Curhatan Cut Meyriska Sempat Sakit saat Syuting, Ungkap Penyebabnya Gara-Gara Ini
JAKARTA, iNews.id - Aktris Cut Meyriska dikabarkan sempat sakit beberapa waktu lalu. Hal ini membuatnya tidak dapat mengikuti jadwal syuting secara penuh.
Kini, dia pun masih dalam proses recovery. Ketika ditemui di lokasi syuting sinetron Emak Gue Jawara di Bojongsari, Rabu (20/9/2023), Cut membeberkan penyebab dirinya sakit.
Istri Roger Danuarta ini mengatakan jika penyakitnya bukan karena syuting yang dia lakoni saat ini. Dirinya menjelaskan jika semua ini karena cuaca yang sedang buruk.
"Iya, inikan cuaca lagi jelek ya, terus juga lagi banyak yang sakit, jadinya mungkin ketularan juga. Trus kemarin anak aku juga sakit. Mungkin memang karena ketularan dan cuacanya sih," kata Cut Meyriska di lokasi syuting.
Tidak hanya itu, pemeran Dinda dalam sinetron Emak Gue Jawara ini mengatakan dirinya sedang kurang tidur sehingga imunitas tubuhnya melemah. Dengan begitu perubahan cuaca yang tidak baik serta virus mudah membuatnya sakit.
"Waktu tidur aku lagi kurang banget. Bulan ini tidurnya cuma satu dan dua jam per hari, mentok-mentok tiga jam. Jadi sudah cuaca plus kurang tidur jadi mudah aja sakit," ujar dia.
Cut Meyriska juga menegaskan jika sakitnya ini tidak ada sangkut pautnya dengan adegan dalam syuting sinetron yang tengah dia jalani saat ini. Menurut dia, syuting sinetron Emak Gue Jawara sangat menyenangkan sehingga dirinya enjoy menjalani seluruh prosesnya.
"Dibilang berat (aktingnya) juga enggak ya, mungkin karena itu cuca sama akunya kurang tidur banget. Kalau adegannya memang ada fightingnya tapi aku enjoy sih," tutur Cut Meyriska.
"Jadi sebenarnya berat enggaknya pekerjaan karena kitanya enjoy atau enggak," katanya menegaskan.
Sebagai informasi, dalam sinetron ini Cut Meyriska yang memerankan tokoh Dinda merupakan seorang ibu dari dua orang anak. Dinda merupakan seorang ibu-ibu yang tangguh, kuat, dan ingin melakukan apapun untuk kebaikan semua anaknya. Selain itu, berperan sebagai ibu, Cut Meyriska juga harus memerankan seorang perempuan tangguh yang memberantas kejahatan.
Editor: Siska Permata Sari