Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pernikahan Nino RAN Bikin Heboh Netizen, Jumlah Groomsmen dan Bridesmaid Lebih 90 Orang
Advertisement . Scroll to see content

Ibunda Rayi RAN Meninggal Dunia, Ada Keinginan yang Belum Sempat Tercapai

Sabtu, 10 Oktober 2020 - 20:35:00 WIB
Ibunda Rayi RAN Meninggal Dunia, Ada Keinginan yang Belum Sempat Tercapai
Rayi RAN mengenang momen saat bersama mendiang ibunda. (Foto: Instagram)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kabar duka datang dari personel grup musik RAN, Rayi Putra. Ibunda Rayi, Rahayu Joesmintarti meninggal dunia pada Kamis 8 Oktober 2020, pukul 22.45 WIB.

Menurut Rayi, sang ibunda meninggal dunia karena penyakit liver sirosis yang menyerangnya. Jenazah sang ibunda dimakamkan di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat usai salat Jumat.

"Penyebab kematiannya karena penyakit liver sirosis. Memang penyakitnya sudah lama. Beliau sempat kena stroke dua kali juga," ujar Rayi, seperti dikutip dalam kanal YouTube STARPRO Indonesia, Sabtu (10/10/2020).

Penyakit tersebur, diakui Rayi telah lama diderita sang ibunda. Meski begitu, menurut Rayi, mendiang ibunda memiliki semangat yang luar biasa selama berjuang melawan penyakitnya.

"Tapi beliau itu memang rasi bintangnya Capricorn, orangnya gigih sekali. Fighting spirit-nya luar biasa. Tapi namanya manusia, kita hidup pasti umur ada ujungnya juga. Ini memang akhir perjalanannya beliau di dunia ini," kata Rayi.

Sebelum mengembuskan napas terakhir, ibunda Rayi sempat koma beberapa hari sampai akhirnya dinyatakan meninggal dunia. Rayi menjelaskan, sang ibu telah dilarikan ke rumah sakit sejak Senin 5 Oktober 2020.

"Dia baru masuk di rumah sakit hari Senin Sempat tidak sadarkan diri sampai akhirnya Kamis malam beliau meninggal dunia," ujar Rayi.

Meski merasa kehilangan yang teramat dalam, Rayi mengaku lega karena sang ibunda bisa beristirahat dengan tenang dan tak lagi merasakan sakit. Sebab diakui Rayi, penyakit tersebut telah cukup lama menyerang tubuh ibunya.

"Merasa kehilangan, pastinya iya. Sejujurnya saya lebih ke lega karena beliau mengidap penyakitnya sudah cukup lama. Alhamdulillah sekarang beliau sudah enggak sakit lagi, sudah bisa tenang di alam sana Insyaallah," kata Rayi.

Pergi meninggalkan keluarga untuk selamanya, ibunda Rayi rupanya memiliki keinginan yang belum sempat terwujud. Menurut Rayi, sang ibu ingin menunaikan ibadah umrah bersama seluruh keluarga besar.

"Kalau cucunya sudah cukup besar, dia ingin kita umrah satu keluarga besar. Tapi Allah berkata beda," ujar Rayi.

"Tapi mungkin siapa tahu Insyaallah paling enggak kita keluarganya masih bisa tetap melaksanakan itu di kedepannya untuk mengatasnamakan dan membawa nama beliau untuk umrah bersama," katanya.

Editor: Tuty Ocktaviany

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut