rencana tersebut masih berada dalam tahap koordinasi dan pengembangan konsep bersama para pemangku kepentingan.
Jika terealisasi, konektivitas tersebut diharapkan dapat mempermudah pergerakan pejalan kaki dan pengguna transportasi publik sekaligus menghubungkan kawasan olahraga dengan pusat perbelanjaan, hotel, perkantoran, ruang publik, dan area hiburan.
Memasuki usia 64 tahun, GBK pun terus diarahkan menjadi kawasan yang dapat menampung berbagai aktivitas masyarakat, dari olahraga hingga hiburan.
"GBK dibangun dan dijaga oleh banyak generasi. Karena itu, HUT bukan hanya tentang pencapaian hari ini. Ini juga tentang menghargai mereka yang telah mengabdi, merawat hubungan dengan komunitas, berbagi dengan sesama, dan meneruskan nilai-nilai baik kepada generasi berikutnya," ujar Rakhmadi.
Dengan berbagai agenda yang tengah disiapkan, GBK masih akan menjadi salah satu titik utama kegiatan berskala nasional dan internasional di Jakarta hingga akhir 2026, termasuk rencana konser internasional yang akan menghadirkan BTS dan YE.
Editor: Muhammad Sukardi