Dokter Tirta Mendadak Posting Ijazah SD hingga S2 di Medsos, Alasannya Mengejutkan!
JAKARTA, iNews.id - Dokter sekaligus influencer kesehatan, dr. Tirta Mandira Hudhi, mendadak menjadi sorotan setelah mengunggah sederet foto ijazah dan bukti kelulusannya dari jenjang sekolah dasar (SD) hingga magister (S2) di media sosial.
Aksi tersebut langsung menarik perhatian netizen, karena dilakukan saat polemik tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo masih bergulir. Apa alasan dr Tirta mengunggah ijazahnya?
Melalui akun Instagram @dr.tirta, dokter yang juga dikenal vokal menyuarakan berbagai persoalan publik itu memperlihatkan dokumen pendidikan yang dimilikinya. Mulai dari surat tanda kelulusan SD, rapor sekolah, ijazah sarjana kedokteran, hingga gelar magister dari Institut Teknologi Bandung (ITB).
Unggahan tersebut diketahui muncul berdekatan dengan persidangan kasus tudingan ijazah palsu Jokowi di Pengadilan Negeri Jakarta Timur pada Kamis, 5 November 2026.
Dokter Tirta pun menyelipkan alasan yang cukup menggelitik di balik unggahannya. Dia mengaku sengaja memamerkan dokumen pendidikan tersebut sebagai persiapan jika suatu saat ijazahnya ikut dipertanyakan, bahkan ketika dirinya mendapat kesempatan menjadi menteri.
"Barangkali nanti ijazah ditanya-tanya, saya upload dulu. Ye, siapa tau ye kan jadi menteri," tulis dr. Tirta, dikutip Minggu (8/11/2026).
Dalam keterangan unggahannya, dia kembali menegaskan bahwa seluruh dokumen tersebut merupakan bukti perjalanan pendidikannya dari SD hingga S2. Dia juga sedikit berseloroh mengenai prestasi akademiknya selama menempuh pendidikan.
"Berikut bukti kelulusan saya dari SD sampai S2, saya lampirkan barangkali nanti ditanya2. Jaga2 aja, Alhamdulillah sih kalo gak rank 1 ya cumlaude lah ya," tulisnya.
Dokumen pertama yang diperlihatkan adalah Surat Tanda Kelulusan dari SD Kanisius Keprabon 2 Surakarta. Dalam dokumen tersebut tercantum nama dr. Tirta dengan keterangan lulus. Dia juga memperlihatkan laporan nilai yang menunjukkan pencapaiannya sebagai peringkat pertama di kelas.
"Ya, cuplikannya ini lah ya rank 1," ungkapnya.
Perjalanan pendidikannya kemudian berlanjut ke SMP PL Bintang Laut Surakarta. Dokter Tirta turut mengunggah surat keterangan sebagai siswa sekolah tersebut yang menjadi salah satu persyaratan untuk melanjutkan pendidikan ke SMA Regina Pacis Surakarta.
Dia bahkan menyebut konsisten meraih peringkat pertama selama bersekolah di SMP tersebut.
"Ranking 1 terus selama sekolah di SMP PL Bintang Laut Surakarta," lanjutnya.
Setelah lulus dari SMA Regina Pacis Surakarta, dr. Tirta melanjutkan pendidikan tinggi di Universitas Gadjah Mada (UGM). Dia memperlihatkan ijazah Sarjana Kedokteran sekaligus foto momen wisudanya.
Dalam unggahan itu, dia juga menunjukkan bahwa dirinya berhasil menyelesaikan pendidikan S1 dengan predikat cumlaude. Tak hanya ijazah, foto skripsinya yang berjudul 'Efek Pemberian Kopi Instan Robusta Terhadap Toleransi Saraf Simpatis Pada Laki-Laki' turut dibagikan.
"Pas wisuda S.Ked, Alhamdulillah cumlaude," tulisnya.
Dokter Tirta kemudian memperlihatkan dokumen sumpah dokter dan ijazah profesi kedokteran yang diperolehnya. Rangkaian unggahan tersebut ditutup dengan foto ijazah S2 dari ITB dengan gelar Master of Business Administration (MBA), yang juga diraihnya dengan predikat cumlaude.
Meski sudah memiliki gelar magister, dr. Tirta mengisyaratkan masih ingin melanjutkan pendidikan. Dia menyebut tengah mempersiapkan satu gelar magister lainnya di bidang ilmu kesehatan masyarakat.
"Soon. 1 gelar magister lagi di ilmu kesehatan masyarakat. Upload ijazah gini siapa tahu ye kan nanti ditanya-tanya," pungkasnya.
Editor: Muhammad Sukardi