Geger! Manohara Ribut dengan Ibu Sendiri, Ini Faktanya
JAKARTA, iNews.id - Figur publik Manohara Odelia Pinot mendadak menjadi sorotan publik usai membongkar masa lalunya. Dia menilai pernikahan dengan Pangeran Kelantan Tengku Fakhry pada 2008 silam berlandaskan paksaan.
Atas kejadian itu, Manohara Odelia Pinot mengkalim dirinya adalah korban pelecehan seksual. Selain karena menikah secara terpaksa, dia pun dipinang Pangeran Kelantan Tengku Fakhry saat usianya masih 15 tahun.
Setelah kabar ini viral di media sosial, netizen kini mengulik masa lalu Manohara termasuk hubungannya yang renggang dengan ibunda tercinta. Manohara pun tak menampik hal tersebut, dan dia memberikan klarifikasi akan hal tersebut.
Manohara dan ibunya, Daisy Fajarina, dikabarkan sudah tidak akur lagi. Hubungan ibu-anak di antara mereka sudah lama putus, penyebabnya dikaitkan dengan masalah masa lalu yang kini viral lagi.
Manohara membahas perkara ibunya ini melalui unggahan Instastory. Di postingan itu, dia menjelaskan kalau dia bukan 'lost contact' tapi 'cut contact'. Ada alasan di balik keputusan tersebut.
"Kak maaf kenapa lost contact sama mama? Sorry, but I think kalian berdua dulu kayak dekat sekali," tanya seorang netizen kepada Manohara, dikutip Rabu (7/1/2026).
Pertanyaan itu ternyata direspons Manohara. Apa katanya? Simak berita selengkapnya.
"Sebagai catatan tambahan, saya tidak 'lost contact', tapi saya 'cut contact'. Kami tidak pernah benar-benar dekat, meskipun mungkin tampak demikian di depan umum. Mempertahankan penampilan sangat penting baginya, dan itu adalah sesuatu yang diharapkan dari kami untuk membuatnya terlihat baik. Citra itu berfungsi sebagai bentuk kontrol," kata Manohara.
Dia melanjutkan, "Secara pribadi, saya tumbuh dengan pelecehan emosional dan psikologis jangka panjang, dan terkadang pelecehan fisik. Saya berulang kali dimanipulasi dan dimanfaatkan."
"Sebagai remaja, saya dipaksa masuk ke dalam situasi yang sayangnya terkenal dan berbahaya yang sebagian besar dari Anda ketahui dengan orang lain untuk keuntungannya sendiri. Itu bukanlah sesuatu yang saya pilih atau setujui, dan itu menyebabkan kerusakan yang berkepanjangan," tambahnya.
"Memutuskan kontak bukanlah hasil dari kesadaran tunggal. Itu terjadi secara bertahap selama bertahun-tahun. Seiring bertambahnya usia, semakin mandiri, dan semakin tidak takut, kendalinya atas saya berhenti berfungsi. Akhirnya, saya tidak lagi takut padanya," sambung Manohara Odelia Pinot.
Editor: Muhammad Sukardi