Ibu Positif Covid-19 Boleh Menyusui Bayi, Ini Syaratnya Sesuai Anjuran WHO
JAKARTA, iNews.id - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperbolehkan ibu yang terkonfirmasi positif Covid-19 untuk menyusui buah hati mereka. Hal ini karena virus penyebab Covid-19 tidak menular melalui air susu ibu (ASI), melainkan dari droplet yang dikeluarkan lewat bersin atau batuk.
“Penularan Covid-19 melalui ASI dan menyusui belum terdeteksi hingga saat ini. Jadi, tidak ada alasan untuk menghindari atau berhenti menyusui,” demikian pernyataan WHO, seperti dilansir dari situs resminya, Jumat (7/8/2020).
Namun, ibu yang positif Covid-19 harus melakukan suatu protokol kesehatan sebelum menyusui bayinya. Hal ini untuk mencegah penularan virus dari ibu ke anak melalui droplet.
Berikut langkah-langkahnya sesuai anjuran WHO:
Cuci tangan
Sebelum menyentuh bayi, penting bagi sang ibu untuk mencuci tangan sesering mungkin dengan air dan sabun. Atau bisa juga menggunakan antiseptik berbasis alkohol.
Mengenakan masker medis
Ibu yang positif Covid-19 harus tetap memakai masker medis, termasuk ketika menyusui bayinya. Masker medis harus segera diganti setelah lembap dan segera dibuang. Masker juga tidak boleh digunakan kembali atau disentuh di bagian depan.
Gunakan etika batuk dan bersin
Bersin atau batuk ke tisu. Kemudian segera buang tisunya dan cuci tangan lagi dengan air mengalir serta sabun selama 20 detik.
Bersihkan permukaan dengan disinfektan
Bersihkan atau disinfeksi permukaan yang pernah disentuh ibu secara rutin.
Memerah atau donor ASI
Jika kondisi sang ibu tidak memungkinkan untuk memberikan ASI, bayi Anda dapat didukung dengan ASI yang diperah maupun lewat donor.
Jika memeras ASI atau ASI donor tidak memungkinkan, maka pertimbangkan susu formula bayi dengan langkah-langkah yang tepat untuk memastikan bahwa ASI tersebut layak, disiapkan dengan benar, aman, dan berkelanjutan.
Editor: Tuty Ocktaviany