Heboh! Minola Ungkap KPAI Siap Periksa Psikologi Anak Ruben dan Sarwendah
JAKARTA, iNews.id - Polemik hak asuh anak artisRuben Onsu dan Sarwendah kembali memanas. Kali ini, persoalan kondisi psikologis anak-anak mereka menjadi sorotan setelah kuasa hukum Ruben, Minola Sebayang, mengungkap adanya kemungkinan pemeriksaan psikologi.
Minola Sebayang menyebut pemeriksaan tersebut dapat dilakukan melalui Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Hal itu disampaikannya saat merespons surat terbuka Sarwendah yang sebelumnya menantang pihak Ruben untuk membuktikan sejumlah tudingan mengenai dirinya dan anak-anak.
Menurut Minola, pihaknya tidak pernah secara langsung menuduh Sarwendah telah mendoktrin atau memengaruhi anak-anak agar menjauh dari Ruben. Namun, ia mengakui adanya kekhawatiran mengenai kondisi anak-anak di tengah konflik kedua orang tuanya.
"Kami tidak pernah memberikan tuduhan itu kepada ibu Sarwendah, tentu juga ada kekhawatiran yang membuat anak-anak ini dipengaruhi," ujar Minola, dikutip Kamis (17/9/2026).
Minola kemudian menanggapi tantangan Sarwendah yang meminta agar kondisi psikologis anak-anak diperiksa oleh psikolog yang kompeten.
Menurut dia, persoalan tersebut justru dapat dikembalikan kepada KPAI. Minola mengatakan kedua pihak telah menyampaikan laporan atau pengaduan kepada lembaga tersebut.
Ia menyebut KPAI memiliki kewenangan untuk melihat kondisi anak dan mempertimbangkan apakah pemeriksaan psikologis memang diperlukan.
Dengan demikian, pemeriksaan psikologi tidak semata-mata menjadi permintaan salah satu pihak, tetapi dapat menjadi bagian dari upaya melihat kondisi anak secara lebih objektif di tengah konflik orang tua mereka.
Sebelumnya, Sarwendah sendiri menyinggung keras tudingan bahwa dirinya memengaruhi atau mendoktrin anak-anak.
Ia meminta pihak yang memiliki dugaan tersebut tidak sekadar menyampaikannya melalui narasi publik. Sarwendah bahkan menantang agar kondisi anak-anak diperiksa oleh psikolog yang kompeten sehingga dapat diketahui apa yang sebenarnya mereka rasakan dan pikirkan.
Pernyataan itu disampaikan Sarwendah dalam surat terbuka yang ditujukan kepada Minola Sebayang.
Ia pada dasarnya ingin agar persoalan mengenai anak-anak tidak dibangun berdasarkan asumsi dari pihak orang dewasa, melainkan diperiksa melalui pendekatan yang dapat dipertanggungjawabkan.
Minola menilai persoalan anak harus menjadi perhatian utama dalam konflik Ruben dan Sarwendah. Ia juga mengingatkan agar polemik tidak terus berkembang menjadi perang narasi di ruang publik.
Di sisi lain, keterlibatan KPAI menjadi penting karena lembaga tersebut sebelumnya telah menerima laporan dari kedua pihak terkait persoalan keluarga Ruben dan Sarwendah.
Jika pemeriksaan psikologi dinilai diperlukan, hasilnya diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai kondisi anak di tengah perselisihan kedua orang tua.
Minola sendiri meminta agar persoalan tersebut tidak terus diperdebatkan melalui media sosial.
"Kalau memang misalnya ini dianggap adalah masalah yang sederhana dan harus fokus kepada masalah anak, maka marilah, sama-sama kita laksanakan ketentuan yang diatur dalam Akta 39," kata Minola.
Polemik Ruben Onsu dan Sarwendah pun kini tidak hanya berkutat pada persoalan akses bertemu anak, tetapi juga menyentuh kondisi psikologis mereka. KPAI disebut dapat menjadi pihak yang membantu melihat persoalan tersebut melalui pemeriksaan yang diperlukan.
Editor: Muhammad Sukardi