Ebemartono alias Emanuel Bryan Akhirnya Minta Maaf usai Rekam Usher GIIAS 2026 Tanpa Izin
JAKARTA, iNews.id – Kreator konten Ebemartono alias Emanuel Bryan akhirnya meminta maaf kepada publik setelah menuai kritik akibat video viral merekam usherGIIAS 2026 tanpa izin. Permintaan maaf disampaikan melalui akun Instagram pribadinya pada Senin (3/8/2026).
Dalam video tersebut, Ebemarton alias Emanuel Bryan mengakui kegaduhan yang terjadi akibat kontennya. Ia meminta maaf kepada semua pihak yang merasa dirugikan atas tindakannya.
"Beberapa hari ini sedang ramai terjadinya kegaduhan. Sebelumnya saya Bryan, saya ingin meminta maaf atas semua kesalahan yang timbul dari kelakuan saya," kata Bryan.
"Saya tidak membenarkan, saya hanya meminta maaf atas semua pihak yang merasa dirugikan," tambahnya.
Brian kemudian menjelaskan awal mula dirinya membuat konten bertema berkenalan dengan orang asing. Menurutnya, ide tersebut berawal dari iseng dan telah dilakukan dalam berbagai situasi.

"Jadi, awal bikin video itu gini. Awal tuh iseng. Awal suka kenalan sama orang, iseng-iseng aja. Kenalan sama bule, kenalan sama cewek, kenalan sama om-om," ucapnya.
Meski demikian, Bryan mengakui berbagai tudingan yang muncul telah berkembang ke ranah personal. Ia kembali meminta maaf dan berjanji akan memperbaiki diri.
"Segala tuduhan yang timbul mungkin sudah di ranah personal, mungkin ada accusation yang muncul. Lagi-lagi saya minta maaf dan saya tidak membenarkan. Ke depannya saya akan membenahi diri dan meluruskan semua yang terjadi," katanya.
Permintaan maaf Emanuel Bryan muncul setelah video bertajuk 'Cara Deketin Cewek di Pameran' viral di media sosial.
Video tersebut direkam menggunakan kacamata Meta dan menampilkan interaksi Bryan dengan seorang usher atau petugas profesional yang bertugas menyambut, memandu, dan mengarahkan pengunjung di area pameran GIIAS 2026.
Konten itu menuai kecaman dari warganet karena dinilai merekam seseorang tanpa persetujuan dan menjadikan usher sebagai objek utama dalam video.
Tak lama setelah video viral, perempuan yang mengaku sebagai usher dalam video tersebut membagikan kronologi versinya melalui media sosial.
Ia mengaku saat itu hanya menjalankan tugas sebagai freelancer di salah satu booth mobil dan mengira Bryan bersama rekannya datang sebagai pengunjung yang ingin bertanya mengenai spesifikasi kendaraan.

Menurut pengakuannya, ia tidak mengetahui percakapan tersebut direkam menggunakan kamera yang terpasang pada kacamata Meta. Ia baru menyadari setelah seseorang mengirimkan video yang telah diunggah dengan judul 'Cara Deketin Cewek di Pameran'.
Usher tersebut kemudian menghubungi Bryan dan meminta agar video diturunkan karena merasa tidak nyaman menjadi objek utama dalam konten tersebut.
Dalam unggahannya, ia mengklaim permintaan itu sempat ditolak dengan alasan perekaman dilakukan di ruang publik (public space). Ia juga mengaku sempat menerima balasan bahwa video bisa dihapus apabila biaya produksi diganti.
Belakangan, video yang menjadi kontroversi tersebut telah dihapus dari media sosial. Namun, usher tersebut menyatakan persoalan belum sepenuhnya selesai dan masih mempertimbangkan langkah selanjutnya.
Editor: Muhammad Sukardi