Dokter Kamelia Yakin Ammar Zoni Disiksa di Penjara, Desak CCTV Diputar!
JAKARTA, iNews.id - Dokter Kamelia, kekasih Ammar Zoni, mendesak Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menayangkan rekaman CCTV di dalam penjara demi membuktikan Ammar Zoni menerima penyiksaan. Seperti apa informasi selengkapnya?
Sidang lanjutan kasus dugaan pengedaran narkoba di dalam rumah tahanan (Rutan) yang menjerat aktor Ammar Zoni di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Kamis (15/1/2026) turut dihadiri Dokter Kamelia. Keduanya tak sengaja memakai baju dengan warna senada hari ini hingga diduga sudah janjian sebelumnya.
Dokter Kamelia tampak setia mendampingi Ammar Zoni di dalam ruang sidang. Ia pun memberikan tanggapan soal adanya penyiksaan dalam proses pemeriksaan Ammar Zoni yang dibantah oleh saksi penyidik.
Dokter Kamelia menegaskan bahwa Ammar secara terbuka meminta agar rekaman CCTV dihadirkan dalam persidangan. Hal itu untuk membuktikan kebenaran terkait dugaan penyiksaan tersebut.
"Ya kan kenyataannya Bang Ammar suruh minta hadirkan CCTV. Sekarang enggak mungkinlah kalau Bang Ammar minta menghadirkan CCTV, (kalau) itu enggak bener," tegas Dokter Kamelia, Kamis (15/1/2026).
"Dari situ kan kalian juga bisa ngelihat dong. Kecuali kalau emang enggak bener, tapi dia berani, hadirin saja CCTV-nya sih menurut aku biar jelas juga semuanya," tambahnya.
Sementara itu Dokter Kamelia juga mengaku sudah mengetahui adanya dugaan penyiksaan sejak awal kejadian. Namun ia merasa tidak memiliki hak untuk membongkar dugaan penyiksaan tersebut ke publik, sehingga memilih untuk menunggu proses persidangan.
"Oh sudah tahu kok. Dari pas kelar kejadian itu kan teman-temannya sudah ngasih tahu kalau ada penyiksaan itu, tapi kan bukan ranah saya untuk membuka di awal-awal. Kan kubilang nanti saja lihat di persidangan," katanya.
Saat ditanya apakah pernah melihat bekas luka pada tubuh Ammar, ia menyebut tidak ada tanda penyetruman pada Ammar. Dokter Kamelia pun mengatakan bahwa Ammar tidak sampai disetrum, namun sempat mendapat beberapa pukulan.
"Enggak, Alhamdulillah kalau Bang Ammar kayaknya enggak sampai disetrum kali ya, cuma dipukul-pukul doang. Mungkin kalau teman-temannya disetrum," ungkapnya.
Editor: Muhammad Sukardi