Dewi Menyala Bantah Laporkan Lisa Mariana Pansos: Berawal dari Sakit Hati
JAKARTA, iNews.id - Selebgram sekaligus pengusaha Dewi Wulan atau dikenal sebagai Dewi Menyala buka suara terkait langkahnya mengawal laporan dugaan penipuan yang menyeret Lisa Mariana. Dewi membantah laporan tersebut dibuat demi mencari popularitas atau panjat sosial (pansos).
Dewi menegaskan, persoalan tersebut berawal dari masalah pribadi yang membuat dirinya merasa sakit hati. Dia mengaku tidak mudah hingga akhirnya memilih membawa persoalan tersebut ke jalur hukum.
“Jujur ya, ini personal, berawal dari sakit hati,” kata Dewi.
Dewi kemudian menceritakan awal mula persoalan dengan Lisa Mariana. Dia mengaku pernah meminjamkan uang sebesar Rp10 juta kepada Lisa.
Menurut Dewi, uang tersebut sempat berulang kali ditagih karena tidak kunjung dikembalikan. Setelah Dewi mengunggah persoalan tersebut melalui media sosial, uang Rp10 juta itu akhirnya dibayarkan.
Meski demikian, Dewi mengaku masih memberikan kesempatan kepada Lisa dengan menjadikannya sebagai brand ambassador. Namun, hubungan keduanya kembali memanas setelah Dewi merasa mendapat perlakuan yang merendahkan dirinya dan keluarga.
Dewi menyebut dirinya pernah diremehkan terkait pekerjaan dan usaha yang dijalankannya. Dia kemudian berusaha menunjukkan bahwa bisnisnya memang berjalan dan telah melakukan aktivitas perdagangan melalui platform e-commerce sejak beberapa tahun lalu.
“Dia mem-bully keluarga aku. Dia bilang katanya, ‘Oh si Dewi ini enggak ada apa-apanya’, meremehkan usahaku,” ujar Dewi.
Dewi mengaku perlakuan tersebut berdampak terhadap kondisi mentalnya. Dia bahkan menyebut persoalan tersebut membuat beban yang dirasakannya semakin berat setelah sebelumnya mengalami trauma selama dua tahun.
“Jadi lebih kepada memang personal, tapi dari yang awalnya dia mem-bully bersama teman-temannya dia yang selevel sama dia, endingnya apa? Jadilah trauma, beban mental,” katanya.
Dewi pun memilih membuktikan persoalan tersebut melalui jalur hukum. Dia berharap langkah yang ditempuhnya dapat menjadi perhatian dan tidak dianggap sebagai upaya mencari popularitas.
Bagi Dewi, keputusan mengawal laporan terhadap Lisa Mariana bukan sekadar persoalan untuk mendapatkan sorotan publik, tetapi bentuk perjuangan setelah dirinya merasa dirugikan dan mengalami tekanan secara pribadi.
Editor: Dani M Dahwilani