Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Abu Vulkanik Anak Krakatau Masuk Jabodetabek, Dokter Tirta Ungkap Cara Tepat Membersihkannya
Advertisement . Scroll to see content

Cerita Dokter Tirta Kuliah S2 di UGM, Padahal Sudah Punya Gelar MBA!

Rabu, 09 September 2026 - 13:03:00 WIB
Cerita Dokter Tirta Kuliah S2 di UGM, Padahal Sudah Punya Gelar MBA!
Dokter Tirta kuliah S2 di UGM. (Foto: Instagram)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Dokter sekaligus influencer kesehatan Dokter Tirta Mandira Hudhi kembali membuat keputusan yang cukup mengejutkan. Setelah berhasil meraih gelar Master of Business Administration (MBA) dari SBM ITB pada 2024, dia kini kembali bersiap menempuh pendidikan S2.

Bukan mengambil bidang bisnis lagi, dr. Tirta kali ini memilih Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat di Universitas Gadjah Mada (UGM).

Jika berhasil menyelesaikan pendidikan tersebut, dr. Tirta bakal menambah satu gelar magister di belakang namanya, yakni MPH atau Master of Public Health.

Kabar itu disampaikan langsung dr. Tirta melalui akun Instagram pribadinya. Dia mengunggah foto dengan penampilan kasual sambil membawa tas, seolah memberikan gambaran bahwa dirinya akan kembali menjalani rutinitas sebagai mahasiswa.

"Memantapkan jalan berikutnya = kuliah S2, nambah gelar master lagi," tulis dr. Tirta, dikutip Rabu (9/9/2026).

Keputusan tersebut menjadi menarik lantaran dr. Tirta sebenarnya sudah memiliki gelar magister. Pada 2024, dia menyelesaikan pendidikan MBA di SBM ITB.

Alih-alih berhenti menempuh pendidikan setelah mendapatkan gelar tersebut, dr. Tirta justru memilih kembali masuk dalam proses akademik.

Dia pun tampaknya sadar bahwa perjalanan untuk mendapatkan gelar MPH tidak akan mudah. Berbagai tahapan harus kembali dilaluinya, mulai dari registrasi, seleksi berkas, TPA, TOEFL hingga wawancara.

"Mari sekolah lagi, biar gelar S2-nya jadi ada dua. Mari menikmati perjuangan registrasi, seleksi berkas, TPA, TOEFL, dan wawancara lagi," ungkapnya.

Dokter Tirta bahkan sudah membayangkan dirinya kembali berada di lingkungan Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FK-KMK) UGM.

"Soon kembali lagi ke @fkkmugm. Soon wishlist ini akan tercapai, melengkapi gelar MBA yang sudah di 2024 lalu," sambung dia.

Bukan Cuma Mengejar Gelar

Di balik keputusannya mengambil S2 untuk kedua kalinya, ternyata ada alasan yang jauh lebih personal.

Dokter Tirta mengungkapkan bahwa gelar MPH tersebut ingin dia jadikan salah satu bekal untuk memperkuat kapasitasnya ketika berbicara mengenai persoalan dan kebijakan kesehatan.

Dalam unggahan Instagram Stories, dia bahkan secara blak-blakan menyebut keinginannya agar kritik yang disampaikannya terhadap kebijakan kesehatan memiliki dasar keilmuan yang semakin kuat.

"Kelak ketika ada gelar MPH, gak ada alasan kritik kebijakan kesehatan gak didengar," tutur dr. Tirta.

Dia menegaskan bahwa dirinya ingin terus mengejar ilmu tanpa menjadikan usia sebagai batasan.

"Locked in, kukejar itu ilmu sampai ke manapun. Usia gak membatasi seseorang untuk terus belajar," lanjutnya.

Pernyataan tersebut membuat keputusan dr. Tirta kembali kuliah memiliki makna lebih dari sekadar menambah gelar akademik.

Sebagai dokter yang selama ini aktif menyampaikan edukasi kesehatan di media sosial, bidang kesehatan masyarakat juga akan berkaitan erat dengan berbagai isu yang kerap dikomentari.

Tak heran jika rencana tersebut langsung mendapat respons positif dari rekan-rekannya.

Sejumlah netizen hingga sesama dokter ikut memberikan dukungan agar dr. Tirta dapat melewati seluruh proses seleksi dan pendidikan dengan lancar.

“Lancar lancar pak untuk segala urusannya!!” tulis netizen dengan akun @bimosnindya.

Dokter Spesialis Rehabilitasi Medik, dr. Ibrahim Agung, juga memberikan dukungan.

“Keren Dok, semoga sukses dan lancar terus studinya,” tulisnya.

Editor: Muhammad Sukardi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut