Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Istri Didi Kempot Deklarasi Dukungan: Sobat Ambyar Kompak Dukung Ganjar-Mahfud
Advertisement . Scroll to see content

Didi Kempot Meninggal di Usia 53, Ini Perjalanan Karier The Godfather of Broken Heart

Selasa, 05 Mei 2020 - 09:44:00 WIB
 Didi Kempot Meninggal di Usia 53, Ini Perjalanan Karier The Godfather of Broken Heart
Didi Kempot meninggal dunia pada Selasa (5/5/2020). (Foto: Intagram/@didikempot_official)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Kepergian Didi Kempot untuk selama-lamanya mengejutkan banyak pihak. Penyanyi yang dijuluki "The Godfather of Broken Heart" ini meninggal pada Selasa (5/5/2020) pagi.

Didi Kempot memulai karier sebagai musisi jalanan. Sosok Didi Kempot kini dikenal oleh kalangan luas, termasuk milenial.

Nama Kempot yang tersemat di namanya, ternyata punya hubungan dengan asal-usul perjalanan musik dia.

"Sebelum saya masuk ke dunia rekaman, saya sempat jadi penyanyi jalanan alias Kempot, Kelompok Penyanyi Trotoar," tutur Didi dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (10/3/2020).

Maestro campur sari ini lahir dari keluarga seniman. Ayahnya adalah Ranto Edi Gudel, pemain ketoprak di Jawa Tengah. Ibunya, Umiyati Siti Nurjanah, penyanyi tradisional di Ngawi. Kakaknya adalah Mamiek Prakoso, pelawak yang tenar lewat grup Srimulat.

"Saya berseni mungkin karena hidup ke kehidupan seniman tradisional," ucap dia.

Dia meyakini jalan yang dipilih bisa menghidupinya setelah berkaca dari apa yang dia rasakan sendiri. Bila kakaknya mengambil jalur lawak, Didi meneruskan apa yang telah ditempuh sang ibu dan membanggakan kedua orangtua.

Nama Didi Kempot tenar di negara Suriname dan Belanda, bahkan dia beberapa kali memenangi anugerah musik nasional di Suriname. Lagu "Cidro" menjadi awal kepopulerannya di negara Amerika Selatan bekas jajahan Belanda itu.

"Saya nyanyi ada satu lagu Jawa judulnya 'Cidro', di Indonesia kurang terkenal. Ternyata ada turis Suriname di Indonesia, domisili di Belanda, lagu itu lalu diputar di radio Amsterdam, lagunya digemari sekali," katanya.

Belasan kali penyanyi bernama lengkap Dionisius Prasetyo ini bolak-balik ke Suriname untuk manggung. Komunitas Jawa di Suriname mencapai 15 persen dari total populasi.

Namun menurut Soewarto Moestadja, yang menjabat sebagai Menteri Dalam Negeri Suriname pada 2013 lalu, musik Didi tak cuma populer di komunitas Jawa, melainkan orang-orang Suriname yang memang penggemar musik campur sari serta keroncong.

Penyanyi campursari kondang asal Solo, Didi Kempot meninggal dunia pada Selasa (5/5/2020), pukul 07.45 WIB. Penyanyi yang dijuluki The Godfather of Broken Heart ini meninggal dunia di usia 53 tahun.

Editor: Tuty Ocktaviany

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut