Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Lady Nayoan Ungkap Pesan Terakhir sang Ibu Sebelum Meninggal
Advertisement . Scroll to see content

Ibunda Lady Nayoan Meninggal Setelah Berjuang Melawan Kanker

Rabu, 26 Agustus 2026 - 08:28:00 WIB
Ibunda Lady Nayoan Meninggal Setelah Berjuang Melawan Kanker
Di balik kepergian sang ibu, Lady Nayoan mengungkap fakta mengejutkan mengenai kondisi medis mendiang. (Foto: Intagram Lady Nayoan)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kabar duka datang dari keluarga Lady Nayoan. Sang ibunda, Rima Sania Pontoh, meninggal dunia pada 24 Agustus 2026 setelah menjalani perjuangan panjang melawan penyakit kanker.

Di balik kepergian sang ibu, Lady Nayoan mengungkap fakta mengejutkan mengenai kondisi medis mendiang. Penyakit tersebut berawal dari batu ginjal yang ternyata sudah berada di tubuh Rima selama puluhan tahun.

Lady mengatakan sang ibu memiliki daya tahan terhadap rasa sakit yang sangat tinggi. Kondisi itu membuat Rima tetap terlihat sehat meski ternyata mengalami masalah serius pada ginjalnya.

Awalnya, Rima didiagnosis mengalami batu ginjal yang kemudian diketahui berkaitan dengan kondisi kanker. Fakta mengenai usia batu ginjal tersebut baru diketahui setelah dilakukan pemeriksaan patologi anatomi.

"Pas dicek patologi anatomi, ternyata batu itu umurnya seumur saya. Jadi waktu Mama hamil aku, Mama itu pernah ada batu," ujar Lady Nayoan saat ditemui di rumah duka di kawasan Bekasi, Jawa Barat belum lama ini.

Artinya, batu ginjal tersebut diperkirakan sudah berada di tubuh Rima sejak Lady masih berada dalam kandungan. Batu itu bertahan selama puluhan tahun hingga ukurannya mencapai sekitar 5 sentimeter pada 2023.

Kondisi tersebut membuat Rima harus menjalani tindakan medis serius. Salah satu ginjalnya akhirnya diangkat demi keselamatan dan setelah itu dia menjalani kehidupan hanya dengan satu ginjal yang masih dalam kondisi sehat.

"Jadi Mama dari 2023 hidup dengan satu ginjal, tapi ginjalnya sehat. Batunya cukup besar, ada 5 cm di dalam ginjal Mama saat itu," lanjut Lady.

Perjuangan Rima kemudian berlanjut saat dia harus menjalani pengobatan kanker. Lady menyebut sang ibu menjalani 14 kali kemoterapi dan 33 kali radiasi.

Meski menjalani rangkaian pengobatan yang berat, kondisi fisik Rima disebut tetap terlihat kuat. Bahkan, rambutnya hanya mengalami kerontokan tanpa sampai mengalami kebotakan.

"Kemo 14 kali dan 33 kali radiasi, rambutnya hanya rontok tapi enggak botak. Benar-benar semangat hidupnya tinggi banget, kayak orang enggak sakit," kenangnya.

Lady mengaku sang ibu memiliki semangat hidup yang sangat tinggi selama menjalani pengobatan. Ketahanan Rima terhadap rasa sakit juga membuat keluarga melihat sosoknya tetap kuat di tengah penyakit yang diderita.

Kini, perjuangan Rima Sania Pontoh telah berakhir. Jenazah sang ibu rencananya dimakamkan pada Kamis, 27 Agustus 2026 di pemakaman keluarga di kawasan Bambu Apus, Jakarta Timur.

Kepergian Rima meninggalkan duka mendalam bagi Lady Nayoan dan keluarga. Kisah penyakit yang dialami sang ibu juga memperlihatkan bagaimana masalah batu ginjal dapat berlangsung lama tanpa selalu menimbulkan keluhan yang dirasakan berat oleh penderitanya.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut