Fariz RM Geram! Sebut Industri Musik Indonesia Terlalu Politis
JAKARTA, iNews.id – Musisi senior Fariz RM melontarkan kritik tajam terhadap kondisi industri musik Indonesia saat ini. Dia menilai dunia musik Tanah Air sudah semakin jauh dari nilai-nilai seni dan justru dipenuhi kepentingan di luar musik itu sendiri.
Fariz RM mengaku kondisi tersebut membuatnya semakin kehilangan semangat dalam berkarya. Menurut dia, berbagai persoalan yang muncul di industri musik kini tidak lagi berkaitan dengan kualitas musikal, melainkan kepentingan lain yang membuat situasi menjadi rumit.
"Sekarang tuh makin banyak persoalan yang bukan musikalnya. Bikin ribet hidup, sudah nggak deh. Saya sudah malas banget lagi," ujar Fariz saat ditemui di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, belum lama ini.
Musisi berusia 65 tahun itu menilai banyak pihak memanfaatkan popularitas di dunia musik untuk kepentingan lain di luar karya. Hal inilah yang membuatnya merasa jengah dengan dinamika yang terjadi di industri tersebut.
Fariz RM Putuskan Hidup Tanpa HP dan Media Sosial, Ingin Tenteram
Menurut Fariz, fenomena tersebut membuat dunia musik terasa semakin sarat kepentingan dan politis. Padahal, sejak awal dia terjun ke dunia musik hanya karena kecintaannya terhadap seni, bukan untuk mengejar popularitas.
"Iya, terlalu banyak politis, terlalu banyak hal-hal yang di luar musikal. Artinya di luar cita-cita saya pertama. Saya ingin jadi pemusik karena saya suka musik, bukan karena mau cari popularitas," katanya.
Terungkap! Fariz RM Selama 10 Bulan di Penjara Tak Pernah Pegang Alat Musik
Tak hanya mengkritik, Fariz juga menyampaikan pesan menohok kepada para pelaku industri musik, mulai dari komposer hingga komunitas musik. Dia meminta mereka lebih jujur dalam berkarya maupun berorganisasi.
Dia mengingatkan agar profesi di dunia musik tidak dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi yang tidak berkaitan dengan perkembangan musik itu sendiri.
"Jangan mempergunakan, jangan memanfaatkan profesi Anda untuk kepentingan pribadi Anda yang lain yang tidak Anda ungkapkan. Tuhan Maha Tahu," tegasnya.
Fariz pun berharap para musisi Indonesia dapat bersatu tanpa adanya kepentingan terselubung. Menurut dia, persatuan dan kejujuran menjadi kunci agar musik nasional bisa berkembang lebih sehat.
"Jujurlah, meleburlah kalian jadi satu saja. Dan memang hanya berjuang buat musik Indonesia, buat musik nasional," katanya.
Editor: Muhammad Sukardi