Helga Angelina Ungkap 6 Rahasia Sukses Membangun Startup
JAKARTA, iNews.id - Bisnis startup belakangan ini mulai dilirik sebagai tren mata pencaharian baru yang digemari kaum milenial. Selain keuntungan yang menggiurkan, bisnis startup juga menawarkan Anda bekerja mandiri dan sesuai passion.
Memang mata pencaharian seperti nasib, memiliki kesunyian masing-masing. Tidak ada yang salah dari memilih antara membangun startup kecil-kecilan atau bekerja di perusahaan bonafit. Semua punya kekurangan dan kelebihan tersendiri, sesuai dengan keputusan dan pertimbangan Anda.
Membangun startup, misalnya. Meski terdengar menggiurkan dan menjanjikan, membangunnya tidak semudah itu. Adakalanya merasakan pasang surut nasib bisnis dan melalui proses trial and error.
Seperti halnya yang dialami Helga Angelina, social entrepreneur Indonesia di bidang kesehatan, kebugaran, lingkungan, dan community building yang membagikan kiat-kiat membangun startup berdasarkan pengalamannya.
"Ada enam hal yang perlu diperlukan untuk memulai sebuah startup," kata Helga saat acara Secangkir Semangat #BuatNyataTujuanmu yang digelar Kapal Api di Ocha & Bella, Menteng, Jakarta, Senin (14/5/2018).
Latar Belakang Kuat
"Finding your way," kata Helga sebagai langkah pertama membangun startup. Alasan atau latar belakang mengapa Anda memilih mulai mengerjakan bisnis di bidang tersebut. Dengan latar belakang dan tujuan atau motivasi yang kuat, kemungkinan besar startup tersebut akan terus berkelanjutan atau sustainable. Bisnis yang tahan lama, kata Helga, biasanya bukan bisnis yang berasal dari mengikuti tren.
Punya Passion
Memiliki bisnis, tentunya tak mudah dan lelah. Itu sebabnya, memiliki passion dalam bisnis itu memiliki keuntungan sendiri. Anda bisa merasakan dua hal, meskipun lelah, tetapi juga ada kesenangan dari kerja berdasarkan passion. Nah, kata Helga, passion ini juga harus dikombinasikan dengan tujuan idealisme dan kreativitas.
Bentuk Support System
Ingat, membangun bisnis startup tidak bisa dikerjakan sendirian. Perlu support system yang merupakan tim yang bergerak dan mendukung bisnis Anda. Selain tim yang solid, pebisnis startup juga perlu mentor dari mereka yang sudah lebih dulu pengalaman agar bisa belajar dari pengalaman orang lain.
Bentuk Tim Seimbang
Jika Anda ingin menjadi social entrepreneur atau sociopreneur, Helga menyarankan untuk membentuk tim yang seimbang. Artinya dalam satu tim, tak semuanya memiliki otak komersial, tetapi sebagian lainnya memiliki otak sosial agar lebih seimbang.
Yakin
Nah, ini penting. Kalau alasan sudah kuat, latar belakang dan tujuan kuat, serta lengkap dengan passion, yang Anda perlukan hanya keyakinan. "Faith sama semangat. Just do it!"
Mau Belajar
Terakhir, hal yang diperlukan untuk jadi pebisnis adalah mau belajar. Baik itu dari kegagalan sendiri maupun kegagalan orang lain. Baik itu belajar dari buku, pengetahuan mentor, maupun pengetahuan tim. Belajar dan belajar atau learning skill bisa diasah darimana saja, apalagi sekarang akses internet dan informasi sudah gampang.
Selamat mencoba!
Editor: Tuty Ocktaviany