Detik-Detik sebelum Ayah Bunga Zainal Meninggal Dunia, Mengharukan
JAKARTA, iNews.id – Duka mendalam menyelimuti hati aktris Bunga Zainal setelah kepergian sang ayah tercinta, Sapuri Bin Husein, pada Selasa 5 Mei 2026. Di balik suasana pilu, tersimpan kisah haru tentang detik-detik terakhir yang begitu membekas di hati keluarga.
Dengan suara bergetar, Bunga Zainal menceritakan momen terakhir bersama sang ayah yang terjadi hanya beberapa jam sebelum berpulang. Dia bersyukur masih diberi waktu untuk berada di sisi pria yang telah membesarkannya itu.
"Terakhir sih aku datang memang sebelum Papa meninggal tuh kurang lebih hampir dua jam, ya, aku ada kesempatan buat ngobrol," ujar Bunga Zainal saat ditemui di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Rabu (6/5/2026).
Menurutnya, meski sang ayah sudah tidak mampu berbicara akibat kondisi usai operasi, komunikasi tetap terjalin melalui isyarat sederhana yang sarat makna. Dalam diam, ada pesan-pesan yang tersampaikan, tentang cinta, penantian, dan perpisahan.
Sebelum Meninggal Dunia, Ayah Bunga Zainal Berjuang Lawan Kanker
Bunga mengungkapkan, dia sempat membisikkan kata-kata terakhir di telinga sang ayah. Permintaan maaf dan ungkapan sayang menjadi kalimat yang mengalir di momen paling emosional itu.
"Mama sama kakak-kakakku juga kasih space juga buat aku buat di kupingnya papa, karena papa sudah nggak bisa ngomong, ya, cuma kode saja. Kayak misalnya aku bilang minta maaf, terus dia ngangguk. Terus kayak definisinya nungguin aku pulang," tuturnya.
Innalillahi, Ayah Bunga Zainal Meninggal Dunia
Di saat-saat genting itu, keluarga juga memberikan ruang bagi Bunga untuk berbicara empat mata. Seolah memahami arti pertemuan terakhir, sang ayah terlihat menunggu hingga semua anaknya berkumpul di sisinya.
Momen paling menyentuh terjadi ketika Sapuri Bin Husein memastikan seluruh anak-anaknya hadir. Dengan sisa tenaga yang ada, dia memberi isyarat seperti mengabsen satu per satu.
"Indah banget meninggalnya papa tuh benar-benar langsung, begitu disebutin anak terakhir, kumpul dan ikhlas, papa langsung pergi," imbuh Bunga.
Bagi Bunga, kepergian sang ayah terasa begitu indah sekaligus menyayat hati. Ada ketenangan dalam cara sang ayah berpulang, seakan telah menuntaskan segala hal yang ingin dia pastikan sebelum pergi untuk selamanya.
Meski diliputi kesedihan, Bunga berusaha tegar dan mengikhlaskan. Dia mengenang perjuangan panjang sang ayah yang telah melawan penyakit kanker sejak 2021.
"Ya sudah, ngobrol, terus aku ikhlasin, dia langsung pergi," tambah Bunga.
Editor: Muhammad Sukardi