Digugat Cerai Istri, Sule Sempat Beberkan Kunci Harmonis Rumah Tangga
JAKARTA, iNews.id - Komedian dan aktor Indonesia, Entis Sutisna atau Sule dikabarkan tengah digugat cerai sang istri, Lina yang dinikahinya sejak 1997. Padahal, keduanya jarang diterpa gossip miring.
Berdasarkan surat gugatan yang beredar, Lina menggugat cerai sang suami pada 3 April 2018. Meskipun demikian, belum diketahui penyebab Lina melayangkan gugatan cerai pada komedian berusia 41 tahun tersebut.
Padahal, kini pernikahan mereka sudah memasuki 21 tahun dan telah memiliki empat orang anak yang berbakat dan menggemaskan. Sebelum kabar digugat cerai, pernikahan Sule dan Lina terkesan jarang terkena gosip miring.
Keduanya juga kerap membagikan momen bersama di akun Instagram masing-masing. Bahkan, ada satu unggahan mesra di Instagram pribadi aktor Hongkong Kasarung itu pada 2017.
Saking terkenal sebagai keluarga harmonis dan jarang terdengar kabar miring tentang keluarganya, Sule pun pernah membocorkan kunci harmonis rumah tangga. Rahasia itu dia bagikan di media sosial Instagram-nya.
"Konci harmonis, lamun keur ngambeuk ajak poto #cukuptau #sulechannel #diedankeun #kudutuluy #nyaahan #deudeuhan," kata Sule melalui keterangan foto yang diunggah di Instagram @ferdinan_sule, Juli 2017.
Satu bulan sebelum digugat cerai, komedian asal Cimahi tersebut mengunggah foto bersama keluarga dengan keterangan foto yang singkat tetapi mengharukan. "Kenangan lama," tulis Sule singkat di Instagram.

Di foto itu, tampak keluarga lengkap berpose di rumah. Ada Sule, sang istri Lina, Rizky Febian, anak perempuannya Putri Delina, dan dua jagoan kecilnya, Rizwan Adriansyach dan Ferdinan Ardiansyach.
Seperti diketahui, Sule dan Lina resmi menikah pada 1997 dan telah dikaruniai empat orang anak. Ini bukan kali pertama rumah tangga komedian bernama lahir Sutisna itu diterpa kabar tak sedap.
Sebelumnya 2012, rumah tangga Sule dan Lina dikabarkan berada di ujung tanduk. Namun, hal tersebut dibantah. Kini kabar serupa kembali muncul, meskipun belum dikonfirmasi oleh kedua belah pihak.
Editor: Adhityo Fajar