Innalillahi, Sheila Majid Berdukacita
JAKARTA, iNews.id - Penyanyi Malaysia Sheila Majid berdukacita, pencipta lagu legendari Ryan Kyoto meninggal dunia. Ungkapan belasungkawa disampaikan melalui Instagram.
Sheila Majid cukup kenal dekat dengan almarhum Ryan Kyoto. Lagu ikonik 'Cinta Jangan Kau Pergi' yang dipopulerkannya ternyata ciptaan Ryan Kyoto.
Dari sana akhirnya Sheila Majid mengenal sosok Ryan Kyoto. Dan mendengar kabar bahwa sahabatnya meninggal dunia, Sheila pun menyampaikan pesan mengharukan. 
"Selamat jalan, Mas Ryan. Terima kasih atas karya-karya indahmu yang telah menjadi inspirasi buat kami semua," ujar Sheila Majid, dikutip Kamis (29/1/2026).
Innalillahi, Istri Pesulap Merah Tika Mega Lestari Meninggal Dunia
Kabar duka Ryan Kyoto meninggal dunia pertama kali disampaikan oleh Asosiasi Komposer Seluruh Indonesia (AKSI) di Instagram. Kabar tersebut langsung mengejutkan publik.
"Innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Keluarga besar ASKI turut berdukacita atas berpulangnya Ryan Kyoto, pencipta lagu dan penyanyi senior yang telah mewarnai perjalanan musik Indonesia, khususnya di era 80-90an," ungkap AKSI dalam keterangan resminya, dikutip Kamis (29/1/2026).
Innalillahi, Raffi Ahmad Berdukacita
"Karya, dedikasi, dan jejak beliau akan selalu hidup dalam ingatan dan perjalanan industri musik Tanah Air," tambah AKSI.
Di pesan duka tersebut, AKSI pun menghaturkan doa untuk almarhum.
"Semoga Allah SWT melapangkan jalannya, mengampuni segala dosa, dan menempatkannya di sisi terbaik-Nya. Doa terbaik kami untuk keluarga yang ditinggalkan, semoga diberi kekuatan dan keikhlasan," tulis AKSI.
Sebagai informasi, Ryan Kyoto dikenal luas sebagai sosok di balik sejumlah lagu ikonik sepanjang masa. Misalnya saja lagu 'Cinta Jangan Kau Pergi' yang dipopulerkan Sheila Majid.
Lalu, ada lagu 'Sendiri Lagi' yang dibawakan Chrisye hingga 'Pasrah' yang dipopulerkan Ermy Kulit.
Sepanjang karier, Ryan tercatat memiliki 135 lagu yang terdaftar atas namanya. Kini, semua karya itu menjadi warisan yang akan selalu dikenang sepanjang masa.
Editor: Muhammad Sukardi