Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Abu Vulkanik Anak Krakatau Masuk Jabodetabek, Dokter Tirta Ungkap Cara Tepat Membersihkannya
Advertisement . Scroll to see content

Haykal Kamil Curhat Teras Rumah Dipenuhi Abu Vulkanik Imbas Erupsi Gunung Anak Krakatau

Minggu, 06 September 2026 - 09:57:00 WIB
Haykal Kamil Curhat Teras Rumah Dipenuhi Abu Vulkanik Imbas Erupsi Gunung Anak Krakatau
Haykal Kamil cerita, rumahnya di Jakarta terkena dampak abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau. (Foto: Instagram)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.idErupsi Gunung Anak Krakatau membuat warga di sejumlah wilayah ikut merasakan dampaknya. Salah satunya artis Haykal Kamil yang mendapati teras rumahnya di kawasan Jakarta dipenuhi material menyerupai pasir dan abu vulkanik pada Minggu (6/9/2026).

Haykal Kamil membagikan kondisi tersebut melalui Instagram. Dalam video yang diunggah, dia memperlihatkan permukaan teras rumah yang tampak dipenuhi material berwarna abu-abu.

Kondisi itu ternyata baru disadari Haykal ketika dia hendak melakukan aktivitas di luar rumah setelah sholat Subuh.

"Jadi, pagi ini habis Subuh pengen isi token. Cuman pas gue pegang di bawah rasanya tuh sudah tebel banget pasirnya," ujar Haykal, dikutip Minggu (6/9/2026).

Haykal kemudian memperlihatkan material yang menempel di permukaan sekitar rumahnya. Menurut dia, kondisi tersebut berbeda dari biasanya.

"Tuh, ini biasanya nggak kayak gini," katanya.

Dia menduga material tersebut merupakan abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau yang telah mencapai wilayah Jakarta.

"Ini abu vulkanik Gunung Anak Krakatau sudah sampai Jakarta. Stay safe ya guys," lanjut Haykal.

Unggahan Haykal tersebut memberikan gambaran bagaimana material vulkanik dari erupsi gunung dapat dirasakan hingga wilayah yang cukup jauh dari lokasi gunung.

Bukan hanya teras rumah, abu juga terlihat menempel pada kaca mobil yang berada di sekitar kediamannya. Kondisi tersebut membuat Haikal mengingatkan masyarakat untuk tetap berhati-hati menghadapi situasi tersebut.

Abu Vulkanik Anak Krakatau Ganggu Penerbangan

Erupsi Gunung Anak Krakatau juga berdampak pada aktivitas penerbangan. Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, sempat menghentikan sementara operasional penerbangan setelah pemeriksaan menunjukkan adanya indikasi sebaran abu vulkanik di area bandara.

Penutupan sementara tersebut berdampak pada perjalanan sejumlah penumpang yang hendak menuju maupun meninggalkan Jakarta.

Salah satunya dialami pasangan artis Arie Untung dan Fenita Arie. Keduanya yang sedang berada di Denpasar, Bali, mengaku tidak bisa kembali ke Jakarta sesuai rencana akibat gangguan penerbangan.

"Kami dapat kabar kurang menyenangkan karena semua penerbangan ke Jakarta dibatalkan. Dari semua ke Jakarta dan dari Jakarta semuanya di-cancel," ujar Arie.

Arie Untung dan Fenita Arie tertahan di Denpasar imbas penutupan Bandara Soetta akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. (Foto: Instagram)
Arie Untung dan Fenita Arie tertahan di Denpasar imbas penutupan Bandara Soetta akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. (Foto: Instagram)

Dalam unggahan lainnya, Arie juga mengatakan dirinya dan Fenita masih mencari cara agar dapat kembali ke Jakarta.

Arie kemudian mengimbau masyarakat agar mempertimbangkan kembali aktivitas bepergian di tengah kondisi tersebut.

"Guys gak disarankan kemana-mana dulu. Berkumpul bersama keluarga lebih baik, kami juga sedang cari cara bisa pulang," lanjutnya.

Pengalaman Haykal Kamil yang mendapati abu di sekitar rumah hingga Arie Untung dan Fenita Arie yang harus tertahan di Bali menunjukkan dampak erupsi Gunung Anak Krakatau turut dirasakan di luar kawasan sekitar gunung.

Masyarakat di wilayah yang terdampak pun diimbau tetap waspada dan memperhatikan informasi resmi terkait perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau serta kondisi sebaran abu vulkanik.

Editor: Muhammad Sukardi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut