IDI Ingatkan Masyarakat Indonesia Tidak Remehkan Covid-19

Antara ยท Senin, 20 Juli 2020 - 19:09 WIB
IDI Ingatkan Masyarakat Indonesia Tidak Remehkan Covid-19

Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), dr Daeng M Faqih. (Foto: BNPB)

JAKARTA, iNews.id – Pandemi Covid-19 belum reda hingga kini, sehingga masyarakat diingatkan untuk menjalani protokol kesehatan. Ikatan Dokter Indonesia (IDI) juga mengimbau masyarakat Indonesia agar tidak meremehkan bahaya virus corona.

"Iya, sebaiknya kita tetap hati-hati dan tidak menganggap enteng. Secara logika sederhana, kalau tidak berbahaya tidak mungkin Covid-19 menjadi pandemi menyebar cepat ke seluruh dunia," kata Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), dr Daeng M Faqih di Jakarta pada Senin (20/7/2020).

Dr Daeng menyebut hingga saat ini sudah ada 63 dokter yang dilaporkan terkena Covid-19.

IDI melalui Humas PB IDI dr Abdul Halik Malik juga mengimbau masyarakat agar tak mudah percaya pada berita yang tidak memiliki sumber yang jelas.

"Literasi informasi sangat penting untuk masyarakat, karena informasi negatif, hoaks dan misinformasi cepat sekali viralnya. Sosialisasi dan edukasi perlu terus dilakukan oleh otoritas setempat dengan melibatkan para ahli. Siapa pun ketika menerima informasi atau hendak memberikan informasi, pastikan untuk disaring dulu sebelum sharing, agar terhindar dari infodemi di tengah pandemi," kata dr Abdul Halik Malik.

Jika masyarakat meragukan suatu informasi, sebaiknya langsung ditanyakan kepada otoritas atau sumber informasi yang akurat dan terpercaya.

"Belakangan ini bukan hanya pandemi corona yang berbahaya, infodemi seputar kesehatan juga tidak kalah berbahaya. Oleh karena itu, para pihak diminta agar memberi kabar yang benar," kata dr Abdul.

Editor : Tuty Ocktaviany